Death Stranding 2: The Beach sepertinya sedang mencapai titik kritis – Beragampengetahuan

Perkembangan Death Stranding 2: The Beach sepertinya sedang berada pada tahap kritis saat ini. Bos studio Hideo Kojima melalui platform media sosial X berbicara tentang game ini yang sedang berada dalam periode pengembangan terberatnya.
Kojima mengatakan dalam postingannya bahwa perkembangan permainan ini menuntut fisik dan mental, dan menyebutnya sebagai “momen penting”. Dia juga menyebutkan bahwa Kojima Productions saat ini sedang mengerjakan banyak hal berbeda, mulai dari mixing rekaman Jepang hingga wawancara, diskusi, makalah, dan bahkan pekerjaan yang tidak berhubungan dengan game.
“Periode yang paling menuntut secara fisik dan mental dalam pengembangan game, sering disebut sebagai ‘momen kebenaran’,” tulis Kojima. “Selain mixing dan rekaman bahasa Jepang, pasti ada banyak tugas lain: menulis Review, penjelasan, esai, wawancara, diskusi, dan pekerjaan yang tidak berhubungan dengan game.
Industri pengembangan game tidak asing dengan konsep “waktu krisis”, dengan dirilisnya banyak game AAA yang membuat pengembang harus bekerja lembur untuk memenuhi tenggat waktu. Namun, masa krisis sering kali diremehkan karena sering kali memaksa para pengembang yang mengerjakan game-game ini untuk menyerahkan aspek-aspek penting lainnya dalam kehidupan mereka, dan beberapa pengembang di masa lalu telah kehabisan tenaga dan akhirnya meninggalkan industri ini sepenuhnya.
Meskipun kita mungkin tidak mengetahui seluruh detail pengembangan dan produksi Death Stranding 2: The Beach, Kojima mengungkapkan pada awal Mei 2024 bahwa syuting dan rekaman untuk game tersebut telah berakhir dan judulnya sedang “disesuaikan”. panggung”.
Kojima Productions mengumumkan pengisi suara Jepang untuk Death Stranding 2: The Beach pada bulan September. Pemerannya mencakup beberapa aktor yang mengulangi peran mereka dari Death Stranding asli, dengan Kenjiro Tsuda mengulangi perannya sebagai protagonis Sam Porter Bridges. Dalam game tersebut, Nana Mizuki akan berperan sebagai Fragile, sedangkan Satoshi Mikami akan berperan sebagai Higgs.
Pengisi suara baru dalam versi Jepang game ini termasuk Tomokazu Sugita sebagai Dollman, Mitsuru Miyamoto sebagai Tarman, dan Shion Wakayama sebagai Tomorrow.
Dilihat dari beberapa detail yang diungkap Kojima Productions mengenai Death Stranding 2: Beach, sepertinya akan menjadi game yang lebih liar dari pendahulunya. Selain itu, nampaknya ada acara tarian seputar boneka-boneka yang ada di dalam game tersebut. Game ini juga akan memperkenalkan beberapa karakter baru, dengan trailer yang menunjukkan Dollman, Tomorrow, Rainy, dan Tarman.
“Death Stranding 2: The Beach” belum menetapkan tanggal rilisnya, namun diperkirakan akan dirilis pada tahun 2025 dan akan tersedia di PS5. Untuk informasi lebih lanjut mengenai tindak lanjut Death Stranding, berikut 10 detail baru tentang game ini. Jika Anda khawatir belum pernah merasakan versi aslinya sebelum memainkan sekuelnya, Death Stranding 2: Beaches juga akan menyertakan ulasan game pertama untuk membantu pemain memahami kecepatan dengan cepat.
Tanggal rilis spesifik untuk Death Stranding 2: The Beach diperkirakan akan diumumkan sekitar tahun ini, dan kemungkinan besar akan bertepatan dengan acara game besar.
Periode pengembangan game yang paling menuntut secara fisik dan mental sering kali disebut “momen kebenaran”. Selain mixing dan rekaman dalam bahasa Jepang, ada banyak tugas lain yang tidak dapat dihindari: menulis ulasan, penjelasan, esai, wawancara, diskusi, dan… https://t.co/FrXRgaS748
— HIDEO_KOJIMA (@HIDEO_KOJIMA_EN) 10 Januari 2025
Diterbitkan:
Forum terkait: Forum beragampengetahuan
sumber:
Contents
multiplayer video game
beragam pengetahuan tentang dunia game dan video game
anthem (video game), netflix video game
, single-player video game, video squid game, epic games video game, car game video
#Death #Stranding #Beach #sepertinya #sedang #mencapai #titik #kritis