KAIST dan Atrandi Biosciences berkolaborasi untuk memajukan rekayasa protein dengan pemasangan platform STYX pertama di Korea – beragampengetahuan – Beragampengetahuan

Institut Sains dan Teknologi Tingkat Lanjut Korea (KAIST) baru-baru ini mengakuisisi sistem penyaringan throughput tinggi STYX pertama di Korea, yang dikembangkan oleh Atrandi Biosciences. Penambahan baru pada infrastruktur penelitian KAIST ini menjanjikan peningkatan kemampuan institusi dalam analisis sel tunggal dan penyaringan hasil ultra-tinggi. Saat para peneliti bersiap untuk mengeksplorasi potensi penuh dari sistem ini, integrasi STYX diharapkan dapat mempercepat penemuan-penemuan inovatif dan meningkatkan peran KAIST dalam membentuk masa depan kehidupan penelitian ilmiah.
Profesor Sungmin Son dari Departemen Teknik Biologi dan Otak KAIST memimpin tim Korea pertama yang memanfaatkan kemampuan canggih platform STYX untuk mengembangkan teknologi throughput tinggi untuk karakterisasi molekuler dan sel melalui analisis tingkat individu. “STYX memberikan solusi penyortiran turnkey yang mulus sekaligus memberikan fleksibilitas untuk mengembangkan dan mengintegrasikan fungsionalitas baru. Keserbagunaannya menjadikan STYX aset yang sangat berharga untuk rekayasa protein dan proyek penyaringan sel tunggal baru yang telah saya rencanakan untuk laboratorium saya,” kata Profesor Son.


Atrandi Biosciences, yang didirikan pada tahun 2016, telah muncul sebagai inovator alat mikrofluida. Lini produk inovatif perusahaan ini mencakup platform mikrofluida untuk skrining ultra-throughput tinggi dan teknologi kapsul semi-permeabel untuk pengurutan seluruh genom sel. Dengan lebih dari 100 sistem perangkat keras yang terpasang di seluruh dunia, terutama di Eropa dan Amerika Utara, pemasangan baru-baru ini di KAIST mewakili langkah penting dalam strategi ekspansi Atrandi ke APAC.
“Korea Selatan dengan cepat memantapkan dirinya sebagai kekuatan terdepan dalam industri ilmu hayat global, yang ditandai dengan pertumbuhan dan inovasi yang luar biasa. Negara ini mempunyai talenta yang sangat terampil, ditambah dengan jaringan lembaga penelitian, universitas dan perusahaan swasta yang kuat, menjadikan negara ini salah satu pasar bioteknologi yang paling penting dan paling cepat berkembang. Kami sangat bersemangat untuk mendukung ilmu pengetahuan terkemuka di kawasan ini,” kata Juozas Nainys, PhD, CEO Atrandi Biosciences.
Perkembangan ini tidak hanya menyoroti sinergi antara teknologi maju dan penelitian ilmiah tetapi juga mencerminkan menguatnya hubungan antara Lituania dan Korea Selatan, yang dibuktikan lebih lanjut dengan akan segera didirikannya kedutaan besar Korea di Lituania.
Duta Besar Lituania untuk Korea, Ricardas Slepavicius, berkomentar: “Ini adalah salah satu contoh komitmen kuat kami untuk bekerja sama di bidang bioteknologi, menggunakan pengetahuan dan keterampilan umum untuk memecahkan masalah global dan menciptakan kemajuan baru dalam bidang kesehatan. Saya yakin ini akan menjadi contoh bagus untuk proyek masa depan antara Lituania dan Korea, sehingga menghasilkan kerja sama yang lebih sukses.”
Ikuti berita terbaru di ekosistem startup Korea dan ikuti kami LinkedIn, FacebookDan Twitter untuk pembaruan lebih lanjut dan wawasan menarik.
Apa pendapat Anda?
+1
0
menyumbangkan
+1
0
Bertepuk tangan
+1
0
Bertepuk tangan
+1
0
Pembakaran
+1
0
Ya ampun
+1
0
Bertepuk tangan
+1
0
Berita Terkini Ekonomi Korea Selatan
berita artis korea, berita korea, berita terbaru artis korea, berita terbaru korea, berita korea selatan hari ini, berita korea selatan, berita trending di korea, berita korea hari ini
#KAIST #dan #Atrandi #Biosciences #berkolaborasi #untuk #memajukan #rekayasa #protein #dengan #pemasangan #platform #STYX #pertama #Korea #beragampengetahuan