Jembatan antara tradisi dan dunia modern – Beragampengetahuan
Choi Su-in, seorang siswa berusia 23 tahun dengan pengalaman bermain piano, seruling, menggambar, dan balet, mengatakan “Pansori” adalah bentuk seni yang paling sulit untuk dikuasai.
Kompleksitas pansori hanya menanamkan keberanian dan tekadnya, dan akhirnya membawanya ke jurusan pansori di Seoul National University.
“Saya menemukan diri saya membuat lebih banyak kemajuan dalam pansori dibandingkan dengan seni lainnya. Mungkin itu yang membuat saya tertarik,” kata Choi.
Berasal dari barat daya Korea pada abad ke-17, pansori adalah seni pertunjukan tradisional di mana seorang penyanyi bercerita melalui lagu, narasi, dan tarian.

Choi berlatih menjadi vokalis klasik saat pertama kali bertemu pansori di sekolah pada usia 10 tahun.
“Ini adalah syair singkat dari ‘Heungbuga’ (kisah tentang seorang pria baik hati tapi miskin dan saudaranya yang serakah). Ritme dan lirik lagu Korea yang unik membuat saya terpesona,” kata Choi.
Pansori menggunakan ekspresi yang diucapkan oleh orang biasa dan ritme dari kehidupan sehari-hari masyarakat pada era Joseon (1392-1910). Choi berkata bahwa dia senang mempelajari karakteristik pansori yang “rakyat”, membuat seni ini mudah diakses oleh publik, memungkinkan mereka untuk memahami dan berempati dengan isinya.

Selain kecintaannya pada bentuk seni ini, kebanggaannya untuk mewarisi sebagian dari budaya tradisional telah mendorongnya untuk bertahan di panggung pansori.
“Bahkan dengan terciptanya genre musik baru, pansori tidak memudar,” kata Choi, mencatat bahwa nilai pansori telah diakui dari waktu ke waktu.
“Namun, juga harus ada kemajuan dalam tradisi ini,” tambahnya.

Choi sedang mengeksplorasi aspek pansori tradisional apa yang perlu diadaptasi dan diubah, serta aspek apa yang perlu dipertahankan agar genre ini terus dinikmati oleh banyak penonton.
Dia mencoba mengubah penampilannya untuk menarik penonton yang lebih modern, termasuk menerjemahkan lirik ke dalam bahasa Korea kontemporer atau memperkenalkan alat musik Barat.
Namun, dia masih berharap untuk melestarikan semangat Korea yang tersembunyi di salah satu bentuk seni tradisional tertua di negara itu.

“Melalui eksplorasi tradisi dan perubahan ini, saya ingin menciptakan pertunjukan pansori yang unik dan sesuatu yang hanya bisa saya lakukan,” kata Choi.
“Saya berharap bisa membangun jembatan antara kehidupan tradisional dan modern,” imbuhnya.
Foto Park Hae Mook
Ditulis oleh Park Hae-mook, Lim Jae-seong
Oleh Lim Jae-seong (forestjs@heraldcorp.com)
Berita Terkini Ekonomi Korea Selatan
berita artis korea, berita korea, berita terbaru artis korea, berita terbaru korea, berita korea selatan hari ini, berita korea selatan, berita trending di korea, berita korea hari ini
#Jembatan #antara #tradisi #dan #dunia #modern