Profesor kedokteran Universitas Korea akan melakukan pemogokan sukarela tanpa batas waktu mulai 12 Juli

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Profesor kedokteran Universitas Korea akan melakukan pemogokan sukarela tanpa batas waktu mulai 12 Juli – Beragampengetahuan

    Profesor kedokteran Universitas Korea mengajukan pengunduran diri mereka di Rumah Sakit Anam Universitas Korea, Distrik Seongbuk, Seoul, 25 Maret.  Yonhap

Profesor kedokteran Universitas Korea menyerahkan surat pengunduran diri mereka di Rumah Sakit Anam Universitas Korea, Distrik Seongbuk, Seoul, 25 Maret. Yonhap

Profesor kedokteran di tiga rumah sakit yang berafiliasi dengan Universitas Korea pada hari Senin mengumumkan bahwa mereka akan memulai pemogokan sukarela tanpa batas waktu pada akhir bulan ini, di tengah ketegangan yang terus-menerus antara dokter dan pemerintah mengenai rencana reformasi kesehatan.

Komite darurat yang terdiri dari para profesor dan dokter senior di universitas tersebut mengumumkan pemogokan mulai 12 Juli, tidak termasuk operasional ruang gawat darurat dan unit perawatan intensif, dan Dia meminta pemerintah untuk “mengurangi tekanan pada mahasiswa kedokteran dan dokter peserta pelatihan” dan berpartisipasi dalam aksi mogok. dialog.

“Komunitas medis telah berupaya untuk memulai dialog dengan menawarkan solusi dan kompromi, namun pemerintah mengabaikan semuanya dan menyalahgunakan perintah tersebut,” kata komisi tersebut dalam sebuah pernyataan.

Pengumuman tersebut muncul setelah para profesor di Rumah Sakit Severance, Rumah Sakit Severance Gangnam, dan Rumah Sakit Severance Yongin juga mulai menangguhkan perawatan rawat jalan, operasi non-darurat, dan layanan lainnya mulai Kamis lima minggu lalu.

Dokter senior di Asan Medical Center juga diperkirakan akan melancarkan mogok kerja selama seminggu mulai Kamis.

Meskipun ada penolakan keras dari para dokter, pemerintah menyelesaikan peningkatan kuota pendaftaran untuk sekitar 1.500 siswa di sekolah kedokteran pada bulan Mei dalam upaya untuk mengatasi kekurangan dokter.

Bulan lalu, pemerintah meminta rumah sakit untuk segera menerima pengunduran diri dokter peserta pelatihan yang meninggalkan tempat kerjanya untuk memprotes reformasi kesehatan yang dilakukan pemerintah, yang tampaknya bertujuan untuk menenangkan dokter junior.

Sekitar 12.000 dokter peserta pelatihan telah berhenti sejak akhir Februari untuk memprotes peningkatan jumlah mahasiswa kedokteran. Sebagai hukuman, pemerintah memerintahkan rumah sakit untuk tidak menerima pengunduran diri dokter peserta pelatihan untuk mencegah mereka mencari pekerjaan di klinik lain.

Pekan lalu, sebuah komite yang dibentuk oleh komunitas medis untuk mengarahkan tanggapan kolektif terhadap kebuntuan selama berbulan-bulan dengan pemerintah mengenai rencana reformasi kesehatan memutuskan untuk mengadakan debat nasional pada tanggal 26 Juli mengenai reformasi kesehatan yang dilakukan pemerintah. (Yonhap)



Berita Terkini Ekonomi Korea Selatan

berita artis korea, berita korea, berita terbaru artis korea, berita terbaru korea, berita korea selatan hari ini, berita korea selatan, berita trending di korea, berita korea hari ini

#Profesor #kedokteran #Universitas #Korea #akan #melakukan #pemogokan #sukarela #tanpa #batas #waktu #mulai #Juli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *