Adu penalti mengantarkan The Three Lions ke babak semifinal

 – Beragampengetahuan
3 mins read

Adu penalti mengantarkan The Three Lions ke babak semifinal – Beragampengetahuan

Football5Star.net, Indonesia – Laga perempat final ketiga EURO 2024 kembali tak usai dalam waktu 90 menit. Padahal, seperti laga Portugal – Prancis, berlangsung pesta Inggris v Swiss Pemenang juga harus ditentukan melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 setelah 120 menit. The Three Lions kemudian melaju ke semifinal setelah menang 5-4.

Pertandingan di Mercure-Spiel Arena berlangsung ketat sejak awal, meski Inggris lebih berani dan terbuka dalam menyerang. The Three Lions melepaskan 5 tembakan di babak pertama, namun tak satu pun mampu mengancam gawang Ian Sommer. Sebaliknya, I Rossocrociati hanya mampu melepaskan satu tembakan.

Bukayo Saka mencetak gol pada pertandingan Inggris-Swiss.
Gambar Getty

Babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Hal ini tidak mengherankan. Faktanya, hal ini biasa terjadi pada pertemuan Inggris-Swiss dalam beberapa tahun terakhir. Dalam 7 seri sebelumnya, pertandingan babak pertama antara “Tiga Singa” dan “I Rossocrociati” berakhir 6 kali tanpa gol. Pertemuan lainnya pada 26 Maret 2022 berakhir dengan skor 1:1.

Di awal babak kedua, tembakan akurat pertama pada laga Inggris-Swiss akhirnya terjadi. Menariknya, bukan pemain The Three Lions yang melakukannya, melainkan striker I Rossocrociati, Brill Embalo. Namun tembakan akurat pertama di “Merkur-Spiel Arena” pada menit ke-51 langsung jatuh ke tangan Jordan Pickford.

Contents

Drama di penghujung pertandingan Inggris – Swiss

Pesta yang umumnya monoton, akhirnya mencapai klimaks yang dramatis dan dramatis jelang akhir. Swiss membuka keunggulan pada menit ke-75 berkat Brel Embalo. Dia memasukkan bola dari jarak dekat ke tiang jauh setelah Dan Ndoye berhasil menghalau bola tanpa mencapai bek Inggris itu. Itu merupakan gol kedua Embalo dalam dua laga terakhir antara Inggris dan Swiss.

Namun, hanya berselang 5 menit, Yan Sommer mencetak gol di gawang “tiga singa”. Mendapat umpan dari sisi kanan, Bukayo Saka bergerak ke tengah, lalu melakukan umpan silang dari luar kotak penalti yang membentur tiang jauh, namun tak mampu dijangkau kiper Inter Milan.

Manuel Akanji diblok oleh Jordan Pickford setelah penalti.
Gambar Getty

Skor imbang 1-1 bertahan hingga menit ke-90 dan memaksa kedua tim melakukan perpanjangan waktu. Swiss hampir dua kali memulangkan Inggris di menit-menit akhir. Namun tembakan Xherdon Shaqiri membentur mistar gawang dan tembakan Zeki Amdouni berhasil ditepis Pickford.

Adu penalti juga harus menjadi faktor penentu. Di babak ini, Manuel Akanji menjadi sosok yang tragis. Bek Manchester City itu menjadi satu-satunya pemain yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Sebagai pemain kedua, tembakannya terlalu lemah dan bisa diblok oleh Jordan Pickford. Inggris juga mencapai semifinal.

Penantiannya semakin lama

Hasil di Merkur-Spiel Arena pada babak perempat final EURO 2024 memang tak terlalu mengejutkan. Sejak awal, saat dipastikan menghadapi Inggris, Swiss sepertinya sedang menjalani misi yang mustahil. Pasalnya mereka hanya menang 3 kali sepanjang sejarahnya, dan kemenangan terakhir terjadi pada 43 tahun lalu.

Terakhir kali I Rossocrociati mengalahkan Three Lions adalah pada 30 Mei 1981 pada kualifikasi Piala Dunia 1982 di Stadion St-Jakob di Basel. Saat itu, Freddie Scheiwiler dan Claudio Sulser membawa I Crosscociati unggul di babak pertama dan hanya bisa membalas lewat gol Terry McDermott.

Claudio Sulser setelah mencetak gol di Inggris v Swiss pada tahun 1981.
menggempur

Itu juga menjadi satu-satunya kemenangan Swiss atas Inggris di laga resmi. Sebelumnya, dua kemenangan sebelumnya diraih di laga persahabatan. Usai kemenangan di St Jakob, hingga perempat final EURO 2024 I Rossocrociati telah bermain melawan “Tiga Singa” sebanyak 14 kali dengan 9 kekalahan dan 4 kali seri.

Hasil laga Inggris – Swiss di Merkur-Spiel Arena otomatis memperpanjang penantian I Rossocrociati. Padahal, Claudio Sulser menaruh harapan besar. Ia ingin generasinya tidak lagi dikenang sebagai satu-satunya kekuatan yang mampu mengalahkan Inggris di laga kompetitif.



Berita Sepak Bola

Liga Inggris, Liverpool, Liverpool vs West Ham United, Prediksi Liga Inggris, West Ham United, Prediksi Bola, Manchester United, Premier League, Tottenham Hotspur, Elche, Liga Spanyol, Real Madrid, berita judi online, berita judi slot online, berita terkini judi online, berita situs judi online, berita judi online terbaru, judi online berita, berita penangkapan judi online, berita terbaru judi online, berita tentang judi online

#Adu #penalti #mengantarkan #Lions #babak #semifinal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *