Laporan tersebut menyoroti rasa frustrasi di kalangan profesional real estat dan jasa pindahan rumah – Beragampengetahuan
Landmark Intelligence Group telah meluncurkan laporan penelitian baru yang mengungkapkan rasa frustrasi yang signifikan di kalangan operator rumah, serta tantangan utama yang lebih luas yang dihadapi para profesional properti.
Temuan ini mengungkapkan rasa frustrasi yang terus berlanjut akibat penundaan transaksi, komunikasi yang buruk, dan kebutuhan akan teknologi yang lebih baik – yang semuanya terus menghambat efisiensi proses pembelian rumah.
Laporan tersebut mencakup 500 orang yang memindahkan rumah, serta mewawancarai 100 agen properti, 100 pengangkut barang, 65 surveyor, dan 46 pemberi pinjaman hipotek. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa para profesional real estat, rata-rata, menghabiskan hampir setengah hari kerja mereka untuk mengejar atau mengejar pembaruan transaksi, dengan agen properti melaporkan persentase tertinggi sebesar 55%, diikuti oleh pengangkut barang sebesar 43%, pemberi pinjaman sebesar 32%, dan surveyor sebesar 22. %.
Secara keseluruhan, semua kelompok menekankan pentingnya digitalisasi proses dan mengurangi waktu transaksi sebagai kunci untuk meningkatkan produktivitas. Lebih dari 40% agen properti, pemberi pinjaman, pengangkut barang dan surveyor menyadari perlunya waktu transaksi yang lebih cepat, dan pengangkut barang (55%) dan pemberi pinjaman (50%) secara khusus melihat hal ini sebagai hambatan terhadap produktivitas.
Selain itu, sebagian besar (lebih dari 40%) dari semua kelompok mengidentifikasi digitalisasi sebagai kunci untuk meningkatkan efisiensi, dengan pemberi pinjaman (67%) dan surveyor (51%) menunjukkan kebutuhan yang paling jelas.
Waktu transaksi rata-rata saat ini memakan waktu sekitar 17 minggu – jauh melebihi perkiraan operator perumahan sebesar 8,5 minggu – dan hal ini menyoroti semakin mendesaknya perubahan dalam industri untuk memenuhi ekspektasi konsumen dan meningkatkan produktivitas di seluruh industri.
Temuan laporan utama yang berdampak pada operator rumah meliputi:
- Kekhawatiran tentang waktu penyelesaian: Para pelaku pindahan rumah semakin mengkhawatirkan penundaan transaksi, dan 30% menyatakan hal ini sebagai kekhawatiran terbesar mereka. Jangka waktu ideal dari penerimaan penawaran hingga penyelesaian adalah 8,5 minggu, namun kenyataannya mendekati 17 minggu menurut data pencapaian transaksi Landmark. Dalam lima tahun ke depan, konsumen ingin proses ini selesai dalam tujuh minggu, hal ini mencerminkan rasa frustrasi yang semakin besar terhadap sistem yang ada saat ini.
- Kesadaran akan perubahan iklim: Operator rumah semakin khawatir terhadap risiko terkait iklim, dengan 86% khawatir mengenai dampak perubahan iklim terhadap nilai properti dan kelayakan huni. Kekhawatiran utama mencakup kinerja energi, masalah perencanaan daerah dan lahan yang terkontaminasi, dimana lebih dari separuh (58%) mengatakan mereka akan menarik tawaran mereka jika laporan perubahan iklim menimbulkan tanda bahaya.
- Prakiraan teknologi: Konsumen menuntut solusi teknologi yang lebih baik, dengan 46% dari para pelaku pindahan rumah mengatakan bahwa portal web atau aplikasi seluler akan meningkatkan pengalaman membeli atau menjual mereka secara signifikan. Hal ini sejalan dengan tren industri yang memandang teknologi sebagai kunci untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi beban administratif.
- Keinginan untuk berinvestasi dalam keberlanjutan: 92% dari mereka yang pindah rumah mengatakan bahwa mereka bersedia berinvestasi dalam perbaikan rumah mereka yang berkelanjutan dan hemat energi, namun banyak yang menunggu hibah dari pemerintah, sehingga hal ini menunjukkan adanya hambatan besar dalam mengambil tindakan.
Simon Brown, CEO Landmark Intelligence Group, mengatakan: “Penelitian terbaru kami menyoroti kesulitan besar yang dihadapi operator rumahan di pasar saat ini, dengan waktu transaksi dan gangguan komunikasi yang terus menciptakan hambatan besar mengejutkan – operator rumah menginginkan Proses ini akan selesai dalam 8,5 minggu, namun kenyataannya jauh lebih lambat, yaitu rata-rata 17 minggu.
“Data ini juga menyoroti masalah penting: para profesional real estat menghabiskan sebagian besar hari kerja mereka untuk mengejar atau mengejar pembaruan – bahkan, sebesar 38%. Hal ini menyoroti perlunya industri untuk menyederhanakan proses dan mendorong kolaborasi dengan cara-cara baru upaya untuk memenuhi ekspektasi konsumen.” Meningkatkan efisiensi tidak hanya berarti meningkatkan pengalaman pelanggan, namun juga menciptakan pasar perumahan yang lebih tangguh dan lebih mampu menahan fluktuasi ekonomi.
Contents
bisnis properti
bisnis properti 2023
bisnis properti, contoh bisnis properti, bisnis konstruksi dan properti, bisnis properti pemula, belajar bisnis properti, bisnis properti tanpa modal, keuntungan bisnis properti, berita bisnis properti, memulai bisnis properti
#Laporan #tersebut #menyoroti #rasa #frustrasi #kalangan #profesional #real #estat #dan #jasa #pindahan #rumah