Cacing Tanah Berkembang Biak Dengan Cara – Beragampengetahuan.com
8 mins read

Cacing Tanah Berkembang Biak Dengan Cara – Beragampengetahuan.com

dewatani.net – Cara berkembang biak cacing tanah – Cacing tanah merupakan hewan biseksual yang berjenis kelamin jantan dan betina. Hewan yang memiliki dua jenis kelamin dalam satu tubuh disebut hermafrodit. Meskipun mempunyai dua jenis kelamin, cacing tidak dapat membuahi dirinya sendiri.

Pembuahan tidak akan terjadi tanpa bantuan cacing lain. Pengembangan dilakukan dengan menempelkan bagian belakang pada tempat yang berlawanan dan memperkuatnya dengan jahitan.

Saat itu, setiap clithelium (penis) mengeluarkan lendir untuk melindungi spermatozoa yang diproduksi di penis. Mulut.

Ketika spermatozoa memasuki lubang penyimpanan sperma kokon dan terjadi pembuahan, maka selaput kokon harus bergerak ke arah mulut hingga lepas dari cacing tanah. Kemudian buah kelapa diletakkan di tempat yang lembab dan menetas dalam waktu 14-21 hari.

Satu buah kelapa dapat menghasilkan 4-7 ekor bayi cacing. Cacing tanah menjadi dewasa setelah 2-3 bulan dan siap bereproduksi. Cacing tanah menghasilkan 1-2 kokon setiap 7-10 hari, namun biasanya tidak semua kokon menetas. Bagus atau tidaknya telur tergantung pada kondisi tanah dan pakan sehari-hari.

Cacing tanah bertelur selama 4-7 bulan atau hanya selama 3 bulan. Kalau lebih dari tiga bulan berarti cacingnya sudah tidak subur.

Satu butir telur cacing tanah dapat menetaskan 4-7 bayi cacing, dalam waktu maksimal 21 hari. Jika diprediksi, dari setiap telur dapat menetas 5 ekor cacing, artinya dalam waktu 3 bulan (masa produktif cacing tanah), 1 ekor cacing akan berkembang biak menjadi 5 x 13 = 65 ekor. Atau bisa dikatakan selama 7 bulan 1 ekor cacing tanah akan berkembang biak menjadi 65 ekor.

Beberapa peternak cacing menyatakan bahwa setiap cacing dapat menghasilkan 1000 ekor cacing per tahun. Kepompong atau telur cacing berbentuk lonjong, seukuran setengah kepala korek api, dan berwarna kuning kecoklatan. Perhatikan pita di sekitar leher cacing untuk mengetahui apakah cacing sudah dewasa dan siap berkembang biak. Jika cacing tersebut berbentuk cincin, berarti cacing tersebut sudah dewasa.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai cara reproduksi cacing tanah. Semoga dapat menambah kesadaran para pembaca…

Informasi Seputar Pengetahuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *