Grab menjalin kemitraan strategis dengan BYD untuk memperluas rangkaian produk ‘mobilitas ramah lingkungan’ – memasok 50.000 kendaraan listrik di ASEAN

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Grab menjalin kemitraan strategis dengan BYD untuk memperluas rangkaian produk ‘mobilitas ramah lingkungan’ – memasok 50.000 kendaraan listrik di ASEAN – Beragampengetahuan

Grab menjalin kemitraan strategis dengan BYD untuk memperluas rangkaian produk 'mobilitas ramah lingkungan' - memasok 50.000 kendaraan listrik di ASEAN

Grab dan BYD mengumumkan kemitraan regional untuk menyediakan hingga 50.000 kendaraan listrik kepada mitra pengemudi Grab di Asia Tenggara sekaligus meningkatkan akses pengguna Grab terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Melalui kemitraan ini, Grab dan BYD berharap dapat mendorong elektrifikasi industri transportasi ASEAN dengan menyediakan kendaraan listrik BYD kepada mitra armada dan mitra pengemudi Grab dengan “harga paling kompetitif” dan memperpanjang masa garansi baterai kendaraan listrik.

Pengemudi dapat memilih untuk menyewa kendaraan listrik dari mitra armada Grab atau memilih dukungan pembiayaan melalui program kepemilikan mobil Grab. Di negara-negara seperti Singapura dan Thailand, pengguna Grab juga dapat memilih untuk mengaktifkan opsi “eco-ride”, yang akan memprioritaskan kendaraan ramah lingkungan tanpa biaya tambahan. Tidak ada penyebutan Malaysia dalam siaran persnya, jadi ini belum giliran kami.

Grab menjalin kemitraan strategis dengan BYD untuk memperluas rangkaian produk 'mobilitas ramah lingkungan' - memasok 50.000 kendaraan listrik di ASEAN

MPV elektrik mewah Denza D9 akan digunakan di armada GrabExec

Kedua perusahaan akan berkolaborasi dalam “integrasi IoT yang mendalam” antara kendaraan listrik dan platform serta layanan Grab. Aplikasi Grab yang ditampilkan pada layar besar khas BYD meningkatkan keselamatan tanpa pengemudi harus bolak-balik menggunakan ponsel cerdasnya. Data sensor dan telemetri dari kendaraan listrik akan memberikan wawasan real-time kepada Grab mengenai pola dan perilaku pengemudi, yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk memberikan pelatihan kepada pengemudi tentang cara meningkatkan kinerjanya.

Grab mengatakan bahwa dengan memasukkan data seperti sinyal wiper dan kecepatan berkendara ke dalam platformnya secara real time, perusahaan akan dapat menyimpulkan kondisi eksternal seperti cuaca dan lalu lintas dengan lebih cepat dan akurat. Data ini akan digunakan dalam algoritma Grab.

Kedua perusahaan ini bertujuan untuk memanfaatkan data dan layanan peta hiper-lokal milik Grab untuk memberikan perjalanan yang lebih lancar dan efisien bagi para pengemudi BYD. Kemitraan ini juga akan memungkinkan Grab untuk mengumpulkan data jalan dan lalu lintas yang berharga dari kendaraan, sehingga berpotensi meningkatkan layanan pemetaannya.

Kerja sama ini mencakup Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, serta mencakup serangkaian model seperti Denza D9, BYD Atto 3, BYD Seal, dan BYD M6. Grab bermaksud menjadikan merek premium BYD, Denza, sebagai landasan armada GrabExec-nya melalui MPV mewah tujuh tempat duduk D9, yang akan diluncurkan di Malaysia pada kuartal ini.

Ingin menjual mobil Anda? Dijual dengan Carlo.



Contents

industri mobil



beragam pengetahuan tentang industri mobil

industri mobil listrik, bengkel mobil terdekat
, manfaat industri mobil, rental mobil terdekat, mobil sport, mobil bekas

#Grab #menjalin #kemitraan #strategis #dengan #BYD #untuk #memperluas #rangkaian #produk #mobilitas #ramah #lingkungan #memasok #kendaraan #listrik #ASEAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *