Bagaimana menjelaskan masalah kesehatan Anda kepada anak-anak Anda

 – Beragampengetahuan
8 mins read

Bagaimana menjelaskan masalah kesehatan Anda kepada anak-anak Anda – Beragampengetahuan

Hidup dengan suatu penyakit merupakan sebuah tantangan, terlebih lagi jika Anda adalah orang tua yang merawat anak kecil. Berapapun usianya, anak-anak merasa stres ketika melihat orang tuanya berjuang. Segalanya menjadi lebih sulit ketika menghadapi masalah kesehatan besar yang memerlukan perawatan terus-menerus dan penyesuaian gaya hidup.
Bagaimana menjelaskan masalah kesehatan Anda kepada anak-anak Anda
Foto oleh Aditi Gautam di Unsplash

Menurut CDC, hampir 129 juta orang Amerika memiliki setidaknya satu kondisi kesehatan kronis yang serius. Prevalensi penyakit-penyakit ini terus meningkat selama dua dekade terakhir. Bisa dibayangkan banyaknya keluarga dengan anak yang menghadapi permasalahan kesehatan seperti itu.

Menjelaskan masalah kesehatan pada anak memang penting untuk menghilangkan stresnya, namun tidak sesederhana itu. Ini bekerja paling baik jika Anda jujur, tenang, dan menjaga segala sesuatunya sesederhana mungkin sesuai usia mereka. Anak-anak biasanya akan berbuat lebih baik jika mereka memahami apa yang sedang terjadi, merasa dilibatkan, dan mengetahui bahwa mereka masih aman dan disayangi.

Pada artikel kali ini kami akan membagikan beberapa tips bagi para orang tua yang ingin membicarakan masalah kesehatannya kepada anak.

Contents

Bersikap adil dan sesuai usia

Anak-anak cepat menyadari ketika ada sesuatu yang salah dengan orang yang mereka sayangi, dan kerahasiaan sering kali membuat mereka semakin cemas. Anda mungkin berpikir bahwa menyembunyikan status Anda akan membantu, tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Informasi yang jujur ​​dan sederhana membantu mereka memercayai Anda dan mengurangi asumsi menakutkan dalam imajinasi mereka.​

Menurut NSPCC, orang tua seringkali kesulitan mendiskusikan topik sulit dengan anak mereka. Membicarakan topik yang mengubah hidup seperti penyakit atau kematian bisa jadi lebih menakutkan. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan cara yang mendukung dan sesuai usia.

Gunakan kata-kata yang jelas, bukan frasa yang tidak jelas seperti “sedikit buruk”; sebutkan penyakitnya dan bagian tubuh mana yang terkena. Kaitkan detailnya dengan usia, misalnya anak kecil membutuhkan penjelasan yang singkat dan spesifik, sedangkan remaja biasanya menginginkan lebih banyak informasi dan update rutin. Yakinkan mereka bahwa mereka tidak menyebabkan penyakit Anda dan tidak dapat “menular” seperti flu.

Akui perasaannya

Anak memerlukan izin untuk merasakan apa pun yang ia rasakan, entah itu kesedihan, kemarahan, atau kelegaan karena seseorang akhirnya menjelaskan sesuatu. Ketika seorang anak diberitahu tentang diagnosis medis orang tuanya, kemungkinan besar mereka akan menghadapi gelombang emosi negatif. Rasa takut kehilangan Anda mungkin adalah hal terburuk bagi mereka.

Sebagai orang tua, tugas Anda adalah mengakui perasaannya alih-alih berusaha menekannya. Renungkan apa yang Anda lihat dan validasi emosi mereka. Jelaskan bahwa merasa takut atau khawatir terhadap kesehatan Anda adalah hal yang wajar. Normalkan reaksi dengan menjelaskan bahwa banyak anak yang merasa takut, bingung, atau bahkan marah ketika orang tuanya sakit.

Anda dapat mencoba menawarkan pelampiasan emosi yang berbeda. Misalnya, tawarkan untuk berbicara, menggambar, menulis pertanyaan di buku catatan jika berbicara dirasa terlalu sulit. Ketika Anda mengakui perasaannya, mereka akan mendapatkan keberanian untuk menerima apa yang mereka alami.

Diskusikan penyakit dan solusinya

Anak-anak akan berbuat lebih baik jika mereka mengetahui apa yang terjadi saat ini dan apa yang akan terjadi selanjutnya. Berbagi rencana tersebut menunjukkan bahwa orang dewasa berupaya keras untuk menjaga semua anggota keluarga tetap aman dan stabil. Pada titik ini, penting untuk selektif mengenai detail yang ingin Anda berikan kepada anak-anak Anda.

Mulailah dengan menjelaskan dasar-dasarnya, seperti nama kondisinya, pengobatan apa yang Anda jalani dan perubahan apa yang mungkin mereka lihat di rumah.​ Jelaskan siapa yang membantu, seperti dokter, perawat, terapis, keluarga dan teman, dan dukungan praktis apa pun seperti menjaga anak.​ Anda juga harus memperjelas rutinitas, seperti siapa yang akan mengantar mereka ke sekolah dan apa yang akan tetap sama selama Anda sehat.

Untuk anak-anak yang lebih besar, yang terbaik adalah mendiskusikan hal-hal yang dapat mereka pelajari dari sumber lain. Misalnya, seorang ibu yang menderita prolaps organ panggul mungkin memilih implan mesh transvaginal. Perangkat ini telah mengakibatkan efek samping seperti erosi, pendarahan, infeksi dan kerusakan organ. Banyak pasien bahkan mengajukan tuntutan hukum jaring vagina terhadap produsennya.

TorHoerman Law mencatat bahwa tuntutan hukum ini mengharuskan produsen untuk memberikan kompensasi kepada korban yang menderita karena perangkat yang rusak. Bagi anak-anak yang menyaksikan komplikasi tersebut, kesadaran akan perkembangan tersebut mengurangi rasa takut dan kecemasan.

Tetap tenang

Seorang ibu tunggal dengan rheumatoid arthritis berbicara tentang rasa bersalah yang timbul karena mengasuh anak yang menderita penyakit kronis. Ia menjelaskan bahwa membesarkan anak sambil menghadapi masalah kesehatan bisa melelahkan dan membuat frustrasi. Namun, seseorang bisa bertahan dengan cara pandang yang benar dan pendekatan yang tenang.

Tetap setenang mungkin membantu anak-anak merasa lebih aman, meskipun beritanya serius. Nada bicara dan bahasa tubuh Anda sering kali berbicara lebih keras daripada kata-kata; jadi berhati-hatilah dengan apa yang dilihat dan didengar anak Anda. Saat Anda memutuskan untuk membicarakan kesehatan Anda, pilihlah waktu yang tenang dan tempat yang privat tanpa gangguan sehingga tidak ada orang yang terburu-buru.​

Jika Anda kewalahan, istirahatlah dan beri tahu anak Anda bahwa Anda ingin istirahat. Ulangi percakapan dari waktu ke waktu, tambahkan “potongan teka-teki” karena mereka dapat menangani lebih banyak informasi daripada mencoba mengatakan semuanya sekaligus.

Carilah dukungan profesional

Menurut Mental Health America, penyakit kronis dan kesehatan mental berkaitan erat. Misalnya, depresi umum terjadi pada pasien kanker, penderita nyeri kronis memiliki masalah kesehatan mental, dan penderita skizofrenia mungkin menderita diabetes. Perjuangan yang sehat sangat membebani pasien, dan harus mendiskusikannya dengan anak-anak Anda bisa menjadi lebih menakutkan.

Anda tidak harus melakukannya sendiri; bimbingan profesional dapat melindungi kesehatan mental Anda dan anak Anda. Mintalah tim medis Anda untuk menghubungkan Anda dengan psikolog, pekerja sosial, atau spesialis kehidupan anak yang ahli dalam penyakit keluarga. Konselor sekolah atau pemimpin spiritual dapat menyarankan orang dewasa lain yang aman untuk diajak bicara oleh anak Anda.

Dalam beberapa kasus, anak-anak menunjukkan kecemasan yang parah, masalah tidur, kemunduran, atau perubahan perilaku yang berkelanjutan ketika orang tuanya menderita penyakit kronis. Yang terbaik adalah mencari evaluasi kesehatan mental dan pengobatan yang tepat untuk membantu mereka.

Pertanyaan yang sering diajukan

Pada usia berapa anak-anak khawatir tentang kematian orang tuanya?

Anak-anak mulai memperhatikan dan tertarik pada kematian sekitar usia 3-5 tahun, meskipun pada awalnya mereka sering melihatnya bersifat sementara atau dapat disembuhkan. Kekhawatiran mengenai kematian orang tua semakin kuat pada usia 9-12 tahun, ketika anak-anak lebih memahami bahwa kematian bersifat permanen dan universal.

Bagaimana cara berbicara dengan seorang anak tentang orang tua yang sakit?

Anak-anak harus diberi informasi dan dilibatkan ketika orang tuanya menderita penyakit serius daripada dibiarkan begitu saja. Mulailah dengan fakta yang sederhana dan jujur, serta sesuaikan tingkat detailnya dengan usia dan kedewasaan anak Anda. Pilih kata-kata dan informasi yang Anda bagikan karena Anda tidak ingin kata-kata dan informasi tersebut terlihat cemas dan takut.

Bagaimana cara membantu anak mengatasi masalah kesehatan orang tuanya?

Tujuannya adalah untuk mendukung pemahaman dan keamanan emosional mereka. Rutinitas yang konsisten dan komunikasi terbuka sangat penting ketika kehidupan tidak menentu. Idenya adalah untuk memberikan stabilitas pada anak sehingga ia merasa aman dan terlindungi, apapun yang terjadi di sekitarnya.

Kehilangan orang tua adalah ketakutan terburuk seorang anak, dan masalah kesehatan yang serius dapat menjadi sumber ketakutan dan kecemasan tersebut. Namun, orang tua hendaknya tidak menyembunyikan kebenaran dari anak-anaknya dalam keadaan seperti itu. Menjelaskan fakta dapat membantu anak-anak memahami situasi dan lebih baik dalam menghadapi perubahan yang mungkin mereka hadapi di masa depan. Bersikaplah tenang, positif, dan tulus untuk melunakkan dampaknya dan membangun ketahanan sebagai sebuah keluarga.

**Harap diperhatikan bahwa artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan nasihat medis atau hukum.

Cerita serupa:



travel terdekat



travel agent

mobil travel, travel bag, travel umroh, travel jakarta bandung, travel, baraya travel

#Bagaimana #menjelaskan #masalah #kesehatan #Anda #kepada #anakanak #Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *