Cara Membuat Sistem Aquaponik DFT – Beragampengetahuan.com
10 mins read

Cara Membuat Sistem Aquaponik DFT – Beragampengetahuan.com

dewatani.net – Cara Kerja Sistem Akuaponik DFT – Untuk membuat akuaponik DFT sangat mudah dan sederhana, berikut akan saya jelaskan cara kerjanya dan bahan-bahan yang dibutuhkan.

Contents

Membuat aquaponik kolam ikan

Bahan Aquaponik kolam ikan

  1. Benih ikan
  2. Pompa air
  3. Ventilasi
  4. Pipa PVC 1/2 inci
  5. Pipa air atau saluran pembuangan 5 inci
  6. Netpot
  7. media tanam
  8. Tanaman
  9. Siram sesuai kebutuhan

Langkah-langkah melakukan aquaponik

Langkah-langkah membuat kolam aquaponik Anda membutuhkan kolam untuk budidaya ikan, kolam bisa dari terpal, fiber atau semen/dinding. Besar kecilnya kolam bisa disesuaikan dengan kebutuhan budidaya, namun untuk memudahkan perawatan dan penyimpanan sebaiknya tidak terlalu besar, misalnya kita akan membuat kolam berukuran 3 x 4 meter atau 2 x 4 meter. Ketinggian kolam minimal 60 cm hingga 110 cm.

Kolam tidak boleh dangkal agar ikan leluasa bergerak, sehingga perubahannya bisa tinggi. Khusus untuk kolam beton, siapkan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk memelihara ikan. Langkah ini dilakukan untuk menghilangkan zat beracun dari sisa semen yang menempel di bagian atas tangki. Sedangkan untuk kolam berbahan tar atau fiber, Anda hanya perlu membersihkan dinding kolam saja.

Isilah kolam dengan air bersih hingga mencapai 10 cm dari permukaan kolam. Jangan mengisinya sampai penuh, karena jika terlalu penuh ikan akan mudah melompat keluar dari kolam. Setelah kolam terisi air, nyalakan aerator yang ditempatkan di kolam selama tiga hari.

Setelah kolam siap, kita bisa memanfaatkan kolam tersebut untuk memelihara ikan. Ikan-ikan di kolam menghasilkan limbah berupa bahan organik yang cocok untuk tanaman.

Pemberian pakan dapat disesuaikan dengan jenis ikan yang ditangkap. Biasanya ikan bisa diberi pakan dua kali sehari pada sore dan pagi hari. Jumlah ikan yang dipelihara dalam kolam sebaiknya sesuai dengan kebutuhan kotoran ikan yang digunakan untuk menyuburkan tanaman.

Langkah-langkah membuat rencana penanaman Untuk membuat rencana penanaman, kita bisa memulainya dengan memotong pipa/pipa sesuai panjang kolam atau sesuai kebutuhan. Setelah pipa dipotong, lubang digali dengan menggunakan bor berdiameter 5 cm (mirip net pot) dengan jarak sekitar 15 sampai 20 cm.

Buat lubang selebar 1/2 inci di bagian bawah salah satu ujung pipa, lalu potong pipa berukuran 1/2 inci dengan panjang sekitar 30 cm dan masukkan ke dalam lubang. Letakkan pipa berukuran 1/2 inci berukuran 5 cm pada bagian bawah pipa besar setinggi 25 cm, kemudian ketuk dengan baik dan pastikan tidak ada kebocoran.

Sementara itu, buatlah lubang berukuran 1/2 hingga 1 inci di salah satu ujung pipa, yang akan digunakan untuk mengalirkan air dari kolam ke parallon. Tutup 2 lubang pada ujung paralon. Pemasangan Paralon dapat diletakkan di rak atau di atas kolam, kemudian dipasang selang dari konektor pada pompa melalui lubang yang dibuat pada pipa.

Siapkan bibit tanaman, lalu letakkan di tengah netpot, lalu tambahkan media tanam, agar tanaman berdiri tegak dan tidak mudah tumbang. Setelah siap, letakkan netpot pada lubang pipa yang dibuat. Setelah siap, hidupkan pompa.

Air dari kolam ikan dialirkan melalui pipa berukuran 1/2 inchi, kemudian pipa berukuran 5 inchi diisi hingga kedalaman kurang lebih 5 cm, air tersebut dibuang ke dalam pipa tempat dialirkannya dan dialirkan ke dalam kolam ikan. Air yang mengalir pada kolam ikan akan menjadi bersih, karena kotorannya disaring dan diserap oleh tanaman.

Demikianlah pembahasan cara kerja sistem DFT Aquaponics. Semoga bermanfaat bagi para pembaca…

Informasi Seputar Pengetahuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *