2 mins read

Spalletti meminta Italia belajar dari kesalahan Belgia saat melawan Israel – Beragampengetahuan

Luciano Spalletti memuji semangat Italia namun memperingatkan timnya harus belajar dari kesalahan mereka saat menjamu Israel pada pertandingan UEFA Nations League hari Senin.

Italia berada di puncak grup, unggul satu poin dari Prancis, yang mengalahkan Israel 4-1 pada Kamis.

Tim asuhan Spalletti ditahan imbang 2-2 dengan Belgia pada hari yang sama, kehilangan keunggulan dua gol setelah Lorenzo Pellegrini dikeluarkan dari lapangan karena menyerang Arthur Theate.

Kesalahan itu disinggung pelatih Azzurri saat Spalleti meminta timnya menganggap hasil imbang melawan Belgia sebagai pembelajaran.

“Seluruh tim bekerja keras, berkeringat demi jersey ini, mengorbankan diri mereka sendiri,” kata mantan pelatih kepala Napoli itu pada konferensi pers, Minggu.

“Masalah yang kami pelajari dari pertandingan sebelumnya adalah bahwa dalam sepak bola, satu insiden dapat merusak hasil bagus apa pun, jadi kami harus selalu belajar dari kesalahan kami.”

Italia mengalahkan Israel 2-1 dalam pertemuan penyisihan grup pertama mereka berkat gol Davide Frattesi dan Moise Kean di Budapest.

Namun, Spalletti memperkirakan akan ada ujian berat lainnya ketika Israel ingin bangkit kembali dari kekalahannya dari Prancis terakhir kali.

“Saya tidak tahu persis siapa yang akan menjadi starter karena ini adalah pertandingan yang sangat rumit dengan banyak potensi bahaya,” tambah Spalletti sebelum mengonfirmasi Guglielmo Vicario akan menjadi starter di bawah mistar menggantikan Gianluigi Donnarumma.

“Israel adalah tim yang bisa memainkan sepak bola bagus, jadi kami harus menjaga keseimbangan dan organisasi kami. Saya harap tim kami bisa mengendalikan pertandingan.

“Israel tidak akan memiliki sikap yang sama seperti yang mereka tunjukkan terhadap kami atau terhadap Prancis, karena terkadang mereka duduk diam dan menunggu, terkadang mereka mencoba memaksa Anda.”

Gelandang Juventus Nicolo Fagioli akan berusaha untuk mendapatkan tempat sebagai starter di Udine, meskipun masih ada pertanyaan apakah ia dapat bermitra dengan Samuele Ricci dari Torino.

Spalletti melanjutkan: “Fagioli layak mendapatkan menit bermain lebih banyak dan ia telah bekerja keras, namun kali ini saya tidak akan bisa memberi Anda terlalu banyak saran mengenai skuatnya.

“Dia bisa bermain dengan Ricci, saya memberinya peran di depan pertahanan karena menurut saya itu cocok untuknya, tapi dia juga harus tahu bagaimana mengubah tempo dan arah, seperti melepaskan kemampuan untuk menandai orang dan menggunakan bola. lini tengah sebagai trampolin untuk memantulkan bola dari satu sisi ke sisi lain.”



Final Piala Dunia 2022 Argentina vs Prancis

Final Piala Dunia 2022 Argentina vs Prancis, Piala Dunia, Prediksi Argentina vs Prancis, Piala Dunia 2022, Final Piala Dunia

#Spalletti #meminta #Italia #belajar #dari #kesalahan #Belgia #saat #melawan #Israel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *