Utusan nuklir Korea Selatan memperingatkan bahwa hubungan Rusia-Korea Utara berkembang menjadi ‘kolusi penuh’ – Beragampengetahuan
Wakil Menteri Intelijen Strategis Korea Selatan Cho Koo-rae, tengah, berpose bersama para pejabat AS, Kanada, dan Jepang, di Simposium Semenanjung Korea di Ottawa, Kanada, dalam foto yang disediakan oleh Kementerian Luar Negeri Seoul, 23 Oktober. Yonhap
Kepala utusan nuklir Korea Selatan mengatakan hubungan antara Rusia dan Korea Utara sedang berkembang menjadi “kolusi skala penuh”, dan menyerukan pembangunan jaringan kerja sama yang “tidak dapat diubah” antara negara-negara yang berpikiran sama untuk menanggapi ancaman.
Cho Koo-rae, wakil menteri strategi dan intelijen di Kementerian Luar Negeri Korea Selatan yang menjabat sebagai utusan utama nuklir, menyampaikan pernyataan tersebut di Kanada pada hari Rabu (waktu setempat), menyusul konfirmasi dari Korea Selatan dan Amerika Serikat bahwa Korea Utara adalah pihak yang bertanggung jawab. mengirim pasukan untuk berperang bersama Rusia dalam perang di Ukraina.
Washington melakukan penilaian pertamanya pada hari yang sama, menegaskan bahwa Korea Utara mengirim setidaknya 3.000 tentara ke Rusia Timur awal bulan ini dan bahwa mereka mampu berpartisipasi dalam pertempuran setelah menjalani pelatihan.
Penilaian AS tersebut konsisten dengan penilaian intelijen Korea Selatan yang menyebutkan jumlah tentara Korea Utara yang diyakini telah dikirim ke Rusia setara dengan total 10.000 tentara yang akan dikerahkan pada bulan Desember.
“Hubungan ini berkembang menjadi kolusi skala penuh dan semakin meningkat, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius bagi komunitas global,” kata Mr. Cho pada simposium di Kanada.
“Kita harus menanggapi pengerahan militer Korea Utara dengan sangat serius…. Kita harus mempersiapkan semua tindakan yang mungkin dilakukan untuk melindungi perdamaian dan keamanan internasional,” katanya.
Cho berada di Ottawa untuk menghadiri forum publik-swasta yang diselenggarakan bersama oleh Kanada, Amerika Serikat dan Jepang.
Cho menyerukan pembangunan jaringan kerja sama yang kuat di antara negara-negara yang berpikiran sama untuk memastikan respons terpadu terhadap ancaman dari Korea Utara dan “pertaruhannya yang penuh petualangan.”
“Kami melihat…meningkatnya hubungan antara keamanan Atlantik dan Indo-Pasifik,” kata Cho. “Hubungan ini menggarisbawahi bahwa permasalahan Korea Utara menantang fondasi tatanan internasional saat ini.”
“Kita harus terus membangun jaringan kerja sama bilateral dan multilateral yang tidak dapat diubah untuk memperkuat respons kolektif kita,” katanya. (Yonhap)
Berita Terkini Ekonomi Korea Selatan
berita artis korea, berita korea, berita terbaru artis korea, berita terbaru korea, berita korea selatan hari ini, berita korea selatan, berita trending di korea, berita korea hari ini
#Utusan #nuklir #Korea #Selatan #memperingatkan #bahwa #hubungan #RusiaKorea #Utara #berkembang #menjadi #kolusi #penuh