Semakin banyak negara yang menentang pengakuan Israel atas Somaliland

 – Beragampengetahuan
3 mins read

Semakin banyak negara yang menentang pengakuan Israel atas Somaliland – Beragampengetahuan

Orang-orang mengibarkan bendera Somaliland saat mereka berkumpul untuk merayakan pengumuman Israel yang mengakui kenegaraan Somaliland di pusat kota Hargeisa, 26 Desember. AFP-Yonhap

Orang-orang mengibarkan bendera Somaliland saat mereka berkumpul untuk merayakan pengumuman Israel yang mengakui kenegaraan Somaliland di pusat kota Hargeisa, 26 Desember. AFP-Yonhap

NAIROBI, Kenya — Semakin banyak negara pada hari Sabtu yang menolak pengakuan Israel atas wilayah Somaliland yang memisahkan diri di Somalia sebagai negara merdeka sehari sebelumnya, yang merupakan pengakuan pertama oleh negara mana pun dalam lebih dari 30 tahun.

Tidak diketahui mengapa Israel mengeluarkan pernyataan hari Jumat itu atau apakah mereka mengharapkan imbalan.

Somaliland mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada tahun 1991 di tengah konflik yang terus berlanjut yang menjadikan negara Afrika Timur itu rapuh. Meskipun memiliki pemerintahan dan mata uang sendiri, Somaliland belum pernah diakui oleh negara mana pun hingga hari Jumat.

Sebuah pernyataan bersama oleh lebih dari 20 negara terutama di Timur Tengah atau Afrika dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada hari Sabtu menolak pengakuan Israel “karena konsekuensi serius dari tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap perdamaian dan keamanan di Tanduk Afrika dan Laut Merah dan implikasi seriusnya terhadap perdamaian dan keamanan internasional secara umum.”

Somaliland merupakan wilayah gersang, terletak di Teluk Aden di seberang Yaman dan di sebelah Djibouti yang kecil, rumah bagi pangkalan militer AS, Tiongkok, Prancis, dan beberapa negara lainnya.

Pernyataan bersama tersebut juga mencatat “penolakan sepenuhnya terhadap segala potensi hubungan antara tindakan tersebut dan segala upaya untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka.” Suriah dalam pernyataan terpisah juga menolak pengakuan Israel.

Awal tahun ini, para pejabat AS dan Israel mengatakan kepada Associated Press bahwa Israel telah mendekati Somaliland untuk menerima warga Palestina dari Gaza sebagai bagian dari rencana Presiden AS Donald Trump pada saat itu untuk memukimkan kembali orang-orang di wilayah tersebut. Amerika Serikat membatalkan rencana itu.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Sabtu bahwa pihaknya terus mengakui integritas teritorial Somalia, “termasuk wilayah Somaliland”.

Seorang pria memegang bendera Somaliland di depan Monumen Peringatan Perang Hargeisa di Hargeisa, 7 November 2024. AFP-Yonhap

Seorang pria memegang bendera Somaliland di depan Monumen Peringatan Perang Hargeisa di Hargeisa, 7 November 2024. AFP-Yonhap

Kantor Netanyahu mengatakan pada hari Jumat bahwa dia, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar dan presiden Somaliland, Abdirahman Mohamed Abdullahi, menandatangani pernyataan bersama “dalam semangat Perjanjian Abraham.”

Inisiatif tersebut, yang dimulai pada tahun 2020, menjalin hubungan perdagangan dan diplomatik antara Israel dan beberapa negara Arab dan mayoritas Muslim. Trump melihat hal ini sebagai kunci rencananya untuk menciptakan stabilitas jangka panjang di Timur Tengah.

Pemerintah federal Somalia pada hari Jumat dengan tegas menolak apa yang digambarkannya sebagai tindakan ilegal Israel dan menegaskan kembali bahwa Somaliland tetap merupakan bagian integral dari wilayah kedaulatan Somalia.

Badan-badan regional Afrika juga menolak pengakuan Israel. Presiden Uni Afrika Mahmoud Ali Youssouf mengatakan bahwa segala upaya untuk melemahkan kedaulatan Somalia berisiko terhadap perdamaian dan stabilitas di benua tersebut.

Badan pemerintahan Afrika Timur, IGAD, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kedaulatan Somalia diakui berdasarkan hukum internasional dan bahwa pengakuan sepihak apa pun “bertentangan dengan piagam PBB” dan perjanjian pendirian blok tersebut dan Uni Afrika.

Berita Terkini Ekonomi Korea Selatan

berita artis korea, berita korea, berita terbaru artis korea, berita terbaru korea, berita korea selatan hari ini, berita korea selatan, berita trending di korea, berita korea hari ini

#Semakin #banyak #negara #yang #menentang #pengakuan #Israel #atas #Somaliland

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *