Glitter berputar-putar di sekitar Pulau Jeju

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Glitter berputar-putar di sekitar Pulau Jeju – Beragampengetahuan

Titik tertinggi di Korea Selatan tidak terletak di Pegunungan Taebaek yang membentang di sepanjang pantai timur negara tersebut. Namun ditemukan di puncak gunung berapi di Pulau Jeju. Sekitar 100 kilometer (60 mil) selatan Semenanjung Korea pada musim dingin tahun 2026, angin bertiup melintasi pulau dengan cara yang tepat untuk menjaga awan tetap bergulir.

MODIS (Moderate Resolusi Imaging Spectroradiometer) di satelit Terra beragampengetahuan menangkap gambar awan yang berputar-putar—dan turbulensi air berwarna-warni—di dekat Pulau Jeju pada 19 Februari 2026. Pulau ini berada sekitar 1.950 meter (6.400 kaki) di atas permukaan laut. Pusatnya adalah Hallasan. Ini adalah gunung berapi perisai yang terakhir meletus pada abad ke-11 dan memiliki tabung lava khas yang saling berhubungan.

Spiral yang terhuyung ke belakang. Disebut jalan pusaran von Kármán, ini terjadi ketika cairan melewati benda yang tinggi, terisolasi, dan tidak bergerak. Jika angin terlalu lemah Awan akan lewat dengan lancar. Dan jika angin terlalu kencang, pusaran tersebut tidak akan mampu mempertahankan bentuknya. Di sweet spot dimana angin bertiup dengan kecepatan antara 18 dan 54 kilometer per jam. Awan mengikuti aliran udara dalam bentuk pusaran yang berputar berlawanan. Meskipun fisika dasarnya sama Namun sifat pusarannya bisa berbeda-beda. Terkadang mereka terlihat kecil seperti di sini. Dan terkadang mereka membentuk baris paralel yang lebih jelas. Seperti yang saya lakukan di lokasi yang sama sehari sebelumnya.

Laut dan suasana kacau di dekat Pulau Jeju pada pertengahan Februari. barat Bongkahan besar sedimen mengapung di lepas pantai Provinsi Jiangsu, Tiongkok. Air menjadi keruh. Meskipun terdapat air berwarna coklat dan sedimen di perairan dangkal dekat pantai sepanjang tahun. Namun hamparan bulu yang begitu luas biasanya terlihat di musim dingin. Penelitian menunjukkan bahwa perubahan musiman pada aliran sungai dan pencampuran vertikal kolom air mungkin bertanggung jawab atas munculnya gumpalan besar di musim dingin.

Gambar beragampengetahuan Earth Observatory oleh Michala Garrison menggunakan data MODIS dari beragampengetahuan EOSDIS LANCE dan GIBS/Worldview. Cerita oleh Lindsay Dormann.

  • Proyek Gunung Berapi Global, Halla. Diakses 23 Februari 2026.
  • Observatorium Bumi beragampengetahuan (2024, 24 Februari) Sedimen menyapu tepian Sungai Yangtze. Diakses 23 Februari 2026.
  • Observatorium Bumi beragampengetahuan (2008, 16 November). Pulau Jeju, Korea Selatan. Diakses 23 Februari 2026.
  • Konvensi Warisan Dunia UNESCO (2018) Pulau Vulkanik Jeju dan Terowongan Lava Diakses 23 Februari 2026.
  • Weather Underground (2019, Desember) Pusaran, Ikal, dan Pusaran Kecil: Ilmu di Balik Pusaran Von Karman. Diakses 23 Februari 2026.

Info Cuaca

prakiraan cuaca, prakiraan cuaca hari ini, prakiraan cuaca besok, prakiraan cuaca jakarta, prakiraan cuaca

#Glitter #berputarputar #sekitar #Pulau #Jeju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *