Gadis 12 tahun meninggal setelah dihukum brutal dengan 100 sit-up karena terlambat ke sekolah

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Gadis 12 tahun meninggal setelah dihukum brutal dengan 100 sit-up karena terlambat ke sekolah – Beragampengetahuan

Contents

Kajal Gond, siswi berusia 12 tahun, meninggal setelah dipaksa melakukan 100 sit-up oleh guru sekolahnya karena terlambat masuk kelas.

Seorang gadis muda meninggal setelah gurunya diduga memaksanya melakukan 100 sit-up karena dia terlambat masuk kelas.

Menurut laporan, gadis berusia 12 tahun asal Maharashtra, India, dipaksa membawa tas sekolahnya saat dihukum oleh gurunya, yang kemudian menimbulkan rasa sakit yang parah. Insiden yang terjadi pada 8 November dan melibatkan anak-anak lain yang terlambat tersebut, memicu kemarahan orang tua dan anggota masyarakat.

Menurut laporan, Kajal Gond, seorang siswa kelas enam sebuah sekolah di Vasai, mulai menderita sakit punggung yang parah setelah menyelesaikan hukuman fisik sambil membawa tas sekolah.

Baca selengkapnya: “Koper saya tidak pernah hilang di bandara dan muat dengan sempurna, tapi sekarang diskon 30%”Baca selengkapnya: Setiap masalah kesehatan dapat ditangani oleh apoteker sehingga Anda tidak perlu menunggu janji dengan dokter umum

Kondisinya memburuk di rumahnya, menyebabkan dia dirawat di rumah sakit di Narasopara dan kemudian dia dipindahkan ke Rumah Sakit JJ di Mumbai, di mana dia meninggal selama perawatan. Keluarga mengatakan hukuman tersebut secara langsung berkontribusi pada memburuknya kesehatannya.

“Dia menangis kesakitan dan terus berkata dia tidak bisa mundur,” kata ayahnya, Sunil Gond. “Tidak boleh ada anak yang diperlakukan seperti ini karena terlambat.”

Warga setempat dan orang tua menuntut tindakan tegas terhadap guru dan manajemen sekolah. Aktivis komunitas Meena Patil berkata: “Ini bukan disiplin, ini kekejaman. Kami mengirim anak-anak kami ke sekolah untuk belajar, bukan untuk menderita.”

Senator Maharashtra Navnirman (MNS) dari partai regional memperingatkan bahwa sekolah akan tetap ditutup sampai tuntutan pidana diajukan. “Keadilan harus ditegakkan dan mereka yang bertanggung jawab harus diadili,” kata juru bicara MNS Rajesh Kadam.

Sementara itu, para aktivis pendidikan menyerukan penegakan hukum perlindungan anak yang lebih besar dan pelatihan yang lebih baik bagi para guru.

berita dunia



berita dunia hari ini

berita dunia terkini, berita viral dunia, berita bola dunia
, berita terbaru hari ini di seluruh dunia, berita terkini dunia, berita sepakbola dunia, berita dunia terbaru, berita dunia internasional

#Gadis #tahun #meninggal #setelah #dihukum #brutal #dengan #situp #karena #terlambat #sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *