Berikut Ciri Ciri Hujan Meteor Dan Penyebabnya.
5 mins read

Berikut Ciri Ciri Hujan Meteor Dan Penyebabnya.

Ciri Ciri Hujan Meteor – Kamu penasaran bukan? apa sih penyebabnya hujan meteor? Mari kita bahas bareng bareng simak berikut ini.

Meteor merupakan salah satu benda langit yang berasal dari serpihan asteroid, ekor komet, atau pecahan benda-benda langit lainnya yang disebabkan akibat adanya pengaruh gravitasi bumi, yang membuat serpihat benda langit melesat hingga ke bumi dan menyebabkan kerusakan akibat meteor jatuh.

Benda angkasa ini berpapasan dengan Bumi karena ia juga mengorbit ke Matahari. Benda angkasa ini habis terbakar dengan panas 1.650 derajat celsius saat memasuki atmosfer. Proses pembakaran ini yang dilihat mata manusia sebagai meteor jatuh.

ciri ciri hujan meteor

Ciri-ciri meteor pada umumnya memiliki ukuran hanya sebesar sebutir pasir, dan hampir semuanya hancur sebelum mencapai permukaan Bumi. Serpihan yang mencapai permukaan Bumi disebut meteorit. Hujan meteor umumnya terjadi ketika Bumi melintasi dekat orbit sebuah komet dan melalui serpihannya. Meteor Data Centre mencatat sekitar 600 kasus dugaan hujan meteor, dan sekitar 100 sudah dibuktikan.

Contents

Pengertian Meteor

Meteor adalah fenomena astronomi jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi yang disebut bintang jatuh. Meteor merupakan sebuah serpihan atau pecahan benda langit yang masuk dalam atmosfer bumi yang menyebabkan terjadinya gesekan antara permukaan meteor dan udara dengan kecepatan tinggi. Gesekan tersebut menimbulkan pijaran api dan sinar atau cahaya dari kejauhan yang biasa disebut dengan fenomena bintang jatuh.

Ciri Ciri Meteor

Berdasarkan Asalnya

meteorit dibagi menjadi tiga, Berikut penjelasannya:

Meteor Asteroidal/Keplanetan

Ciri-ciri Meteor asteroidal/keplanetan merupakan meteorit yang berasal dari serpihan asteroid atau planet yang meledak atau hancur. Asteroid atau planet yang pecah akan berubah menjadi bagian-bagian lebih kecil sehingga disebut meteorit.

Meteor Kekometan

Ciri-ciri Meteor Kekometan adalah serpihan dari komet dengan kandungan bahan penyusun seperti gas dan komponen komponen padatan lainnya.

Meteor Parabolis

Ciri-ciri Meteor parabolis yaitu pecahan benda dari luar angkasa namun belum diketahui secara pasti, apa jenis benda tersebut.

Berdasarkan Hujan Meteornya

Berdasarkan hujan meteornya, meteor dibagi menjadi empat, yaitu Hujan Meteor Orionid, Hujan Meteor Perseid, Hujan Meteor Geminids, dan Hujan Meteor Quadrantid. Berikut penjelasannya:

Hujan Meteor Orionid

Hujan meteor orionid yaitu hujan yang terjadi disetiap tahunnya, biasanya terjadi di bulan Oktober. Proses hujan meteor orionid bisa terlihat jelas dan biasanya meteor berwarna kuning dan hijau.

Hujan Meteor Perseid

Hujan meteor perseid yaitu hujan yang terjadi di atas rasi bintang perseus dan biasanya terjadi saat bumi melewati aliran meteor yang disebut awan perseid. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan sejak 2 abad lalu, hujan meteor perseid terjadi di pertengahan bulan Juli hingga Agustus di setiap tahunnya. Meteor Perseid dapat terlihat jelas pada belahan bumi bagian utara pada saat malam hari di musim panas dimana pada saat itu langit terlihat cerah.

Hujan Meteor Geminids

Hujan meteor geminids adalah hujan meteor yang disebabkan karena meteor yang berasal dari asteroid 3200 Phaethon. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan sejak 1,5 abad lalu, hujan meteor geminids terjadi di akhir tahun, tepatnya di bulan Desember.

Hujan Meteor Quadrantid

Hujan meteor quadrantid adalah hujan meteor yang berasal dari Konstilasi Bootes. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, hujan meteor quadrantid terjadi dibulan Januari namun pengamatan ini lebih sulit karena hanya terhadu dalam hitungan jam saja.

Ciri – Ciri Hujan Meteor

Hujan meteor memiliki banyak ciri – ciri, antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Proses terjadinya hujan meteor ini dapat kita prediksi berdasarkan dari adanya perhitungan antara lintasan orbit bumi dan lintasan orbit komet.
  2. Hujan meteor dapat terjadi karena sebagai akibat dari adanya pertemuan lintasan orbit komet yang berbentuk elips dan lintasan orbit bumi yang berbentuk bulat. Pertemuan tersebut dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan meteor jatuh dan terbakar.
  3. Hujan meteor berasal dari debu – debu hasil lepasan dari komet ketika mendekat ke matahari sehingga mengakibatkan permukaan komet menjadi panas dan partikel – partikel es pada permukaan komet tersebut terlepas.
  4. Umumnya pertemuan antara lintasan orbit bumi dan orbit komet.
  5. Hujan meteor merupakan salah satu peristiwa fenomena alam yang menakjubkan karena peristiwa ini memberikan pemandangan yang sangat mengagumkan.
  6. Tidak semua belahan bumi dapat menikmati peristiwa proses terjadinya hujan meteor, hanya beberapa belahan bumi yang dekat dengan pertemuan antara lintasan orbit bumi dan lintasan orbit komet saja yang dapat menikmatinya.
  7. Peristiwa hujan meteor hanya terjadi pada saat – saat tertentu dan setiap peristiwa hujan meteor yang terjadi tidak selalu sama .
  8. Umumnya hujan meteor dapat terlihat pada saat malam hari yang cerah atau ketika kondisi langit di bumi sedang gelap.
  9. Penampakan hujan meteor ini hanya akan terlihat dalam waktu yang sebentar, jadi hanya jika kita beruntung kita akan dapat melihat peristiwa ini.
  10. Umumnya hujan meteor tidak akan berbahaya bagi kehidupan yang ada di bumi karena terjadi pada jarak yang jauh dari bumi.
Baca Juga: Cara Membuat Akun Amazon Melalui 2 Cara.

Contoh Meteor

Berikut ini beberapa contoh dari meteor, antara lain:

Stony

Stony adalah jenis meteor bebatuan yang memiliki banyak ragam yang berbeda-beda. Meteor stony dibagi menjadi 3 sub-klasifikasi, yaitu:

  • Chondrites memiliki kandungan chondrules
  • Chondrites karbonan memiliki kandungan chondrules dengan mineral volatile
  • Achondrites tidak memiliki kandungan chondroles
    Dihitung dari jumlah keseluruhannya, meteor jenis ada sekitar 94% yang ditemukan.

Besi

Besi merupakan meteorit dengan komposisi paduan dari besi, nikel dan kristal. Banyak ilmuwan percaya, jika meteor ini sama seperti inti luar bumi. Meteor besi ini berjumlah sekitar 4,8% dari jumlah meteor yang pernah ditemukan.

Demikian artikel mengenai Pengertian Meteor dan Penjelasannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda terimakasih.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *