Tren Belanja Retail Musim Liburan 2024, Black Friday

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Tren Belanja Retail Musim Liburan 2024, Black Friday – Beragampengetahuan

Menurut data dari National Retail Federation dan firma riset konsumen Prosper Insights & Analytics, 183,4 juta orang di Amerika Serikat akan berbelanja (di dalam toko dan online) dari Thanksgiving hingga Cyber ​​​​Monday. Sementara itu, diperkirakan 131,7 juta orang akan berbelanja pada Black Friday saja.

Namun di mana, bagaimana, dan mengapa konsumen membelanjakan uangnya? Survei Ritel Liburan Shopify tahun 2024 meneliti tren musim liburan dengan melihat tanggapan dari 2.000 konsumen di AS dan 16.000 konsumen tambahan di Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Spanyol, dan Inggris.

Berikut beberapa detail penting tentang perilaku konsumen di musim liburan ini:

Terkait: 5 Strategi Black Friday untuk Mengubah Peramban Liburan menjadi Pembeli Instan

Contents

Apa yang akan terjadi pada Black Friday?

Dalam survei Shopify, kaum muda (berusia 25-34 tahun) mengatakan mereka akan meningkatkan belanja Black Friday mereka, dengan 28% berencana meningkatkan belanja tahun ini dan 55% berencana menyelesaikan belanja mereka sebelum akhir November.

Bagi mereka yang tidak berbelanja pada Black Friday, 65% mengatakan mereka melakukan sebagian besar belanja liburan antara bulan Oktober dan Desember, sementara 23% memulai belanja liburan di bulan Juni.

Terkait: Pembeli menghabiskan $17 miliar di usaha kecil Sabtu lalu. Pakar ini mengatakan belum terlambat untuk menjadikan akhir pekan ini sebagai hari besar Anda.

Apa yang menjadi perhatian pembeli?

Salah satu tren yang perlu diperhatikan mencakup nilai “pengiriman gratis” kepada pembeli. Laporan tersebut menyebutkan bahwa jika sebuah perusahaan memberikan “pengalaman pelanggan yang baik” (31%) atau “program loyalitas” (20%), manfaat ini akan mempengaruhi 47% konsumen.

Terkait: Langkah berani yang mendorong kesuksesan bagi perusahaan milik keluarga ini

27% responden mengatakan mereka menunggu penjualan besar sebelum mulai berbelanja dan menghabiskan waktu membandingkan harga dari pengecer yang berbeda.

Di antara mereka yang berusia 35 hingga 44 tahun, 85% menyatakan preferensi merek yang jelas. Pembeli muda berusia 18 hingga 24 tahun lebih cenderung terpengaruh oleh rekomendasi media sosial.

Laporan tersebut menemukan bahwa berbelanja secara sadar itu penting, dengan 26% pembeli berencana berbelanja dengan lebih ramah lingkungan tahun ini. Satu dari lima (22%) responden mengatakan mereka ingin membeli produk dari merek independen.

Laporan tersebut menemukan bahwa 60% konsumen mengadopsi pendekatan “belanja hybrid” selama liburan, membeli barang-barang kecil secara online dan barang-barang besar di dalam toko. Ada juga tren di kalangan pembeli muda “beralih ke penemuan produk di dalam toko.” Belanja dan rekomendasi di media sosial tetap populer – 55% pembeli yang disurvei melaporkan aktif di Instagram dan TikTok.

Terkait: Daymond John, pengusaha dengan kekayaan $350 juta, mengatakan ini adalah bagian terpenting dalam memulai bisnis

ecommerce indonesia



web site ecommerce

ecommerce adalah, ecommerce icon, ecommerce icons
, ecommerce, perbedaan marketplace dan ecommerce, ecommerce terbesar di indonesia, free ecommerce template bootstrap

#Tren #Belanja #Retail #Musim #Liburan #Black #Friday

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *