2 mins read

Arsenal 1-1 Crystal Palace (8-7 pena): Kepa menolak Lacroix memutuskan adu penalti kualitas Piala EFL – Beragampengetahuan

Arsenal memastikan tempat mereka di semifinal Piala EFL dengan kemenangan adu penalti atas Crystal Palace, sementara Maxence Lacroix gagal melakukan tendangan penalti yang menentukan setelah bermain imbang 1-1.

Lacroix juga mencetak gol bunuh diri pada menit ke-80, nampaknya membawa Arsenal di ambang kemenangan, namun sesama gelandang Marc Guehi memaksakan adu penalti dengan penyelesaian akhir yang naluriah.

14 tendangan pertama semuanya berhasil, namun upaya Lacroix – mengarah ke sudut kiri bawah – berhasil diselamatkan oleh Kepa Arrizabalaga untuk membawa The Gunners lolos.

Arsenal adalah tim yang jauh lebih baik di babak pertama, dengan kiper pengganti Walter Benitez hampir sendirian menahan imbang Palace. Dia melakukan tiga penyelamatan luar biasa untuk menggagalkan upaya Noni Madueke, dan satu lagi di sisi kiri untuk menggagalkan peluang Gabriel Jesus.

Tapi Palace membaik di babak kedua dan mengatasi tembakan jarak jauh Adam Wharton tepat sebelum satu jam berlalu, sementara Jesus menyia-nyiakan dua peluang bagus untuk tuan rumah.

Arsenal akhirnya mendapatkan terobosan setelah kemelut di mulut gawang, dengan tembakan Jurrien Timber dibelokkan oleh Lacroix, meski banyak pemain mencoba membloknya.

Namun tim asuhan Mikel Arteta akan membutuhkan penalti untuk lolos setelah Guehi menyambut sundulan Jefferson Lerma untuk mencetak gol dari jarak dekat.

Setelah tujuh tendangan penalti menakjubkan dari masing-masing tim, Kepa menebak dengan tepat untuk menggagalkan upaya Lacroix dan menghidupkan kembali harapan Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar selama lima tahun.

Rangkuman data: Kesabaran The Gunners membuahkan hasil

Arsenal harus bersabar untuk memenangkan pertandingan ini, bangkit dari ketertinggalan meski mengungguli lawannya 25-8 dan memenangkan pertarungan Expected Goals (xG) 2,76 berbanding 0,91.

Setelah juga mengalahkan Brighton 2-0 di babak 4, The Gunners memenangkan Piala EFL berturut-turut melawan sesama tim Liga Premier untuk pertama kalinya sejak musim 2010-11 (melawan Tottenham, Newcastle United dan Wigan Athletic).

Mereka mencapai final musim itu tetapi dikalahkan oleh Birmingham City. Pertandingan dua leg dengan Chelsea kini menanti tim Arteta, dengan pemenangnya akan menghadapi Manchester City atau juara bertahan Newcastle United di final.



Final Piala Dunia 2022 Argentina vs Prancis

Final Piala Dunia 2022 Argentina vs Prancis, Piala Dunia, Prediksi Argentina vs Prancis, Piala Dunia 2022, Final Piala Dunia

#Arsenal #Crystal #Palace #pena #Kepa #menolak #Lacroix #memutuskan #adu #penalti #kualitas #Piala #EFL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *