Korea bertujuan untuk mempromosikan 3.000 perusahaan untuk mengekspor $1 juta pada tahun 2027 – beragampengetahuan

 – Beragampengetahuan
4 mins read

Korea bertujuan untuk mempromosikan 3.000 perusahaan untuk mengekspor $1 juta pada tahun 2027 – beragampengetahuan – Beragampengetahuan

Untuk memperkuat kehadiran usaha kecil dan menengah (UKM) dan usaha patungan di tingkat internasional, Kementerian Usaha Kecil dan Menengah dan Startup Korea mengumumkan langkah-langkah ambisius untuk mendorong 3.000 perusahaan startup untuk mencapai ekspor masing-masing sebesar USD 1 juta pada tahun 2027 inisiatif terungkap pada momen penting. berkumpul di Kantor Polaris di distrik Guro-gu Seoul pada pagi hari tanggal 8.

Pengumuman ini merupakan respons terhadap perubahan dinamis dalam lingkungan perdagangan global, yang bertujuan untuk memberdayakan UKM dan usaha untuk menjadi pemimpin dalam lanskap kompetitif global.

Usaha kecil dan menengah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Korea, dengan pendapatan 17,2 kali lebih besar dan lapangan kerja 5,1 kali lebih banyak dibandingkan rata-rata industri. Meski begitu, volume ekspor relatif stagnan selama dekade terakhir, berkisar sekitar $110 miliar per tahun, dengan sekitar 94.000 perusahaan mengekspor setiap tahunnya. Tantangan seperti proteksionisme dan peraturan ekspor yang terus berkembang telah menciptakan hambatan yang harus dihadapi oleh entitas-entitas ini.

Strategi komprehensif: “Langkah-langkah untuk mendukung globalisasi usaha kecil dan menengah”

Strategi yang diterbitkan, yang diberi judul “Langkah-langkah untuk mendukung globalisasi usaha kecil dan menengah serta usaha patungan”, menguraikan pendekatan komprehensif yang mencakup tiga perspektif inti: memperluas, menghubungkan, dan menciptakan kinerja. Empat strategi utama yang mendasari strategi ini: ‘Melampaui mengekspor ke luar negeri’, ‘Melampaui mengekspor ke masa depan’ dan ‘Satu tim Korea’.

Fokus dari rencana tersebut adalah membina 1.000 perusahaan dalam negeri yang inovatif untuk menjadi eksportir pada tahun 2027. Upaya ini akan fokus pada mengidentifikasi dan membina perusahaan-perusahaan dengan produk yang menjanjikan, yang mampu menegaskan daya saing di pasar global. Selain itu, 3.000 perusahaan ditargetkan dapat mencapai omset ekspor sebesar 1 juta USD dalam jangka waktu yang sama.

Mekanisme dukungan dasar mencakup penerapan sistem ‘dokter ekspor’ untuk memberikan dukungan khusus selama proses ekspor, program peningkatan skala untuk perusahaan ekspor yang berkembang pesat, dan memperluas dukungan ekspor untuk perusahaan jasa teknologi hingga 15% pada tahun 2030.

Menteri Usaha Kecil dan Menengah & Startup Oh Young-joo menekankan: “Secara khusus, kami menetapkan strategi ekspor dengan menggunakan tim ahli untuk dapat mengekspor teknologi dan produk yang diakui di pasar domestik, sertifikat pengoperasian dalam bahasa Inggris dapat digunakan sebagai referensi. , temukan pembeli dan kirim delegasi K-Innovation langsung ke pasar dan jaringan lokal.”

Memelihara perusahaan dalam negeri untuk meningkatkan daya saing global

Selain itu, Kementerian juga sedang bersiap untuk memperluas cakupan dukungan di luar ekspor, dengan rencana untuk memperkenalkan voucher yang didedikasikan untuk memperluas ke luar negeri dan memanfaatkan potensi pelajar asing melalui ‘K-Project Ekspor Warrior 1.000’.

Program peningkatan juga akan dilakukan bagi perusahaan ekspor dengan pertumbuhan tinggi yang teknologi dan inovasinya diakui di pasar dan ekspornya terlayani dengan baik. berkembang pesat. Menteri Oh menegaskan: “Ke depannya, kami akan bekerja sama untuk memastikan bahwa hal ini dapat memberikan hasil yang praktis melalui dukungan yang dekat, dapat disesuaikan, dan fleksibel yang mencerminkan kebutuhan nyata lahan”.

Kebijakan-kebijakan ini mencerminkan perluasan dan reorganisasi yang signifikan dalam kerangka dukungan ekspor untuk usaha patungan skala kecil dan menengah. Dengan mengalihkan fokus dari ‘produk’ dan ‘ekspor’ ke ‘teknologi’ dan ‘ekspansi ke luar negeri’, Kementerian bertujuan untuk memenuhi kebutuhan yang muncul seperti ekspor jasa dan teknologi. Melalui reformasi ini, Kementerian berharap dapat mendorong 1.000 perusahaan inovatif dalam negeri menjadi eksportir pada tahun 2027 dan mendorong 3.000 perusahaan untuk mencapai omset ekspor sebesar 1 juta USD.

Peningkatan dukungan bagi perusahaan-perusahaan yang mengekspor jasa teknologi menjadi prioritas mengingat pertumbuhan eksponensial mereka selama dekade terakhir. Untuk mencapai tujuan ini, Kementerian sudah diatur menetapkan peta jalan terpisah pada tahun 2025 untuk memenuhi kebutuhan khusus eksportir jasa teknologi, yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat dukungan ekspor bagi perusahaan-perusahaan ini menjadi 15% pada tahun 2030.

“Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen kami untuk mendorong hasil nyata melalui upaya kolaboratif dan mekanisme dukungan adaptasi,” tutup Menteri Oh. Kami berdedikasi untuk mendorong usaha kecil dan menengah Korea menuju pertumbuhan berkelanjutan di arena global.”

Ikuti berita terbaru di ekosistem startup Korea dan ikuti kami LinkedIn, FacebookDan Twitter untuk pembaruan lebih lanjut dan wawasan menarik.

Apa pendapat Anda?

+1

0

menyumbangkan

+1

0

Tepuk

+1

0

Tepuk

+1

0

Semangat

+1

0

Ya ampun

+1

0

Tepuk

+1

0



Berita Terkini Ekonomi Korea Selatan

berita artis korea, berita korea, berita terbaru artis korea, berita terbaru korea, berita korea selatan hari ini, berita korea selatan, berita trending di korea, berita korea hari ini

#Korea #bertujuan #untuk #mempromosikan #perusahaan #untuk #mengekspor #juta #pada #tahun #beragampengetahuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *