Klasifikasi Dan Ciri-Ciri Cacing Tanah – Beragampengetahuan.com
9 mins read

Klasifikasi Dan Ciri-Ciri Cacing Tanah – Beragampengetahuan.com

dewatani.net – klasifikasi cacing tanah

Cacing tanah merupakan hewan dari filum Annelida, kelas Oligochaeta. Berikut nama ilmiah dan klasifikasi cacing tanah.

Kerajaan: Hewan

Film: Annelida

Kelas: Kultilata

Subordo: Oligochaeta

Ordo: Haplotaksida

Keluarga: Lumbricidae

Marga: Lambricus

Spesies: Lumbricus terrestris

Cacing tanah termasuk dalam kelompok invertebrata yaitu organisme yang tidak memiliki tulang. Meski tidak memiliki tulang, cacing tanah dapat bergerak menggunakan otot-otot di sekitar tubuhnya atau bulu-bulu halus yang tidak terlihat oleh mata.

Cacing tanah tidak memiliki mata, telinga, dan anggota badan, tetapi mulutnya dilindungi oleh prastomium, ruas, klitelum, dan anus. Cacing tanah merupakan kelompok hewan saprofit, sehingga mereka memakan makanan organik yang berbeda dalam tahap pembusukan yang berbeda.

Residu organik tersebut dapat berupa sisa pertanian, peternakan, sisa tanaman, sampah organik dan lain-lain. Selain itu cacing tanah juga memakan tanah, mikroba, bakteri dan protozoa.

Cacing tanah selama hidupnya hidup di dalam tanah, tubuhnya selalu ditutupi oleh lapisan lendir sehingga membuatnya licin, fungsi dari lendir ini adalah untuk mencegah agar tidak mengganggu masalah pada tanah dan mencegah tertinggalnya zat-zat kimia di dalam tanah. . tubuh mereka.

Cacing tanah secara fisik berbentuk seperti kandung kemih memanjang yang berisi air. Karena kulit mempunyai otot, maka ia mempunyai kemampuan untuk meregang, mengeras dan mengendur, atau mengubah bentuk tubuh, misalnya diperbolehkan membuat lubang di tanah untuk kelangsungan hidup dan reproduksi.

Cacing tanah bernapas melalui kulitnya. Di atas kulit terdapat lapisan yang disebut kutikula. Di bawah mata kaki terdapat pembuluh darah yang mengambil oksigen langsung dari udara dengan cara melepaskan karbon dioksida ke udara, kemudian oksigen dari udara tersebut didistribusikan ke seluruh tubuh.

Cacing tanah mempunyai sistem pencernaan yang belum sempurna, sehingga cacing tanah membutuhkan bantuan bakteri untuk mencerna kandungan makanannya. Jika tidak ada aktivitas bakteri pada makanan maka cacing tanah tidak akan makan cukup dan kemudian mati.

Namun jika makanan tersebut terlalu asam dan terlalu banyak mengandung aktivitas bakteri maka akan menyebabkan peradangan pada cache cacing tanah dan pada akhirnya menyebabkan kematian cacing tersebut. Selain itu, kondisi lingkungan dan makanan yang sangat basah dapat menyebabkan proses serupa dengan dehidrasi pada tubuh cacing tanah.

Pembahasan tentang klasifikasi cacing tanah. Semoga bermanfaat bagi pembaca…

Informasi Seputar Pengetahuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *