IRS Merilis Tabel Pajak Cryptocurrency yang Diperbarui: Inilah Yang Perlu Anda Ketahui – Beragampengetahuan
Pedagang dan investor mata uang kripto harus melaporkan semua aktivitas perdagangan yang melibatkan aset digital setelah Internal Revenue Service (IRS) AS meluncurkan draf pembaruan pada formulir pajak mata uang kripto 1099-DA. Undang-undang yang diperbarui, yang akan mulai berlaku pada tahun 2026, menyederhanakan pelaporan pajak dan mengatasi masalah privasi yang diangkat dalam rancangan sebelumnya.
Contents
Ikhtisar Formulir Pajak Mata Uang Kripto 1099-DA
Formulir 1099-DA sangat penting bagi investor mata uang kripto yang berurusan dengan broker, terutama bursa terpusat seperti Coinbase dan Kraken. Formulir tersebut akan menjadi alat utama untuk melaporkan peristiwa kena pajak terkait pertukaran dan penjualan aset digital.
IRS menyadari bahwa seiring pertumbuhan pasar mata uang kripto, prosedur pelaporan harus disederhanakan. Akibatnya, IRS baru-baru ini merilis versi draf Formulir 1099-DA yang diperbarui.

Penyesuaian ini dimaksudkan untuk memastikan wajib pajak mematuhi kewajiban perpajakan terkait aset digital. Hal ini juga memecahkan masalah privasi dan meringankan beban administratif mereka. Formulir yang direvisi ini merupakan bagian dari struktur peraturan yang lebih besar yang dibuat oleh IRS untuk meninjau transaksi terkait mata uang kripto.
Perubahan utama
Salah satu perubahan paling signifikan pada versi terbaru Formulir 1099-DA adalah penghapusan persyaratan bagi investor untuk mengirimkan alamat dompet dan detail transaksi. Versi awal menuai kritik keras dari komunitas kripto karena memerlukan informasi dalam jumlah besar dan dapat membocorkan data sensitif.
Perubahan signifikan lainnya adalah penghapusan persyaratan untuk menyertakan jam perdagangan. Selain itu, informasi yang kurang sensitif perlu diberikan, hanya tanggal transaksi.
Modifikasi ini memenuhi persyaratan IRS untuk pelaporan pajak yang akurat sekaligus menyederhanakan dan membuat proses pelaporan tidak terlalu mengganggu wajib pajak. Selain itu, draf yang direvisi menghapus bagian yang mengharuskan pelapor untuk mengidentifikasi broker yang melakukan transaksi.
Pedoman Pelaporan Pajak Mata Uang Kripto IRS yang Direvisi
Beberapa bulan yang lalu, peraturan mengenai persyaratan pelaporan untuk broker mata uang kripto telah diselesaikan. Namun, badan pajak tersebut mengatakan bahwa standar yang ada tidak mencakup broker yang terdesentralisasi dan non-kustodian; oleh karena itu, mereka akan mengeluarkan lebih banyak peraturan sebelum akhir tahun ini;
IRS bertujuan untuk menyederhanakan pelaporan pajak atas aset digital, dan salah satu langkah menuju tujuan tersebut adalah pengenalan Formulir 1099-DA. Selain itu, formulir baru ini dirancang untuk membantu wajib pajak menavigasi kompleksitas pelaporan pajak aset digital.
Mulai tahun pajak 2025, IRS akan menyediakan cara yang disederhanakan untuk melaporkan keuntungan dan kerugian aset digital untuk membantu pembayar pajak memenuhi kewajiban perpajakannya. Oleh karena itu, IRS menetapkan periode komentar selama 30 hari bagi publik untuk mengomentari usulan 1099-DA untuk memastikan bahwa usulan tersebut memenuhi kebutuhan pembayar pajak dan pemangku kepentingan lainnya.

Konteks Global Pajak Kripto
Langkah IRS untuk mengontrol dan mengenakan pajak pada aset digital adalah bagian dari tren global yang lebih besar seiring dengan semakin sadarnya negara-negara akan pentingnya mengenakan pajak atas kepemilikan Bitcoin. Misalnya, Brasil telah mengusulkan undang-undang yang akan berlaku pada 1 Januari 2024, yang mengenakan pajak atas pendapatan mata uang kripto warga negara Brasil yang disimpan di luar negeri dengan tarif maksimum 15%.
Seperti beberapa negara lain, India memiliki undang-undang perpajakan yang ketat untuk transaksi mata uang kripto, seperti pajak 1% yang dipotong pada sumbernya (TDS) untuk semua transaksi dan pajak keuntungan sebesar 30%. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya negara yang lebih besar untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pasar aset digital yang berkembang pesat.
Selain itu, Inggris mendesak pemegang aset digital untuk mengungkapkan pajak yang belum dibayar untuk menghindari masalah. Di Eropa, lingkungan peraturan untuk perpajakan mata uang kripto juga berkembang.
Perlu dicatat bahwa CEO Tether Paolo Ardoino menyatakan keprihatinannya tentang persyaratan ketat pasar baru UE untuk aset kripto (MiCA) untuk mengelola stablecoin di wilayah tersebut. Salah satu aspek utama MiCA adalah persyaratan bahwa 60% cadangan stablecoin disimpan di rekening bank UE.
Ardoino menilai persyaratan tersebut akan membawa risiko sistemik pada industri perbankan. Hal ini sangat meresahkan mengingat bencana perbankan yang terjadi baru-baru ini, seperti runtuhnya Silicon Valley Bank pada tahun 2023. Dia juga mengemukakan pemisahan USDC dari dolar AS sebagai bukti bahwa prosedur yang diperlukan untuk cadangan stablecoin tidak seaman yang direncanakan.
bitcoin to idr
bitcoin hari ini
bitcoin ke rupiah, harga bitcoin hari ini, 1 bitcoin
, mining bitcoin, bitcoin to usd, bitcoin indonesia, cara mendapatkan bitcoin, bitcoin news, bitcoin usd, cara main bitcoin, bitcoin indodax
#IRS #Merilis #Tabel #Pajak #Cryptocurrency #yang #Diperbarui #Inilah #Yang #Perlu #Anda #Ketahui