China memamerkan pesawat tempur siluman J-35 yang keren untuk menghadapi AS dan dunia | – Beragampengetahuan
Tiongkok meluncurkan jet tempur terbarunya di Zhuhai Air Show pada hari Selasa untuk unjuk kekuatan.
J-35A adalah pesawat tempur siluman tercanggih yang dikembangkan oleh Beijing dan dirancang untuk menantang superioritas udara AS.
Sebuah klip video yang dirilis oleh media pemerintah Tiongkok menunjukkan pesawat itu terbang terbalik secara vertikal di langit.
Pesawat tempur siluman baru ini adalah jawaban Tiongkok terhadap Lockheed Martin F-35, yang oleh pabrikannya digambarkan sebagai pesawat militer “paling canggih”.
Pejabat senior Tiongkok menghadiri pertunjukan udara dua tahunan tersebut, begitu pula Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu.
Acara ini merupakan salah satu yang terbesar di Asia dan bertujuan untuk menunjukkan kemampuan teknologi Tiongkok yang berkembang pesat.
Drone dan rudal terbaru Beijing juga dipamerkan ke publik.
“Peralatan baru seperti pesawat tempur multi-peran siluman berukuran sedang J-35A, rudal permukaan-ke-udara HQ-19 dan drone pengintai dan serang baru akan dipamerkan untuk pertama kalinya,” kata para pejabat kepada televisi pemerintah. “
Pesawat tempur siluman SU-57 Rusia juga dipamerkan di pameran udara tersebut, yang merupakan tanda meningkatnya kerja sama militer antara kedua negara.
“Semakin banyak tantangan eksternal yang kita hadapi, semakin kita harus bersatu untuk membela kepentingan bersama,” kata Shoigu kemudian.
J-35A dirancang dan diproduksi oleh Shenyang Aircraft Industry Company, anak perusahaan Aviation Industry Corporation milik negara Tiongkok.
Pesawat ini secara dangkal mirip dengan F-35 milik Lockheed Martin, yang bentuknya (mulai dari badan pesawat hingga permukaan kendali) dirancang untuk meminimalkan ukurannya di radar.
Jet baru ini diharapkan menjadi komponen kunci kemampuan angkatan laut Tiongkok untuk memproyeksikan kekuatan ke perairan dalam negeri di tahun-tahun mendatang.
Selama bertahun-tahun, pengembangan jet tempur siluman yang dilakukan Tiongkok dituduh mencuri teknologi utama AS.
Beijing dengan keras membantah klaim tersebut, yang terungkap pada tahun 2015 ketika majalah Jerman Der Spiegel menerbitkan dokumen yang konon berasal dari pembocor NSA Edward Snowden.
Dokumen tersebut mengklaim mata-mata Tiongkok meretas program F-35 AS senilai $2 triliun pada awal tahun 2007.
Pada tahun 2016, seorang warga negara Tiongkok bernama Su Bin mengaku bersalah atas tuduhan menjadi mata-mata untuk Beijing.
Dia bekerja dengan pejabat senior Tiongkok untuk mencuri desain rahasia jet tempur siluman AS, F-22 dan F-35.
Contents
berita dunia
berita dunia hari ini
berita dunia terkini, berita viral dunia, berita bola dunia
, berita terbaru hari ini di seluruh dunia, berita terkini dunia, berita sepakbola dunia, berita dunia terbaru, berita dunia internasional
#China #memamerkan #pesawat #tempur #siluman #J35 #yang #keren #untuk #menghadapi #dan #dunia