AI tingkat lanjut, robotika akan menarik perhatian di CES 2026

 – Beragampengetahuan
4 mins read

AI tingkat lanjut, robotika akan menarik perhatian di CES 2026 – Beragampengetahuan

Robot humanoid Atlas dari Boston Dynamics menggerakkan penutup mesin dalam foto tak bertanggal ini. Atas izin Grup Motor Hyundai

Robot humanoid Atlas dari Boston Dynamics menggerakkan penutup mesin dalam foto tak bertanggal ini. Atas izin Grup Motor Hyundai

LAS VEGAS – Solusi kecerdasan buatan (AI) yang canggih dan robotika yang canggih akan menjadi pusat perhatian di pameran teknologi CES 2026, dan perusahaan-perusahaan global ternama akan memamerkan temuan terbaru mereka di dua sektor yang menguntungkan.

AI telah melanda industri teknologi global selama setahun terakhir dengan pesatnya peningkatan model bahasa utama dan penetrasi mereka ke setiap sudut industri.

Untuk CES tahun ini, AI fisik diharapkan dapat menarik perhatian. Istilah ini mengacu pada kombinasi AI dan robotika atau bentuk sistem fisik lainnya, seperti mesin.

Robot humanoid adalah salah satu bentuk AI fisik yang paling representatif, memungkinkan robot berpikir dan berperilaku serupa dengan manusia di lingkungan dunia nyata.

Hyundai Motor Group adalah salah satu pemimpin dalam AI fisik. Divisi robotika pembuat mobil, Boston Dynamics, diperkirakan akan menampilkan Atlas, robot humanoid listrik generasi berikutnya, di pameran teknologi untuk pertama kalinya.

Produsen mobil tersebut berharap dapat memposisikan dirinya sebagai pembangkit tenaga listrik dalam AI fisik melalui komersialisasi robot humanoid.

Pada CES 2024, produsen mobil tersebut berfokus untuk mempromosikan visinya menjadi produsen kendaraan yang ditentukan perangkat lunak (SDV), namun tahun ini perusahaan tersebut akan menyoroti visinya mengenai manufaktur cerdas yang digerakkan oleh robot bertenaga AI.

Hyundai Motor Group berusaha keras untuk memperluas identitas lamanya sebagai perusahaan manufaktur konvensional menjadi operator pabrik yang ditentukan perangkat lunak (SDF).

Produsen mobil tersebut percaya bahwa SDF resmi akan menjadi pengubah permainan bagi industri manufaktur global. Menurut produsen mobil tersebut, SDF akan menjadi salah satu bentuk pabrik pintar tercanggih yang terutama didukung oleh data dan perangkat lunak.

Ketua Eksekutif Hyundai Motor Group Chung Euisun muncul di atas panggung bersama robot anjing berkaki empat Boston Dynamics, Spot di sela-sela pameran teknologi CES di Las Vegas, 4 Januari 2022. Yonhap

Ketua Eksekutif Hyundai Motor Group Chung Euisun muncul di atas panggung bersama robot anjing berkaki empat Boston Dynamics, Spot di sela-sela pameran teknologi CES di Las Vegas, 4 Januari 2022. Yonhap

Cabang-cabang suku cadang utama Hyundai Motor Group juga akan memamerkan produk-produk terbaru mereka di CES 2026. Hyundai Wia akan berpartisipasi dalam pameran teknologi terbesar di dunia untuk pertama kalinya dan memamerkan sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) konvergen AI, yang menggunakan AI untuk mengatur suhu optimal untuk setiap kursi di dalam mobil.

Hyundai Mobis juga akan mempromosikan solusi kokpit generasi berikutnya kepada pelanggan otomotif besar di Amerika Utara.

“Sejauh ini, chatbot AI telah menjadi pusat perhatian dalam industri AI global, namun AI fisik – yang diwakili oleh industri seperti robotika dan kendaraan otonom – akan muncul sebagai area pertumbuhan penting berikutnya dalam beberapa tahun mendatang,” kata seorang pejabat industri.

Perusahaan-perusahaan besar Korea lainnya yang berpartisipasi dalam CES termasuk Samsung Electronics dan LG Electronics, keduanya akan mengungkapkan strategi AI terbaru yang menyatu dengan produk-produk TI mutakhir mereka.

Robot Miroki dari perusahaan Prancis Enchanted Tools terlihat di pameran Eureka Park di Venetian Expo Center selama pameran teknologi CES di Las Vegas, 9 Januari 2024. AFP-Yonhap

Robot Miroki dari perusahaan Prancis Enchanted Tools terlihat di pameran Eureka Park di Venetian Expo Center selama pameran teknologi CES di Las Vegas, 9 Januari 2024. AFP-Yonhap

CES 2026 akan berlangsung selama empat hari mulai Selasa (waktu setempat). Ruang pamerannya mencakup sekitar 2,5 juta kaki persegi (232,257.6 meter persegi), menjadikan pameran ini salah satu yang paling berpengaruh di dunia. Tahun ini, sekitar 4.300 perusahaan dari lebih dari 150 negara akan berpartisipasi.

Menurut data dari Asosiasi Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi Korea, antusiasme Korea terhadap pameran teknologi tetap kuat, dengan lebih dari 800 perusahaan Korea akan berpartisipasi – kehadiran terbesar ketiga di negara tersebut setelah Amerika Serikat dan Tiongkok. Ini mewakili sekitar 20 persen dari seluruh peserta pameran.

Secara khusus, startup Korea akan mendominasi Eureka Park, kawasan startup CES. Dari sekitar 1.100 startup di seluruh dunia yang dijadwalkan memamerkan produk dan layanan mereka di CES 2026, 411 diantaranya berasal dari Korea Selatan, yang merupakan jumlah terbesar berdasarkan negara. Amerika Serikat berada di peringkat kedua, disusul Prancis dan Taiwan.

Selain dua bidang utama tersebut, perusahaan yang berpartisipasi juga akan menampilkan pencapaian terkini mereka di bidang kesehatan digital, mobilitas, bahkan kecantikan dan mode.

Berita Terkini Ekonomi Korea Selatan

berita artis korea, berita korea, berita terbaru artis korea, berita terbaru korea, berita korea selatan hari ini, berita korea selatan, berita trending di korea, berita korea hari ini

#tingkat #lanjut #robotika #akan #menarik #perhatian #CES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *