FBI menciptakan token kripto untuk menangkap penipu dalam kasus manipulasi pasar bersejarah

 – Beragampengetahuan
3 mins read

FBI menciptakan token kripto untuk menangkap penipu dalam kasus manipulasi pasar bersejarah – Beragampengetahuan

Contents

Poin utama

  • FBI menciptakan cryptocurrency untuk menangkap manipulator pasar dalam kasus bersejarah.
  • Untuk pertama kalinya, Amerika Serikat mendakwa 18 individu dan perusahaan karena memanipulasi pasar mata uang kripto.

Bagikan artikel ini

FBI menciptakan tokennya sendiri, NexFundAI, untuk mengungkap penipuan di pasar mata uang kripto. Akibatnya, jaksa AS di Boston mengajukan tuntutan pidana terhadap 18 individu dan entitas, termasuk empat perusahaan mata uang kripto besar – Gotbit, ZM Quant, CLS Global, dan MyTrade – atas manipulasi pasar.

Tuduhan tersebut berasal dari penipuan yang meluas yang melibatkan manipulasi pasar dan “wash trading” yang dirancang untuk menipu investor dan meningkatkan nilai mata uang kripto. FBI diam-diam meluncurkan koin tersebut untuk menarik layanan dari perusahaan yang didakwa yang diduga berspesialisasi dalam meningkatkan volume perdagangan dan harga untuk mendapatkan keuntungan.

“FBI mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menciptakan koin dan perusahaannya sendiri untuk mengidentifikasi, mengganggu, dan membawa tersangka penipu ini ke pengadilan,” kata Jody Cohen, Agen Khusus yang Bertanggung Jawab di Divisi Boston FBI.

Tuduhan tersebut mencakup skema perdagangan palsu yang luas di mana para terdakwa secara artifisial meningkatkan nilai lebih dari 60 token, termasuk token Saitama, yang pada puncaknya memiliki kapitalisasi pasar sebesar $7.5 miliar.

Para konspirator diduga membuat klaim palsu tentang token tersebut dan menggunakan taktik menipu untuk menyesatkan investor. Setelah menaikkan harga token secara artifisial, mereka kemudian menguangkan harga yang dinaikkan tersebut, menipu investor dalam skema klasik “pump and dump”.

Perusahaan cryptocurrency juga diduga mempekerjakan pembuat pasar seperti ZM Quant dan Gotbit untuk melakukan perdagangan besar ini. Perusahaan-perusahaan ini akan menggunakan banyak dompet untuk melakukan transaksi palsu, menyembunyikan sifat sebenarnya dari aktivitas tersebut sekaligus menciptakan volume perdagangan palsu untuk membuat token lebih menarik bagi investor.

Seorang karyawan di ZM Quant menggambarkan praktik ini sebagai cara untuk “membuat pembeli lain kehilangan uang demi mendapatkan keuntungan.”

Pihak berwenang menyita lebih dari $25 juta mata uang kripto dan menonaktifkan beberapa bot perdagangan yang bertanggung jawab atas perdagangan cucian senilai jutaan dolar. Beberapa terdakwa telah mengaku bersalah atau setuju untuk mengaku bersalah, dan yang lainnya telah ditangkap di Amerika Serikat, Inggris dan Portugal.

Asisten Jaksa AS Joshua Levy menekankan bahwa wash trading telah lama dilarang di pasar keuangan tradisional, dan aturan yang sama kini berlaku untuk industri mata uang kripto. Operasi tersebut, yang dijuluki Operation Token Mirror, merupakan langkah penting dalam memerangi penipuan di ruang aset digital yang berkembang pesat.

Terdakwa dianggap tidak bersalah sampai terbukti bersalah dan menghadapi hukuman berat, termasuk hingga 20 tahun penjara atas tuduhan manipulasi pasar dan penipuan kawat. Kasus ini mengingatkan kita akan risiko pasar mata uang kripto dan pentingnya uji tuntas saat berinvestasi dalam aset digital.

Bagikan artikel ini

bitcoin to idr



bitcoin hari ini

bitcoin ke rupiah, harga bitcoin hari ini, 1 bitcoin
, mining bitcoin, bitcoin to usd, bitcoin indonesia, cara mendapatkan bitcoin, bitcoin news, bitcoin usd, cara main bitcoin, bitcoin indodax

#FBI #menciptakan #token #kripto #untuk #menangkap #penipu #dalam #kasus #manipulasi #pasar #bersejarah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *