Krisis iklim dan nexus gender

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Krisis iklim dan nexus gender – Beragampengetahuan

Tempat tinggal Sinauu Jaya dan Mosolo di Tenggara -Sulawesi adalah penjaga untuk mencegah perusahaan penambangan nikel dari perusahaan penambangan nikel. (Proyek M/Yuli Z.)

Perubahan iklim diakui dengan baik sebagai tantangan besar terhadap masyarakat saat ini. Jelas bahwa konsekuensi politik, ekonomi dan sosial dari perubahan iklim tidak terasa sama, tidak hanya di seluruh dunia tetapi juga di Indonesia. Geografi, kelas, dan pekerjaan – dinamika akan memengaruhi bagaimana pengalaman individu Indonesia dan merespons perubahan iklim.

Tetapi bukan hanya dampak lingkungan yang membutuhkan persyaratan. Seperti yang ditulis Arora-Johnson pada tahun 2011, dalam gender dan pengembangan iklim gender dan iklim, wanita miskin, pedesaan digambarkan sebagai yang paling rentan dan mungkin sekarat karena peristiwa iklim. Jadi, apakah potret ini dikonsumsi? Dan bagaimana mereka memengaruhi pemikiran tentang peran perempuan dalam proyek krisis iklim. Proyek pembangunan berkelanjutan yang mencoba mengatasi perubahan iklim ditawarkan dalam kombinasi dengan pertanyaan tentang mengatasi ketidaksetaraan, dengan fokus terbatas pada apa ketidaksetaraan gender dan siapa yang bertanggung jawab untuk diatasi.

Dalam episode ini, Elisabeth Kramer berbicara kepada Dr. Jane Ahlstrand, seorang guru senior Studi Indonesia di University of New England, tentang proyek penelitian barunya tentang hubungan antara proyek krisis iklim, pembangunan berkelanjutan dan gender di Indonesia. Jane menyelesaikan gelar doktornya di University of Queensland, di mana ia sedang diselidiki penggunaan bahasa di media berita online Indonesia untuk mewakili politisi perempuan dan hubungan dinamis mereka dengan kekuasaan selama periode transisi politik dan sosial. Dia adalah penulis buku, Wanita, Media dan Kekuasaan di Indonesia Diterbitkan oleh Routledge pada tahun 2022.

Pada tahun 2025, podcast Indonesia yang berbicara akan diorganisir oleh Dr. Elisabeth Kramer dari University of New South Wales, Tito Ambyo dari RMIT, Dr. Jemma Purdey dari Australian Indonesia Center dan Dr. Jacqu Baker dari Universitas Murdoch.

Contents

indonesian podcast



aplikasi podcast

podcast, podcast adalah, apa itu podcast, google podcast, arti podcast, podcast artinya, logo podcast, podcast spotify, background podcast, beragampengetahuan podcast, studio podcast
, cara membuat podcast di spotify

#Krisis #iklim #dan #nexus #gender

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *