Pesawat militer tiba di Djibouti untuk memukimkan kembali warga Korea di Sudan – Beragampengetahuan
![]() |
|
Sebuah pesawat angkut C-130J, membawa sekitar 50 personel, termasuk personel keamanan dan medis, meninggalkan Djibouti pada Jumat, karena bandara di ibu kota Sudan, Khartoum, saat ini ditutup. (Yonhap) |
Kementerian pertahanan Korea Selatan mengatakan sebuah pesawat militer dalam misi untuk mengevakuasi warga negara Korea Selatan di Sudan yang dilanda perang tiba di sebuah pangkalan AS di dekat Djibouti pada hari Sabtu.
Pesawat angkut C-130J yang membawa sekitar 50 personel, termasuk personel keamanan dan medis, meninggalkan Djibouti sehari sebelumnya, ketika bandara di ibu kota Sudan, Khartoum, saat ini ditutup.
Rencana evakuasi datang di tengah meningkatnya pertempuran baru-baru ini antara pasukan yang bersaing di negara Afrika itu. Jumlah total warga Korea di Sudan diperkirakan mencapai 29 orang.
Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Yoon Suk Yeol juga memerintahkan pengerahan cepat unit angkatan laut anti-pembajakan ke perairan lepas pantai Sudan untuk melindungi warga Korea Selatan. Unit Cheonghae berkapasitas 304 orang saat ini berlabuh di pelabuhan Salalah di Oman.
Instruksi diberikan untuk mempersiapkan situasi di mana warga tidak dapat memasuki bandara.
Korea Selatan juga mempertimbangkan untuk mengevakuasi kedutaannya di Sudan, menurut sumber.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri mengatakan telah mengirim tim terpisah yang terdiri dari delapan anggota staf, termasuk empat dari kedutaan besarnya di Ethiopia, ke Djibouti untuk menjalankan satuan tugas dan bekerja dengan tim militer demi keselamatan warga Korea di Sudan. (Yonhap)
Berita Terkini Ekonomi Korea Selatan
berita artis korea, berita korea, berita terbaru artis korea, berita terbaru korea, berita korea selatan hari ini, berita korea selatan, berita trending di korea, berita korea hari ini
#Pesawat #militer #tiba #Djibouti #untuk #memukimkan #kembali #warga #Korea #Sudan