Milan gagal mencetak rekor Inter Milan

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Milan gagal mencetak rekor Inter Milan – Beragampengetahuan

Football5Star.net, Indonesia – Harapan Inter Milan untuk mencatatkan rekor 4 gelar liga berturut-turut gagal Piala Super Italia. Neradzurri gagal menjuarai Piala Super Italia 2024 dini hari Selasa (1/7/2025) di turnamen WIB I. Di Stadion Al Awwal Riyadh, Arab Saudi, I Neradzurri kalah 2-3 dari rival sekota, AC Milan.

Milan secara dramatis memenangkan Piala Super Italia pada tahun 2024. Theo Hernandez dkk. untuk melakukan kembali dramatis. Tertinggal 0:2, mereka mampu membalikkan keadaan dan mencetak gol kemenangan tepat waktu waktu cedera. Sebelumnya di babak semifinal, mereka juga mengalahkan Juventus 2-1 setelah sempat tertinggal 0-1.

Lautaro Martinez memimpin Milan
Gambar Getty

Di Stadion Al-Awwal, Inter tampaknya akan kembali menjadi juara. termasuk waktu cedera Di babak pertama, kapten Lautaro Martínez mampu memecah kebuntuan melalui tendangan Mike Meignano. Hanya berselang 2 menit setelah babak kedua dimulai, Mehdi Toremi menggandakan keunggulan Nerazzurri.

Namun, 2 gol Inter tak lantas menyurutkan semangat para pemain Milan. Theo Hernandez membuka keunggulan melalui golnya pada menit ke-52. Kemudian Christian Pulisic menyamakan skor pada menit ke-80. Akhirnya memasuki menit ke-8 waktu cederaTammy Abraham memastikan kemenangan I Rossoneri.

Tammy Abraham menjadi penentu kemenangan
Gambar Getty

Contents

Piala Super Italia ke-8

Itu merupakan gelar Piala Super Italia ke-8 bagi Milan. Mereka terakhir kali menang pada tahun 2016, menang adu penalti melawan Juventus. Pada tahun 2018 dan 2022, Rossoneri memang berpeluang menambah koleksi gelarnya di ajang ini. Namun, mereka dikalahkan oleh Juventus dan Inter Milan.

Menariknya, hasil di Stadion Al Awwal membuat koleksi gelar AC Milan sejajar dengan Inter, namun menghalangi Inter untuk menyamai koleksi 9 gelar Juventus, tim tersukses di ajang tersebut. Tentu saja ada rasa frustasi di kubu Nerazzurri I. Lautaro Martinez mengaku menghentikan laga usai unggul 2-0.

Lautaro Martinez berkata dalam bahasa Milan
Gambar Getty

“Saya rasa Milan tidak lebih lapar karena kami memiliki lebih banyak peluang dengan (David) Fratesi, Denzel (Dumfries), (Henrykh) Mkhitaryan dan lainnya,” jelas Martinez, dikutip Football5Star.net dari sepak bola Italia. “Saya tidak tahu apakah kami pantas kalah, tapi yang jelas Milan pantas mendapat pujian karena pantang menyerah.”

Hal serupa juga diungkapkan oleh pelatih Simone Inzaghi. “Pertama-tama, kami harus mengucapkan selamat kepada Milan karena mereka tidak menyerah meski tertinggal 2 gol. Skor menjadi 2-1 karena kami kehilangan bola dengan mudah yang seharusnya bisa kami kendalikan dengan lebih baik. Kemudian Magnan menyelamatkan Carlos Augustus dan Dumfries.’



Berita Sepak Bola

Liga Inggris, Liverpool, Liverpool vs West Ham United, Prediksi Liga Inggris, West Ham United, Prediksi Bola, Manchester United, Premier League, Tottenham Hotspur, Elche, Liga Spanyol, Real Madrid, berita judi online, berita judi slot online, berita terkini judi online, berita situs judi online, berita judi online terbaru, judi online berita, berita penangkapan judi online, berita terbaru judi online, berita tentang judi online

#Milan #gagal #mencetak #rekor #Inter #Milan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *