Bicara Indonesia: Wanita dan perawatan kesehatan

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Bicara Indonesia: Wanita dan perawatan kesehatan – Beragampengetahuan

Foto sehatnegeriku.kemkes.go.id

Terlepas dari langkah -langkah penting dalam beberapa dekade terakhir, Indonesia tetap dihadapkan dengan salah satu tingkat kematian ibu yang lebih tinggi di Asia Tenggara. Sebuah studi baru -baru ini yang diterbitkan oleh Syaraji dan kolega (2024) menunjukkan bahwa sekitar 249 wanita meninggal karena penyebab terkait kehamilan untuk setiap 100.000 kelahiran hidup.

Di Jakarta dan kota -kota besar lainnya, ibu hamil yang memiliki akses ke fasilitas modern yang diawaki oleh para profesional terlatih. Tetapi perjalanan hanya beberapa jam di luar pusat kota ini, khususnya ke provinsi timur atau pulau -pulau terpencil, dan gambar berubah secara dramatis. Di sana, kekurangan petugas kesehatan yang memenuhi syarat, kebidanan terbatas untuk situasi darurat dan geografi yang menantang menciptakan hambatan yang signifikan untuk perawatan.

Pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai inisiatif untuk mengatasi masalah ini, termasuk penggunaan bidan di masyarakat di daerah pedesaan dan perluasan cakupan kesehatan universal melalui Program Asuransi Kesehatan Nasional. Tetapi kesenjangan untuk implementasi terus ada, di mana banyak wanita masih dihadapkan dengan hambatan, khususnya dalam durasi kekurangan staf medis dan kurangnya sumber daya, yang membuat wacana untuk mencari perawatan medis selama dan mengikuti kehamilan mereka.

Sarah Sair-Rosenfield, profesor di University of York, yang penelitiannya telah melihat implementasi kebijakan perawatan kesehatan dan perbedaan regional di Asia Tenggara. Saat ini Dr. Shair-Rosenfield Hell AS mengeksplorasi kompleksitas-kompleksitas ini di Indonesia, berdasarkan penelitiannya di Kepulauan Indonesia dan berbagai tingkat pemerintah untuk menyelidiki apa yang tidak berhasil, apa yang tidak dan apa kerentanan solusi kebijakan dalam perawatan ibu.

Karya Dr. Shair-Rosenfield telah diterbitkan di sejumlah majalah terkemuka dan oleh The Presses of Michigan dan Oxford University. Dia adalah editor -di -Kekurangan Jurnal Studi Politik dan juga salah satu pendiri Women in Asia Tenggara Social Sciences Network, yang dikenal sebagai Wiseass.

Pada tahun 2025, podcast Indonesia yang berbicara akan diko -organisasi oleh Dr. Elisabeth Kramer dari University of New South Wales, Dr. Jemma Purdey dari Australian Indonesia Center, Tito Ambyo dari RMIT dan Dr. Jacqu Baker dari Universitas Murdoch.

Contents

indonesian podcast



aplikasi podcast

podcast, podcast adalah, apa itu podcast, google podcast, arti podcast, podcast artinya, logo podcast, podcast spotify, background podcast, beragampengetahuan podcast, studio podcast
, cara membuat podcast di spotify

#Bicara #Indonesia #Wanita #dan #perawatan #kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *