Mengapa film horor merajai box office Indonesia – Beragampengetahuan
Foto dari Canva.
2022 adalah tahun teratas di box office Indonesia. Dengan pandemi di kaca spion, penonton bioskop berbondong-bondong kembali ke bioskop dan mendorong penjualan tiket film domestik ke rekor tertinggi 54 juta.
Banyak dari ini adalah hit besar KKN di Kampung Penari (Kerja lapangan di desa penari), sebuah film horor tentang sekelompok siswa di desa terpencil yang dibuat gila oleh hantu. Dalam pemutaran pertamanya, film ini menjual 9,2 juta tiket, memecahkan rekor sebelumnya hampir 3 juta. Horor sekali lagi akan menduduki puncak box office pada tahun 2023 Sewu Dino (Seribu hari), dari pabrikan yang sama dengan KKKakuntansi untuk hampir 5 juta penjualan tiket.
KKN di Kampung Penari diuntungkan oleh keadaan yang unik. Itu berdasarkan kisah viral Twitter yang telah beredar di Indonesia selama beberapa tahun, jadi sudah banyak pemasaran pra-rilis dan dari mulut ke mulut. Pelonggaran pembatasan pandemi juga menciptakan banyak permintaan yang terpendam saat film tersebut tayang di bioskop.
Tapi penjelasan paling sederhana untuk KKKKesuksesan film horor sangat populer di Indonesia dan beresonansi dengan penonton. Film Indonesia terlaris kedua tahun 2022 adalah film horor Budak Setan 2: Perjamuan (Budak Setan 2: Perjamuan), Lanjutan pemuja setanpengundian box office produksi lokal nomor satu tahun 2017.
Salah satu alasan genre horor memiliki daya tahan yang kuat di Indonesia adalah karena umumnya menceritakan kisah-kisah yang akrab bagi penonton lokal. Keyakinan akan hal yang halus dan tak terlihat dijunjung tinggi di Indonesia, dan film-film horor ini menciptakan pengalaman mendalami mitologi lokal dan pengetahuan yang tidak mudah ditemukan di luar wilayah tersebut. Penonton bioskop di Indonesia cenderung menyukai film-film semacam itu karena disesuaikan dengan selera dan cerita lokal yang tumbuh bersama orang-orang di sini.
2017 pemuja setanremake hebat dari kultus klasik tahun 80-an oleh sutradara Joko Anwar, adalah tentang pokong, semacam semangat Jawa yang didasarkan pada praktik penguburan Islam yang tidak dikenal oleh sebagian besar khalayak Barat. Film lokal terlaris kedua tahun 2018, Suzzanna: Bernapaslah ke dalam kubur (Bernapaslah dari kubur), berkisah tentang seorang ratu teriakan Indonesia yang berubah menjadi a sundell beronggasemangat spesifik regional lainnya.
Sementara horor lokal sangat populer di kalangan penonton, mengadaptasi genre lain ke pasar Indonesia terbukti sulit. Perusahaan buku komik Indonesia Bumilangit baru-baru ini bermitra dengan Screenplay Films untuk meluncurkan franchise superhero buatan sendiri yang meniru dunia film DC dan Marvel. Gundaladisutradarai oleh Joko Anwar, mulai meletakkan dasar pada tahun 2019. Joko Anwar adalah salah satu pembuat film paling berbakat di Indonesia Gundala adalah entri pertama yang bagus di alam semesta sinematik terencana.
Tetapi tanggapan penonton tidak begitu baik, dengan 1,7 juta tiket terjual untuk film tersebut. Mengingat biaya produksi proyek yang signifikan, studio mungkin mengharapkan penerimaan yang lebih antusias. Film kedua dalam waralaba, Sri Asih, dirilis pada tahun 2022 dan terjual kurang dari 600.000 tiket. Sementara film Bumilangit didasarkan pada karakter kartun Indonesia dan Bumilangit telah ada sejak lama, mereka tidak memiliki resonansi budaya atau daya tarik komersial dari film horor ceroboh tentang seorang sundell berongga atau pokong.
Biaya juga merupakan faktor. Menurut laporan media, KKN di Kampung Penari biaya pembuatannya setengahnya Gundala, tetapi menjual tiket lima kali lebih banyak. Jika produser tahu bahwa mereka dapat membuat film horor beranggaran rendah dan penonton akan muncul, mereka cenderung tidak akan bereksperimen dengan gaya dan genre yang lebih berani dan lebih inovatif.
Pada tahun 2020, analis industri Talk Box Office menerbitkan wawancara dengan Upi, direktur Sri Asih yang mengatakan tentang dominasi horor di box office: “Saya berharap lebih banyak film bergenre diproduksi di Indonesia, dan dengan tingkat variasi yang lebih besar. Saat ini sebagian besar horor, dan itu pada dasarnya menceritakan kisah yang sama berulang kali. Saya menantikan thriller psikologis, thriller kriminal, thriller investigasi, dan banyak lagi. Dan saya berharap produser akan terbuka untuk genre dan ide cerita seperti itu.”
Ini adalah kritik yang valid. Ada ruang untuk versi genre yang inovatif dan dibuat dengan baik, seperti pemuja setan. Tapi intinya adalah horor laku, yang penting mengingat peningkatan daya beli mendorong semakin banyak orang di Indonesia ke bioskop setiap tahun. Salah satu jaringan bioskop terbesar di negara itu, CGV, mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 271% pada tahun 2022 karena penonton bioskop mulai kembali ke bioskop dengan sungguh-sungguh. Pemimpin industri Cinema 21 merencanakan IPO tahun ini yang diperkirakan akan mengumpulkan $1 miliar.
Saat orang Indonesia pergi ke bioskop, biasanya mereka dihadapkan pada pilihan antara produksi lokal atau impor luar negeri, seperti blockbuster laga atau film superhero. Bioskop adalah bisnis yang sedang berkembang di Indonesia, dan cerita horor sedang ditayangkan untuk saat ini kuntilanak, pokong, tuyul, Wow kotoran dan semua jenis ghoul, ghoul, dan monster lokal memiliki peluang nyata untuk melampaui blockbuster asing di minggu tertentu.
Dan itu berarti produser dan rumah film, baik atau buruk, akan terus menghadirkan horor ke layar di masa mendatang.
Contents
indonesian podcast
aplikasi podcast
podcast, podcast adalah, apa itu podcast, google podcast, arti podcast, podcast artinya, logo podcast, podcast spotify, background podcast, beragampengetahuan podcast, studio podcast
, cara membuat podcast di spotify
#Mengapa #film #horor #merajai #box #office #Indonesia