Mengapa keluarga berencana itu penting? [My view as a dad] – Beragampengetahuan
Saya membagikan pendapat saya tentang pentingnya keluarga berencana dalam postingan ini.
Walaupun saya merasa sedih ketika melihat orang tua membesarkan anak meski mereka tidak mampu secara finansial, namun saya tidak bisa menyalahkan mereka sepenuhnya karena mereka mungkin belum mendapatkan pengetahuan yang tepat untuk membantu mereka merencanakan keluarga dengan baik. Selain itu, saya pikir kita perlu mulai mengubah pola pikir masyarakat Filipina yang menggunakan anak-anak sebagai investasi (‘yan ang pag-asa natin’, ‘yan ang magaahon sa atin sa pasahon’, dan ‘ang anak ko ang maiada ko’.).
Itu sebabnya saya sangat gembira ketika mendengar berita bahwa Yayasan DKT Filipina baru-baru ini meluncurkan klinik KB keliling gratis yang pertama di negara tersebut. Ini adalah inisiatif yang mengubah keadaan dan patut mendapat dukungan. Proyek ini merupakan langkah besar dalam mendidik masyarakat Filipina tentang keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
Contents
Layanan keluarga berencana gratis beroda untuk perjalanan keliling Luzon
Klinik Bergerak SODEX (Service Outreach and Distribution Extension Programme), yang merupakan Klinik Keluarga Berencana (KB) Rawat Jalan Keliling pertama di negara ini, baru-baru ini diluncurkan oleh Yayasan DKT Filipina dan didanai oleh TRUST Reproductive Health Choices untuk menyediakan produk dan layanan KB yang aman dan berkualitas bagi orang Filipina.
|
| Mobile Clinic SODEX milik Yayasan DKT Filipina. |
Klinik keliling tersebut akan berkeliling Luzon tahun ini untuk mengakomodasi hingga 3.000 penerima manfaat yang membutuhkan metode kontrasepsi permanen dan 3.570 lainnya yang akan mendapatkan manfaat dari metode kontrasepsi sementara.
Menjembatani kesenjangan
Rumah sakit di Filipina memiliki tingkat okupansi yang tinggi dan rasio tempat tidur per populasi sebesar 1:1000 populasi. Namun standar WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) adalah 3:1000 populasi.
Survei Kesehatan Demografi Nasional (NDHS) tahun 2022 mengungkapkan bahwa 49 persen perempuan usia subur tidak menginginkan anak lagi, sehingga memerlukan akses terhadap metode keluarga berencana modern.
Agar layanan kesehatan reproduksi dapat diakses, SODEX Mobile Clinic akan menyediakan barang-barang keluarga berencana dan layanan rawat jalan yang canggih dan gratis untuk memenuhi kebutuhan spesifik setiap warga Filipina yang tidak sering tersedia di rumah sakit setempat.
Klien yang ingin menjarangkan dan membatasi kehamilan akan menerima barang KB gratis seperti pil, kondom, suntik dan IUD setelah konsultasi. Sedangkan bagi mereka yang sudah puas dengan jumlah anak yang dimiliki, bisa memanfaatkan ligasi tuba bilateral atau vasektomi non-skalpel dengan anestesi lokal secara gratis.
Semua klien pertama-tama akan disaring dan diberi konseling untuk menilai kondisi mental dan fisik mereka dan memastikan mereka bebas memilih metode kontrasepsi pilihan mereka.
Mereka juga yakin ada mekanisme tindak lanjut dengan nasabah. “Klien akan dirujuk ke mitra penyedia layanan kesehatan kami di MGS untuk tindak lanjut. Tim kami akan menjaga komunikasi terbuka dengan bidan dan relawan jika ada kekhawatiran pasca prosedur,” kata Loida Almendares, Direktur Program Yayasan DKT Filipina.
Klinik Keliling SODEX adalah bagian dari keseluruhan program SODEX, yang diawasi oleh manajer program yang ditugaskan di Yayasan DKT Filipina.
Klinik keliling ini akan dikelola oleh tim ahli yang terlatih dalam prosedur keluarga berencana dan bantuan hidup dasar serta manajemen darurat. Tim ini akan dipimpin oleh Dr. Luis Garcia, Jr., yang merupakan spesialis kontrasepsi bedah sukarela dan memiliki pengalaman selama dua dekade. Ia akan dibantu oleh tiga orang perawat, seorang bidan, dan seorang sopir.
Kemitraan dengan MGS
Yayasan DKT Filipina telah bermitra dengan unit pemerintah daerah (LGU) terpilih untuk menyelenggarakan Jaringan Kemitraan Keluarga Berencana dari Program SODEX, yang sejalan dengan mandat Undang-Undang Kesehatan Universal.
Jaringan Kemitraan Keluarga Berencana dari Program SODEX mendorong kolaborasi lintas sektor untuk secara kolektif mengembangkan dan menerapkan mekanisme untuk meningkatkan kesehatan perempuan, anak-anak dan keluarga serta berpartisipasi dan memberikan kontribusi yang berarti terhadap upaya pemerintah untuk mencapai cakupan kesehatan reproduksi universal dengan menyediakan layanan kesehatan reproduksi tingkat tinggi yang berkelanjutan. pendidikan keluarga berencana yang berkualitas, pelayanan, barang, pendanaan dan dukungan kebijakan.
Peran unit administratif lokal adalah untuk memobilisasi jaringan/struktur kesehatan dan kependudukan setempat untuk mengidentifikasi individu dan pasangan yang membutuhkan layanan keluarga berencana. Unit lokal mitra akan memimpin koordinasi dengan rumah sakit komunitas sebagai fasilitas rujukan atau penerima.
Dengan tantangan besar dalam menyediakan layanan keluarga berencana karena ketersediaan, aksesibilitas geografis, atau penerimaan layanan, program SODEX dari Yayasan DKT Filipina meletakkan dasar untuk memberdayakan pilihan kesehatan reproduksi bagi masyarakat Filipina.
Cerita lainnya:
travel terdekat
travel agent
mobil travel, travel bag, travel umroh, travel jakarta bandung, travel, baraya travel
#Mengapa #keluarga #berencana #itu #penting #view #dad