Manfaat Pemangkasan Pada Tanaman | Dewi Tani

dewitani.com – Kelebihan pemangkasan tanaman – tidak hanya mempercantik dan menyelaraskan bentuk tanaman, tetapi pada dasarnya pemangkasan merupakan upaya pemeliharaan yang menunjukkan beberapa keunggulan atau arah.

Jika kita ingin mempertahankan kenampakan alami tanaman yang bersangkutan dengan cara mengontrol dan mengarahkan perkembangannya, maka dilakukan pemotongan yang disengaja. Hal ini dapat terjadi jika beberapa tanaman memiliki kesempatan yang lebih kecil untuk mendapatkan sinar matahari, karena misalnya terhalang oleh dinding.

Dengan cara ini, sisi tanaman yang mendapat cukup sinar matahari akan tumbuh lebih cepat, dan bentuk awal kepala tanaman akan mulai tidak beraturan. Ketika ini terjadi, tanaman masih perlu dipotong ke bentuk yang diinginkan.

Pemangkasan juga bisa dilakukan karena kita ingin bentuk tanaman berbeda dengan bentuk aslinya. Praktek ini dikenal sebagai topiary. Topiary adalah seni memotong tanaman yang lahir di Eropa pada abad ke-14.

Tanaman pucuk umumnya dilakukan hanya setelah tumbuh hingga ketinggian tertentu. Jika masih muda, kecuali batang uniknya belum tumbuh, ranting dan daunnya tidak cukup panjang untuk bekerja.

Dimungkinkan juga untuk memangkas karena kita membutuhkan ketinggian tertentu. Katakanlah kita ingin mangga ditanam tidak lebih tinggi. Karena itu, sejak penanaman, cabang dan cabang semak khusus tanaman mangga selalu dipotong. Dengan cara ini, tinggi tanaman akan sama dengan yang diinginkan.

Mendorong pertumbuhan bunga dan buah.Di alam, cabang atau dahan tanaman memiliki ciri-ciri bertahan hidup apabila dirusak dengan sengaja (dipotong/dipotong). Hal ini dapat dilihat pada tumbuhan seperti pandan bali, kamboja, mangkok kaca dan kuning.

Setelah dipotong/dipotong, segera menghasilkan banyak cabang (cabang) dan bunga dan kemudian banyak buah di area yang dipotong. Dari sini, contohnya adalah mungkin: satu binasa, seribu tumbuh.

Menyelamatkan Tanaman Tanpa Diinginkan, terkadang tanaman favorit kita bisa menjadi sumber penyebaran ke tanaman lain. Masalah hama seperti kutu, ulat, siput, semut, dan belalang yang suka menyerang dan memakan daun, batang, bunga, bahkan akar tanaman bisa diatasi dengan insektisida.

Namun jika tanaman terkena penyakit jamur, virus atau bakteri, tidak perlu ragu untuk memangkas/memangkas bagian yang terkena penyakit agar tidak menyebar ke tanaman lain. Jika perlu memotong dari pangkal cabang, tinggalkan batang utama.

Pemberian makan dan perawatan Cabang dan cabang yang rusak atau mati harus dipotong. Namun ada kalanya perlu lebih berani dengan memotong beberapa bagian tanaman yang sehat, sehingga udara, sinar matahari, air atau hujan dapat menembus semua aspek subjek. Pemangkasan ini membantu pertumbuhan tanaman menjadi sehat dan subur.

Masalah hama atau penyakit biasanya menyerang ruangan judul yang kotor (akibat debu), basah dan gelap (akibat kemacetan). Secara khusus, spora jamur mudah menyerang cabang dan cabang yang basah dan lembab. Selain menyelamatkan tanaman, pemangkasan juga memungkinkan beberapa tanaman di bawahnya tetap mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Perpanjang umur dengan meregenerasi tanaman yang dibiarkan tumbuh secara alami, sementara pada saat yang sama mereka mungkin mengalami kekurangan nutrisi. Distribusi unsur hara dari tanah ke seluruh bagian tanaman melambat, karena bergerak terlalu jauh dari tanah. Penguapan air daun tinggi, terutama jika tidak disiram dengan baik.

Daunnya dikurangi dengan pemangkasan. Demikian pula, air daun tidak cepat menguap. Oleh karena itu, pemangkasan merupakan upaya regeneratif untuk memperpanjang umur tanaman, terutama pada tanaman yang membutuhkan tinggi.

Contents

Tujuan pemangkasan pada tanaman

Ada berbagai jenis pemangkasan yang biasa dilakukan pada tanaman. Setiap potongan memiliki arah yang berbeda.

1) Pemangkasan bentuk

Pemangkasan bentuk bertujuan untuk membangun rangka pohon agar tanaman tidak terlalu tinggi, menghasilkan cabang yang kuat, letaknya teratur, arah meluas dan efektif. Dengan cara ini, mudah untuk merawat dan memilih buah.

2) Perawatan pemangkasan

Tujuan perawatan pangkas adalah untuk mengontrol pertumbuhan cabang untuk mengurangi tutupan pohon agar tanaman mendapat cukup sinar matahari.
Dengan cara ini, tanaman dapat terbebas dari kelembaban dan tanaman dapat terlindungi dari serangan jamur yang dikenal sebagai sumber penyakit.

3) Peremajaan tanaman

Pemangkasan regeneratif bertujuan untuk mengganti tajuk tanaman yang lama dengan tajuk yang baru, muda dan produktif. Pemangkasan peremajaan dilakukan pada dahan atau dahan tanaman yang sudah tua, tidak berbuah dan belum pasti judulnya.

Informasi Seputar Pengetahuan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *