Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional versi Senat tidak menggerakkan DJI

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional versi Senat tidak menggerakkan DJI – Beragampengetahuan

DJI vs.NDAA TA25

DJI telah bekerja keras akhir-akhir ini. Bisnis direncanakan karena alasan yang tidak biasa. Hasil mereka tidak bersifat moneter. Masalah mereka adalah peraturan. Pemerintah AS – atau setidaknya sebagian dari pemerintah – tampaknya berniat melarang produk DJI dari AS. Hal serupa juga terjadi di sana, tapi bisa saja berubah.

Senat merilis versi Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA FY25). DJI mengatakan UU tersebut tidak memuat ketentuan yang akan mempengaruhi produk DJI di AS. Tapi DJI belum cukup.

Contents

Masalah DJI bisa berakhir…

Saya telah membahas masalah DJI sebelumnya ketika pemerintah AS pertama kali memulai perangnya terhadap DJI dengan dikeluarkannya Undang-Undang Drone PKC (CCCPDA) dan NDAA versinya. Tudingan tersebut memang dilontarkan DJI, namun tak menyurutkan persoalan tersebut hingga ke DPR.

Ini bukan pertama kalinya DJI berselisih dengan lembaga pemerintah AS dan militer. Drone sebelumnya telah dilarang karena masalah keamanan. Militer AS mencabut kembali larangan drone DJI pada tahun 2017, dengan alasan “kerentanan dunia maya”. Dan pada tahun 2022, Departemen Pertahanan AS mencap perusahaan tersebut sebagai “perusahaan militer Tiongkok”.

DJI vs. FY25 NDAA - Apa yang Terbaru?DJI vs. FY25 NDAA - Apa yang Terbaru?

Tujuan utama perusahaan saat ini adalah akan segera mencapai puncaknya, dengan satu atau lain cara. Kini setelah NDAA FY25 versi DPR dan Senat dikeluarkan, hal ini hampir mendekati hukum sebelum menjadi undang-undang. Namun semuanya masih belum final.

DJI mengumumkan perkembangan terkini melalui postingan Instagram. Mereka menjelaskan apa yang akan terjadi.

Senat akan segera mendekati NDAA TA25 untuk pertimbangan anggaran, dan masih ada kemungkinan CCCP Drone Act (CCCPDA) dapat ditambahkan sebagai area amandemen pada saat itu.

NDAA TA25 versi DPR dan Senat akan dikirim ke komite konferensi untuk mendamaikan perbedaan mereka. Karena CCPDA muncul di versi DPR, meski versi Senat tidak, maka persoalannya belum mati. Dunia usaha masih dapat menyetujui untuk memasukkan CCPDA dalam rancangan undang-undang akhir yang dikirimkan kepada Presiden.

DJI vs.NDAA TA25DJI vs.NDAA TA25

Namun, itu tidak masuk

Jadi, seperti yang dikatakan DJI, keduanya masih bisa berjalan baik. Ada dua versi NDAA TA25 yang perlu direkonsiliasi sebelum diajukan ke Presiden. Dengan cara ini pengadilan akan memberikan kelonggaran, begitu pula senat. Meskipun versi Senat tidak menyebutkan DJI, bukan berarti versi DPR tidak disebutkan.

Ini adalah secercah harapan bagi DJI dan pelanggannya. Diharapkan dia bisa mengaturnya melalui dia. Tidak bagus untuk DJI atau pengembang.



teknik fotografi



fotografi

fotografi, fotografi adalah, komposisi fotografi, teknik fotografi, jenis jenis fotografi, angle fotografi, contoh fotografi

#UndangUndang #Otorisasi #Pertahanan #Nasional #versi #Senat #tidak #menggerakkan #DJI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *