Outlook EUR/USD: Euro mencapai tertinggi multi-bulan, mendapatkan momentum – Beragampengetahuan
Kenaikan mengesankan pasangan EUR/USD telah mendorongnya ke tertinggi multi-bulan, menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut. Lonjakan ini dapat dikaitkan dengan berbagai faktor, termasuk kerentanan dolar, pola teknis, dan narasi deflasi yang berlaku. Pelaku pasar dengan penuh semangat menganalisis pergerakan pasangan ini, mengakui pentingnya memahami pendorong utama yang membentuk prospek EUR/USD.
Contents
Kerapuhan dolar, pola teknis, dan narasi deflasi membebani prospek EUR/USD
Dolar AS yang lebih lemah telah menjadi katalis utama kenaikan EUR/USD baru-baru ini. Indeks dolar AS (DXY) turun di bawah level 100,00 yang penting secara psikologis, level tertinggi sejak April 2022. Tekanan ke bawah pada greenback menyebabkan euro lebih kuat dan mendorong pasangan ini ke tertinggi multi-bulan di sekitar angka 1,1245. Kinerja indeks dolar AS mencerminkan pengaruh kuat dari narasi deflasi pada mata uang, yang menyebabkan aksi jual dalam beberapa hari terakhir.
Keputusan dan prospek kebijakan Federal Reserve menjadi fokus karena pasar fokus pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Juli mendatang. Diharapkan pertemuan tersebut dapat menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Sementara beberapa mengharapkan Fed untuk melanjutkan siklus kenaikan suku bunga, perhatian akan tertuju pada ukuran kenaikan dan tanda-tanda jeda atau perlambatan kenaikan di masa depan. Ketua Fed Jerome Powell telah mengisyaratkan pendekatan yang lebih hati-hati karena bank sentral semakin mendekati targetnya. Namun, pelaku pasar tetap skeptis terhadap kenaikan suku bunga setelah pertemuan Juli, dengan dolar diperkirakan akan sangat sensitif terhadap rilis data ekonomi yang lemah.

Perhatian terhadap pergerakan dolar telah bergeser ke gagasan potensi “pendaratan lunak”. Istilah yang sempat menggegerkan pelaku pasar, kini menjadi perbincangan. Dengan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) di bulan Juli, prospek dolar AS tetap tidak pasti, menciptakan momen yang menarik tidak hanya untuk mata uang tetapi juga untuk pasar global secara keseluruhan.
Ke depan, beberapa peristiwa risiko akan segera terjadi, yang memengaruhi prospek pasangan mata uang EUR/USD. Rilis awal indeks sentimen konsumen Michigan dapat memberikan volatilitas pada greenback. Meskipun data penjualan ritel AS dan izin bangunan awal akan dirilis minggu depan, dampaknya terhadap prospek dolar tampaknya terbatas. Dengan demikian, indeks dolar AS dapat mengalami perjalanan yang bergelombang menjelang pertemuan FOMC karena para pedagang bereaksi terhadap data yang akan datang dan menyesuaikan posisinya.


Dari sudut pandang teknis, pasangan EUR/USD saat ini berada di level terakhirnya untuk Februari 2022, menunjukkan momentum kenaikan yang kuat. Meskipun pasangan ini telah mundur sedikit dari level tertingginya saat sesi AS mendekat, Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bahwa pasangan ini saat ini berada di wilayah overbought, menunjukkan kemungkinan pullback. Support utama ada di sekitar level 1,1200, penutupan harian dan mingguan di atas level ini akan memperkuat sentimen bullish untuk minggu depan. Selain itu, rata-rata bergerak (MA) pada grafik mingguan membentuk formasi salib emas, yang biasanya menandakan kelanjutan dari tren naik. Tren saat ini mendukung penguatan lebih lanjut untuk pasangan EUR/USD, meskipun beberapa indikator teknis memberikan sinyal beragam.

Sumber: dailyFX
Fokus pada level, dengan support di 1.1130, 1.1092 dan 1.1000 dan resistance di 1.1250, 1.1300 dan 1.1400. Perlu dicatat bahwa pedagang eceran saat ini memegang posisi pendek EUR/USD, dengan 76% pedagang memegang posisi pendek menurut data Sentimen Klien IG. Analisis kontrarian menunjukkan bahwa pullback singkat kemungkinan terjadi sebelum pasangan ini terus naik menuju angka 1,1400.
Klik di sini untuk melihat grafik harga EUR/USD langsung
Kesimpulannya
Secara keseluruhan, pasangan EUR/USD telah mengambil keuntungan dari pelemahan USD, menunjukkan momentum sisi atas yang kuat, mencapai tertinggi multi-bulan. Faktor-faktor seperti kerentanan dolar, pola teknis, dan narasi deflasi yang berlaku secara signifikan akan berdampak pada prospek pasangan ini karena para pelaku pasar bergulat dengan seluk-beluk saat ini. Dengan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dan sejumlah peristiwa risiko yang menjulang, nilai tukar EUR/USD tetap siap untuk kenaikan lebih lanjut. Trader dan investor harus memperhatikan level kunci dan indikator teknis untuk memanfaatkan peluang potensial di pasar EUR/USD yang dinamis.
Klik di sini untuk membaca artikel terbaru kami tentang prospek dolar Australia
trading forex
seputar forex
stratégie forex gagnante, forex adalah, harga emas hari ini seputar forex
, forex factory, broker forex terbaik, forex factory calendar, harga emas forex, kalender forex, robot trading forex, forex calendar, seputar forex harga emas hari ini, berita forex hari ini
#Outlook #EURUSD #Euro #mencapai #tertinggi #multibulan #mendapatkan #momentum