Hyundai Motor mengevakuasi kantor karena ancaman Bitcoin

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Hyundai Motor mengevakuasi kantor karena ancaman Bitcoin – Beragampengetahuan

Grup Hyundai mengevakuasi karyawan dari dua kantor utamanya di Seoul hari ini setelah menerima email ancaman bom yang meminta pembayaran dalam bitcoin, kata polisi.

Pihak berwenang kemudian mengonfirmasi bahwa ancaman tersebut adalah tipuan, namun insiden tersebut menambah kekhawatiran mengenai ancaman terkait pemerasan, enkripsi, dan non-enkripsi baru-baru ini yang menargetkan perusahaan-perusahaan terbesar di Korea Selatan.

Menurut laporan lokal, panggilan darurat 112 diterima sekitar pukul 11:42, dan penelepon menyampaikan isi email yang dikirim ke Hyundai Motor. Kabar tersebut menyebutkan bahwa pada pukul 11:30, sebuah alat peledak akan diledakkan di gedung Grup Hyundai di Yeonji-dong, Jongno-gu.

Ia menambahkan bahwa bom kedua akan diangkut ke Yangjae-dong, Distrik Seocho, tempat kantor pusat Hyundai Motor Group.

Email tersebut meminta pembayaran 13 Bitcoin. Dengan harga Bitcoin saat ini, nilainya sekitar US$1,1 juta atau sekitar 16,4 miliar won Korea.

Penelepon tersebut dilaporkan berkata: “Jika Anda tidak memberi saya 13 Bitcoin, saya akan meledakkan gedung Grup Hyundai pada pukul 11:30 dan kemudian membawa bom ke Yangjae-dong dan meledakkannya.”

Hyundai telah mengevakuasi karyawan dari kedua lokasi tersebut. Polisi mengerahkan pasukan khusus dan regu penjinak bom untuk menggeledah gedung tersebut. Para pejabat menutup sebagian wilayah sekitar saat mereka melakukan inspeksi. Tidak ditemukan alat peledak di kedua lokasi tersebut.

Beberapa jam kemudian, pihak berwenang menyimpulkan bahwa ancaman penipuan tersebut tidak memiliki kredibilitas. Operasional gedung secara bertahap kembali normal. Polisi mengatakan belum ada pembayaran yang dilakukan dan tidak ada laporan korban luka atau kerusakan properti.

Contents

Ancaman perusahaan Korea dan kejahatan Bitcoin

Insiden Hyundai terjadi di tengah serangkaian ancaman serupa yang menargetkan perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan selama beberapa hari terakhir.

Pada hari Kamis, postingan muncul di papan buletin layanan pelanggan Kakao yang mengklaim bahwa bahan peledak telah ditanam di kantor pusat Samsung Electronics di Yeongtong-gu, Suwon, serta kantor Kakao di Pangyo dan fasilitas Naver. Pesan-pesan tersebut juga dilaporkan mencakup permintaan pembayaran tunai dalam jumlah besar.

Pada tanggal 17 Desember, ancaman bom lainnya diposting di sistem aplikasi berlangganan online KT. Kabarnya, ada alat peledak yang dipasang di kantor KT di Bundang, Seongnam.

Polisi merespons dengan membersihkan gedung dan melakukan penggeledahan. Tidak ada bahan peledak yang ditemukan dalam kasus tersebut.

Pihak berwenang yakin insiden tersebut adalah bagian dari pola upaya pemerasan digital yang mengandalkan rasa takut dibandingkan menggunakan alat atau bom sungguhan. Menurut polisi setempat, penyelidikan sedang berlangsung untuk mengidentifikasi individu di balik ancaman tersebut dan melacak sumber informasinya.

bitcoin to idr



bitcoin hari ini

bitcoin ke rupiah, harga bitcoin hari ini, 1 bitcoin
, mining bitcoin, bitcoin to usd, bitcoin indonesia, cara mendapatkan bitcoin, bitcoin news, bitcoin usd, cara main bitcoin, bitcoin indodax

#Hyundai #Motor #mengevakuasi #kantor #karena #ancaman #Bitcoin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *