Korea Selatan memperketat peraturan penghapusan pencatatan, menghilangkan saham penny mulai bulan Juli

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Korea Selatan memperketat peraturan penghapusan pencatatan, menghilangkan saham penny mulai bulan Juli – Beragampengetahuan

Kwon Dae-young, wakil ketua Komisi Jasa Keuangan (FSC), berbicara pada konferensi tentang inisiatif pemerintah untuk transisi menuju keuangan yang efisien di Seoul, 25 November 2025. Atas izin Kamar Dagang dan Industri Korea

Kwon Dae-young, wakil ketua Komisi Jasa Keuangan (FSC), berbicara pada konferensi tentang inisiatif pemerintah untuk transisi menuju keuangan yang efisien di Seoul, 25 November 2025. Atas izin Kamar Dagang dan Industri Korea

Regulator keuangan Korea Selatan mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya berencana untuk memperkuat peraturan penghapusan pencatatan (delisting) untuk mempercepat proses keluarnya perusahaan-perusahaan yang tidak memenuhi persyaratan yang diperlukan.

Komisi Jasa Keuangan (FSC) mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pasar KOSDAQ yang lebih kecil dan mempercepat transisi negara menuju keuangan yang efisien, sekaligus menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi perusahaan rintisan dan usaha inovatif.

Mulai 1 Juli, perusahaan dengan kapitalisasi pasar kurang dari 20 miliar won ($13,8 juta) akan dikeluarkan dari pasar KOSDAQ. Ambang batas ini akan dinaikkan menjadi 30 miliar won pada awal tahun depan.

Untuk perusahaan yang terdaftar di Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI), ambang batasnya akan dinaikkan menjadi 30 miliar won pada bulan Juli dan 50 miliar won pada tahun depan.

Saham penny atau perusahaan yang sahamnya diperdagangkan dengan harga di bawah 1.000 won juga akan dikeluarkan dari pasar mulai bulan Juli.

FSC mengatakan perusahaan-perusahaan yang mengalami penurunan nilai modal, suatu situasi di mana total utang melebihi total aset, dalam jangka waktu setengah tahun juga akan menghadapi delisting. Berdasarkan peraturan saat ini, perusahaan akan menghadapi delisting jika mereka mengalami penurunan modal total pada akhir tahun keuangan.

Kriteria delisting pelanggaran keterbukaan informasi akan diperketat dari saat ini 15 poin menjadi 10 poin dalam satu tahun. Menurut regulator keuangan, perusahaan yang melakukan pelanggaran serius dan disengaja terhadap keterbukaan informasi dapat dikeluarkan dari pasar bahkan setelah satu pelanggaran.

FSC mengatakan persyaratan penghapusan pencatatan yang lunak adalah masalah lama yang telah membatasi pertumbuhan pasar saham domestik, terutama KOSDAQ yang lebih kecil, karena persyaratan tersebut memungkinkan perusahaan-perusahaan yang kesulitan untuk tetap terdaftar selama bertahun-tahun.

Sebanyak 1.353 perusahaan baru terdaftar di pasar saham Korea dalam 20 tahun terakhir, sementara hanya 415 yang dihapus.

FSC dan Korea Exchange (KRX), operator bursa utama Korea Selatan, akan menerapkan periode pemantauan khusus bagi perusahaan yang berpotensi delisting mulai Kamis hingga Juni.

Berdasarkan peraturan baru tersebut, KRX memperkirakan jumlah perusahaan yang tercatat di KOSDAQ yang delisting pada tahun ini bisa meningkat menjadi sekitar 150 dari perkiraan sebelumnya sebanyak 50.

Berita Terkini Ekonomi Korea Selatan

berita artis korea, berita korea, berita terbaru artis korea, berita terbaru korea, berita korea selatan hari ini, berita korea selatan, berita trending di korea, berita korea hari ini

#Korea #Selatan #memperketat #peraturan #penghapusan #pencatatan #menghilangkan #saham #penny #mulai #bulan #Juli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *