Liga Awami: Menavigasi kekuatan dan warisan Bangladesh

 – Beragampengetahuan
3 mins read

Liga Awami: Menavigasi kekuatan dan warisan Bangladesh – Beragampengetahuan

Perselisihan di dalam Liga Awami bermula dari upaya kelompok tersebut untuk bergabung dengan SEATO dan CENTO untuk memperkuat posisi strategisnya di bawah Perdana Menteri Suhrawardy. Sebagai pendukung awal perubahan kebijakan luar negeri, Maulana Bhashani berpisah untuk membentuk Partai Rakyat Nasional (NAP) pada bulan Februari 1957 setelah pertemuan yang kontroversial. Elit Karachi menentang rencana Suhrawardy untuk mendirikan perusahaan pelayaran nasional dan memberikan bantuan Amerika ke Pakistan Timur, yang akan memperburuk ketidakstabilan politik. Suhrawardi mengundurkan diri pada tanggal 10th Pada bulan Oktober 1957, sebagai akibat dari upaya oposisi dan lobi. 7 harith Pada bulan Oktober 1958, Presiden Iskander Mirza mengeluarkan perintah eksekutif yang memberlakukan darurat militer. Jenderal Ayub Khan ditunjuk untuk menggantikan Presiden Mirza dan melarang partai politik besar, termasuk Liga Awami. Rumor menyusul kematian Suhrawardy yang tidak dapat dijelaskan pada tahun 1963 memicu protes mahasiswa terhadap rezim Ayub, yang ditandai dengan pemilihan tidak langsung dan meningkatnya diskriminasi terhadap warga Bengali.

Partai tersebut dipimpin oleh Syekh Mujibur Rahman yang mencanangkan Gerakan Enam Poin dan Gerakan Non-Kerja Sama tahun 1971. Mayoritas di Pakistan Timur mendukung “Enam Tuntutan”, yang menyerukan otonomi yang lebih besar bagi provinsi-provinsi di Pakistan. Pasca kasus konspirasi Agartala dan jatuhnya pemerintahan Ayub Khan, Liga Awami pimpinan Mujibur Rahman mendapat dukungan besar. Pada pemilu tahun 1970, partai ini memenangkan 167 dari 169 kursi di Majelis Nasional di Pakistan Timur, sehingga memperoleh mayoritas, sementara partai tersebut tidak memperoleh kursi di Pakistan Barat. Para pemimpin Pakistan Barat menganggap hasil ini tidak dapat diterima, sehingga memicu Perang Pembebasan Bangladesh. Rakyat Bangladesh berjuang keras selama sembilan bulan dan akhirnya meraih kemerdekaan pada tanggal 25th Pada bulan Maret 1971, meskipun Mujibur Rahman ditangkap.

Liga Awami mendapatkan ketenaran setelah memenangkan pemilihan umum pertama Bangladesh setelah kemerdekaan pada tahun 1973. Pada bulan Januari 1975, Mujibur Rahman mengumumkan keadaan darurat dalam menghadapi pemberontak sayap kiri yang kejam dan menjadi presiden setelah parlemen yang dipimpin Liga Awami memutuskan untuk mengubah sistem pemerintahan parlementer menjadi presidensial. Sheikh Mujibur Rehman mengganti nama aliansi Bangladesh menjadi Liga Krishak Sramik Awami dan melarang semua partai politik lainnya. Namun, pembunuhan Syekh Mujibur Rahman pada tahun 1975 memberikan pukulan telak bagi partai tersebut. Setelah pembunuhan Syekh Mujibur Rahman, Baksar dibubarkan dan banyak pemimpin Liga Awami dieksekusi atau dipenjarakan oleh rezim militer berikutnya, sehingga meminggirkan organisasi tersebut. Keluarga Rahman, termasuk istri dan putranya yang masih kecil, dibunuh oleh sekelompok perwira bawahan yang dipimpin oleh Mayor Farooq Rahman dan Mayor Rashid. Mujibur Rahman meninggalkan putrinya Sheikh Hasina dan Sheikh Rehana, yang melakukan perjalanan ke Jerman Barat untuk program pertukaran budaya. Mereka kemudian mengajukan permohonan suaka politik di Inggris, dengan Rehana menetap secara permanen di Inggris dan Hasina pindah ke India untuk hidup dalam pengasingan. Untuk masa depan partainya, pengalaman Hasina di luar negeri telah memungkinkannya membangun hubungan politik yang penting di India dan negara-negara Barat.

Contents

kegiatan ekonomi



prinsip ekonomi

ekonomi kreatif, ilmu ekonomi adalah, pelaku ekonomi
, kegiatan ekonomi adalah, sistem ekonomi

#Liga #Awami #Menavigasi #kekuatan #dan #warisan #Bangladesh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *