Bisakah kopi tanpa kafein mengurangi gejala penarikan kafein seperti plasebo?

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Bisakah kopi tanpa kafein mengurangi gejala penarikan kafein seperti plasebo? – Beragampengetahuan

Penghentian kafein dapat menjadi tantangan besar bagi banyak orang, namun apakah meminum kopi tanpa kafein benar-benar memperbaiki gejala seperti halnya plasebo?

Sebuah studi ilmiah baru-baru ini menemukan bahwa plasebo label terbuka – di mana orang mengetahui bahwa mereka menerima plasebo – sebenarnya efektif dalam mengurangi gejala penarikan diri.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Psychology Volume 37, Issue 2 oleh Llewellyn Mills dan rekannya, mengeksplorasi potensi penggunaan kopi tanpa kafein berlabel terbuka untuk meminimalkan gejala penarikan kafein.

Dalam penelitian ini, 61 peminum kopi berat yang tidak mengonsumsi kafein selama 24 jam dibagi menjadi tiga kelompok:

Kelompok penipuan: Menerima kopi tanpa kafein tetapi disarankan mengandung kafein.

Buka grup label: Menerima kopi tanpa kafein dan diberitahu bahwa itu tanpa kafein.

Kelompok kontrol: Menerima air dan diberitahu itu air.

Peserta kemudian menilai gejala penarikan kafein mereka sebelum dan 45 menit setelah meminum minuman yang ditentukan, serta menilai ekspektasi mereka akan kelegaan dari gejala penarikan kopi, baik kopi yang mengandung kafein maupun air.

Contents

Jadi apa hasilnya?

Kelompok Open-Label secara signifikan mengurangi gejala penarikan kafein sebesar 9,5 poin.

Penurunan ini lebih kecil 8,6 poin dibandingkan Grup Fraud namun lebih besar 8,9 poin dibandingkan Grup Kontrol.

Ekspektasi penurunan penarikan pra-acak hanya dikaitkan dengan penurunan penarikan aktual di Grup Penipuan.

Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun seseorang mengetahui bahwa mereka meminum kopi tanpa kafein, mereka masih dapat mengurangi gejala penarikan diri secara signifikan.

Apa kesimpulan dari penelitian ini?

Studi tersebut menyimpulkan bahwa plasebo berlabel terbuka, seperti kopi tanpa kafein, dapat digunakan untuk penghentian kafein karena memiliki manfaat.

Namun, penipuan dengan memberi tahu kelompok tersebut bahwa mereka mengonsumsi minuman berkafein yang sebenarnya bebas kafein memiliki efek plasebo yang lebih kuat dalam mengurangi penghentian kafein.

Bagi mereka yang ingin mengurangi gejala putus kafein, memasukkan kopi tanpa kafein ke dalam rutinitas harian Anda mungkin bermanfaat.

Berikut tip kami tentang cara menangani penghentian kafein:

Mengurangi: Mulailah dengan mencampurkan kopi tanpa kafein dengan kopi biasa dan secara bertahap tingkatkan rasio tanpa kafein.

Konsumsi secara sadar: Waspadai reaksi tubuh Anda dan sesuaikan asupan Anda.

Konsistensi: Pertahankan jadwal konsumsi kopi tanpa kafein secara teratur untuk membantu tubuh Anda menyesuaikan diri dengan lancar.

Catatan: Informasi ini dimaksudkan untuk mendukung dan bukan menggantikan diskusi dengan dokter atau ahli kesehatan Anda. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda untuk mendapatkan nasihat medis dan rencana perawatan individual.

Filosofi Kopi

kopi dekat sini, kopi kenangan, kedai kopi, filosofi kopi, kopi dangdut lirik, warung kopi, kopi terdekat, kopi hitam, kopi janji jiwa, kopi

#Bisakah #kopi #tanpa #kafein #mengurangi #gejala #penarikan #kafein #seperti #plasebo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *