10 Cara Menjadi Reseller Sukses Modal Kecil

Bisabusiness.id – Salah satu bisnis termurah dan termudah yang bisa Anda lakukan adalah menjadi reseller, yaitu membeli barang dari orang lain kemudian menjualnya kembali.

Oleh karena itu, inventaris Anda tergantung pada penjual pertama. Jika Anda serius ingin menjadi reseller, berikut beberapa tips dan cara menjadi reseller yang sukses dalam jangka panjang.

Contents

Cara menjadi reseller yang sukses Modal kecil

Bisnis reseller bisa menjadi pilihan yang bagus untuk pengusaha pemula. Namun seperti tips bisnis lainnya, menjadi seorang tenaga penjual membutuhkan banyak kesabaran dan tekad. Berikut beberapa tips dan trik dari Bisbusiness:

1. Jujur

Kejujuran adalah yang terpenting dan penting ketika Anda mencoba menjalankan bisnis, apa pun jenis bisnisnya. Misalnya, Anda membeli barang untuk dijual kembali.

Ketika sampai di rumah dan memeriksanya, barang tersebut cacat dan penjual mengatakan bahwa barang tersebut tidak dapat ditukar.

Jangan khawatir, Anda masih bisa mencoba menjual. Tapi jujurlah tentang kerusakannya dan cobalah menawarkan diskon kepada pelanggan.

Tidak masalah jika Anda kehilangan sedikit daripada mendapatkan nama buruk. Karena satu ulasan negatif pelanggan dapat merusak reputasi Anda dan toko Anda secara keseluruhan dan membuat pelanggan tidak datang kembali.

2. Profesional

Jika Anda mempertimbangkan untuk menjadi tenaga penjualan langsung ke pelanggan, bersiaplah untuk hal yang tidak terduga.

Misalnya, jika Anda mengalami banyak masalah di rumah atau putus dengan pacar, bersikaplah profesional di tempat kerja.

Fokus pada pekerjaan selama jam kerja dan bersantai setelah bekerja. Atau misalnya saat Anda sering emosi, jangan pernah melampiaskannya pada pembeli. Bersikap ramah dan sabar.

Jika Anda tidak dapat menahan diri, ada baiknya untuk mengambil cuti beberapa hari dari toko Anda dan beristirahat.

Sikap lain yang menunjukkan profesionalisme Anda adalah tidak menyingkat hal-hal yang tidak seharusnya disingkat, seperti “suka”.Tolong, tx, kamu”..

Gunakan kata dan kalimat yang benar “Tolong, terima kasih, kamu.”

3. Produk yang tepat

Produk apa yang harus Anda jual? Ini adalah pertanyaan pertama yang harus Anda jawab sebelum melihat poin-poin berikut.

Untuk menentukan produk yang tepat, lihat tren saat ini. Juga mengetahui tidak hanya harga rata-rata tetapi juga harga sebenarnya untuk mengetahui berapa banyak produk yang dibeli oleh konsumen.

4. Persediaan peralatan

Jika Anda memutuskan untuk menjual dan mengirim secara online, Anda memerlukan persediaan dasar yang harus selalu ada, seperti kotak, selotip, bungkus gelembung, dan mungkin pita atau stiker.

5. Foto terbaik

Foto atau video yang jelas dan cerah, sebaiknya dengan latar belakang putih, adalah ide terbaik untuk memamerkan produk Anda.

Pastikan foto menunjukkan detail, tidak terlalu diedit, dan menyertakan teks. Misalnya, jika Anda menjual pakaian, tentukan ukurannya termasuk panjang lengan, lebar dada, dll.

Namun, jangan hanya mengisi feed media sosial Anda dengan gambar.

Secara berkala mereka juga memberikan informasi menarik tentang cara mencuci dan menyetrika yang benar, memadupadankan baju baru dengan baju lama, contoh OOTD yang baik dan lain sebagainya.

6. Buat daftar pemasok

Di mana Anda dapat membeli untuk dijual kembali? Bisa dari toko online atau toko fisik di dekat tempat tinggal Anda. Menyiapkan dan mengevaluasi daftar pemasok.

Dan ingat, jangan membeli barang dari satu pemasok saja. Artinya jika suatu saat terjadi masalah dengan salah satu pemasok dan menyebabkan keterlambatan pengiriman barang, Anda masih bisa mengambilnya dari pemasok lain.

Selain itu, pilihlah pemasok yang bertanggung jawab dan profesional dengan kredibilitas yang baik, mudah berkomunikasi, produk berkualitas, persediaan yang jelas dan harga yang relatif stabil.

7. Harga

Tentukan harga jual yang cocok untuk Anda tetapi kompetitif di pasar.

Pertimbangkan harga pasar rata-rata, biaya pemasaran, biaya pengiriman, bahan kemasan, dll. saat menetapkan harga.

Penjual biasanya mengenakan biaya 10-20% dari harga aslinya. Misalnya, pemasok mengenakan biaya Rp100.000, Anda dapat menjualnya kembali dengan harga Rp120.000.

8. Aktif di media sosial

Posting barang dagangan Anda dan berinteraksi dengan pengikut setiap hari. Tanggapi komentar dan DM dengan sabar dan jawab setiap keluhan dengan sabar.

Gunakan bahasa yang santai dan ramah yang membuat pelanggan merasa nyaman, karena bahasa formal sudah ketinggalan zaman saat berjualan. Satu hal lagi, usahakan untuk membalas komentar dan DM secepatnya.

9. Tawarkan penawaran

Anda dapat menerapkan diskon volume untuk membuat pelanggan Anda membeli lebih banyak barang. Ini adalah strategi penjualan yang efektif dan terbukti untuk meningkatkan penjualan.

Dengan fitur ini, Anda memiliki pilihan untuk menurunkan harga produk berdasarkan jumlah yang dipesan.

10. Kegigihan

Jika Anda sudah melakukan semua hal di atas tetapi penjualan tidak sebaik yang Anda harapkan, jangan khawatir dan jangan langsung menyerah, karena semua bisnis/usaha membutuhkan waktu untuk berkembang dan berkembang.

Jangan putus asa jika barang Anda tidak diperhatikan oleh pembeli hari ini, dan jangan terlalu kesal jika calon pembeli berpikir dan tidak membeli apa pun.

Tetap semangat dan berpikiran positif. Jika tidak hari ini, maka besok, lusa, atau dalam beberapa hari. Satu hal yang pasti, kegigihan Anda tidak akan pernah sia-sia.

Baca juga: Tips: Cara Menjadi Pengusaha Sukses

Ada banyak cara untuk menghasilkan uang, memulai bisnis tanpa modal, misalnya sebagai reseller.

Memulainya cukup mudah, tetapi mempertahankannya tidak semudah yang Anda bayangkan. Gunakan sepuluh cara ini untuk menjadi tenaga penjualan yang sukses untuk membantu bisnis Anda berkembang.

Informasi Seputar Pengetahuan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *