NASA merayakan 10 tahun Hubble melacak planet luar dengan foto-foto menakjubkan – Beragampengetahuan

NASA telah meluncurkan serangkaian gambar yang diambil oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble untuk menandai ulang tahun kesepuluh Warisan Atmosfer Planet Luar (OPAL). Proyek yang berlangsung selama satu dekade ini, dari tahun 2014 hingga 2014, menangkap pemahaman kita tentang Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus dengan mengubah sistem cuaca dinamis dan perubahan atmosfernya – semuanya dalam gambar yang menakjubkan.
NASA mendirikan Sistem OPAL untuk memberikan pandangan planet luar secara konstan dan jangka panjang. Resolusi spasial dan stabilitas gambar Hubble yang tinggi menjadikannya satu-satunya teleskop yang mampu menangkap studi global tentang formasi awan, aktivitas cuaca, dan perubahan musim di planet-planet ini. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan mekanika atmosfer dan evolusi raksasa gas tersebut, sekaligus memberikan wawasan tentang pola cuaca planet yang dapat dilihat di exoplanet yang mengorbit bintang lain.
Berikut perilaku kompleks terkait pemahaman dinamika cuaca bumi selama bertahun-tahun, serta pengaruh Matahari terhadap cuaca matahari, jelas NASA.
Contents
Jupiter: Planet badai abadi
Bintik Merah Besar (GRS) yang menjadi ikon Jupiter tetap menjadi titik fokus pengamatan Hubble, meskipun badai raksasa tersebut terus berkurang. Teleskop ini berperan penting dalam mengukur pola angin dan jejak ultraviolet berbentuk oval gelap di wilayah kutub planet ini. Pemantauan skala besar ini memberikan data penting untuk menyelesaikan misi Jupiter Icy Moons Explorer (Juice) ESA yang diluncurkan pada April 2023, yang bertujuan untuk mengeksplorasi bulan-bulan Jupiter sebagai habitat potensial.




Saturnus: Cincin dan perubahan atmosfer yang halus
Pengamatan Hubble menangkap perubahan warna Saturnus secara bertahap, yang kemungkinan disebabkan oleh variasi ketinggian awan dan angin. Perubahan musim sangat mencolok, dengan lingkaran ikonik planet yang muncul secara berkala, seperti yang akan terjadi pada tahun 2025. OPAL juga menyebutkan “cincin sinar” sementara yang muncul secara berkala dan dipengaruhi oleh medan magnet planet.


Uranus: Planet ekstrem
Rotasi halus Uranus menciptakan efek musiman yang dramatis, dengan satu belahan bumi mengalami sinar matahari atau kegelapan terus menerus selama 42 tahun. Pengamatan OPAL baru-baru ini menunjukkan bahwa kutub utara bintang tersebut akan menjadi cerah saat mendekati titik balik matahari musim panas pada tahun 2028. Perubahan ini disertai dengan cuaca dan kristal es metana di garis lintang tengah utara.
Neptunus
Data Hubble menyoroti badai gelap misterius di Neptunus, menunjukkan bahwa badai tersebut terbentuk dan menghilang selama bertahun-tahun. Secara keseluruhan, banyaknya awan di Neptunus berkorelasi dengan siklus 11 tahun Matahari, meskipun planet ini menerima jumlah sinar matahari paling sedikit karena jaraknya yang jauh. Temuan ini menimbulkan pertanyaan tentang korelasi antara aktivitas Matahari dan Neptunus dalam jangka waktu yang lama, kira-kira setiap 40 tahun.
Selama beberapa dekade terakhir, program OPAL telah menciptakan arsip data dalam jumlah besar, memberikan penilaian berharga bagi para ilmuwan planet di seluruh dunia. Misi NASA untuk menyelidiki fenomena langit ini memastikan bahwa kita terus mengungkap misteri raksasa gas tata surya kita, dan Hubble siap untuk tetap menjadi instrumen penting dalam eksplorasi dan penemuan.
[via NASA]
teknik fotografi
fotografi
fotografi, fotografi adalah, komposisi fotografi, teknik fotografi, jenis jenis fotografi, angle fotografi, contoh fotografi
#NASA #merayakan #tahun #Hubble #melacak #planet #luar #dengan #fotofoto #menakjubkan