Samsung, LG meluncurkan produk global teratas di CES 2026 di tengah dorongan AI, tantangan dari Tiongkok – Beragampengetahuan

CEO Samsung Electronics Roh Tae-moon, kiri, dan CEO LG Electronics Lyu Jae-cheol
LAS VEGAS – CEO Samsung Electronics Roh Tae-moon dan CEO LG Electronics Lyu Jae-cheol akan melakukan debut global resmi mereka di CES 2026 minggu ini di Las Vegas, ketika kedua raksasa teknologi Korea Selatan tersebut berupaya untuk mengkonsolidasikan posisi kepemimpinan mereka di pasar TV global dan peralatan rumah tangga di tengah persaingan yang semakin ketat dari pesaing Tiongkok.
CES 2026, pameran elektronik konsumen dan IT terbesar di dunia, dijadwalkan berlangsung Selasa hingga Jumat (waktu setempat). Pengamat industri sangat memperhatikan peristiwa tersebut, karena kedua perusahaan baru-baru ini menunjuk kepemimpinan baru melalui perombakan eksekutif pada akhir tahun dan menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mempercepat transformasi berbasis kecerdasan buatan (AI) sekaligus meningkatkan keuntungan.
Menurut sumber industri, Roh akan tampil sebagai pembicara utama di acara “First Look” Samsung Electronics pada hari Minggu, dua hari sebelum CES resmi dibuka. Acara ini akan diadakan di ruang pameran independen berskala besar yang didirikan di Wynn Las Vegas, bukan di lokasi tradisional Samsung di Las Vegas Convention Center.
Ruang pameran khusus Samsung memiliki luas 4.628 meter persegi, salah satu ruang pameran swasta terbesar di CES. Perusahaan berencana untuk memperkenalkan produk dan teknologi baru, mengadakan presentasi dan forum teknologi, serta mengadakan pertemuan dengan mitra global dalam satu atap.
Di CES 2026, Samsung akan mempresentasikan visinya untuk menjadi “pendamping AI dalam kehidupan sehari-hari”. Ruang pameran akan dirancang sebagai “platform kehidupan AI,” yang menyoroti bagaimana TV, peralatan rumah tangga, dan perangkat seluler perusahaan terhubung secara mulus melalui kecerdasan buatan.
Menurut perusahaan, Samsung memutuskan untuk pindah dari pusat konvensi untuk menyediakan lingkungan yang tidak terlalu ramai dan memberikan pengalaman yang lebih baik. Mereka juga berencana untuk meningkatkan program tur berpemandu untuk membantu pengunjung lebih memahami ekosistem AI-nya.
Roh yang resmi ditunjuk sebagai CEO dan Head of Device Experience (DX) Samsung pada November lalu menekankan transformasi Samsung menjadi perusahaan yang beroperasi, tumbuh, dan bersaing melalui AI. Pengamat industri mengharapkan dia untuk menekankan strategi Samsung sebagai perusahaan berbasis AI selama debutnya di CES.
LG Electronics juga akan menarik perhatian global ketika CEO Lyu menyampaikan pidato utama di acara LG World Premiere pada hari Senin. Acara tahunan pra-CES ini menampilkan visi dan teknologi utama LG untuk tahun ini, dengan tema tahun 2026 adalah “Inovasi Bersama Anda”.
LG berencana meluncurkan robot rumah baru yang dirancang untuk membantu pekerjaan rumah tangga. Berbeda dengan robot asisten AI sebelumnya yang memiliki bentuk sederhana, model baru ini memiliki dua lengan, masing-masing dengan lima jari, sehingga dapat menggenggam dan membawa benda serta melakukan lebih banyak tugas. Robot ini juga bertindak sebagai hub rumah AI dan mendukung interaksi yang lebih kompleks, seperti merespons gerakan.
Lyu, yang dipromosikan dari kepala divisi Solusi Peralatan Rumah Tangga LG menjadi CEO pada bulan November, mengidentifikasi rumah dan robot bertenaga AI sebagai mesin pertumbuhan penting di masa depan. Dia berkomitmen untuk memanfaatkan kekuatan teknologi dan kemitraan strategis LG untuk memastikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan.
Kedua CEO tersebut menghadapi tantangan yang signifikan. Samsung terus berjuang mendapatkan keuntungan dalam bisnis peralatan rumah tangganya, sementara divisi TV LG melaporkan kerugian dalam beberapa kuartal berturut-turut. Pada saat yang sama, pabrikan Tiongkok seperti TCL dan Hisense dengan cepat memperluas pangsa pasar TV global mereka.
Menurut firma riset pasar Omdia, merek Tiongkok menguasai 31,8% pangsa pasar TV global pada kuartal ketiga tahun lalu, melampaui pangsa pasar Korea Selatan secara keseluruhan sebesar 28,5%. Samsung masih memegang posisi terdepan dengan pangsa pasar 17,9% namun gap dengan TCL semakin menyempit, sementara LG turun ke posisi ke-4.
Pada CES 2026, baik Samsung maupun LG berencana untuk melawan persaingan Tiongkok dengan meningkatkan saluran TV kelas atas mereka dengan teknologi mikro RGB, yang menggunakan LED merah, hijau, dan biru sebagai sumber cahaya untuk menghasilkan reproduksi warna dan kontrol kecerahan yang lebih presisi.
Analis industri mengatakan CES 2026 akan menjadi ujian penting bagi Roh dan Lyu, menandai tidak hanya penampilan pertama mereka sebagai CEO di panggung global tetapi juga awal dari kepemimpinan mereka dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dan perubahan teknologi yang pesat.
Berita Terkini Ekonomi Korea Selatan
berita artis korea, berita korea, berita terbaru artis korea, berita terbaru korea, berita korea selatan hari ini, berita korea selatan, berita trending di korea, berita korea hari ini
#Samsung #meluncurkan #produk #global #teratas #CES #tengah #dorongan #tantangan #dari #Tiongkok