Membuat Aquaponik Rakit Apung (Water Culture) – Beragampengetahuan.com
9 mins read

Membuat Aquaponik Rakit Apung (Water Culture) – Beragampengetahuan.com

Beragampengetahuan.com – Aquaponik Rakit Apung (Budidaya Air) – Aquaponik Rakit Apung atau water culture merupakan perpaduan budidaya ikan dengan budidaya tanaman menggunakan rakit yang mengapung di atas kolam ikan. Sebuah AC ditempatkan di dasar kolam untuk memenuhi kebutuhan oksigen tanaman dan ikan. Karena akar tanaman selalu terisi air. Oleh karena itu tanaman yang cocok untuk sistem akuaponik ini adalah tanaman yang sangat menyukai air, seperti selada, sawi, bok choy, kubis dan lain-lain.

Contents

Produksi dan pemeliharaan

Bahan yang diperlukan

Bahan dan Kolam Ikan Aquaponik Rakit Apung (bisa menggunakan semen, fiber, terpal atau bahan lainnya)

  • Styrofoam
  • Netpot diameter 5 cm
  • Media tanam
  • Air
  • Ikan
  • Ventilasi udara
  • Tanaman biji

Langkah-langkah membuat Aquaponik Rakit Apung

Untuk membuat aquaponik rakit apung, Anda bisa memulainya dengan menyiapkan kolam untuk penyimpanan. Bahan untuk kolam renang bisa berupa semen, terpal, fiber dan bahan lainnya yang awet dan kuat. Penting untuk melakukan persiapan terlebih dahulu, terutama untuk kolam yang terbuat dari semen. Hal ini dilakukan guna menghilangkan zat racun dari sisa semen yang menempel di dinding kolam.

Ketinggian kolam harus dari 60 hingga 100 cm, karena ikan dipelihara. Sediakan aerator dan letakkan di tengah dasar kolam. Jumlah aerator yang digunakan dapat disesuaikan dengan luas tambak, karena jika tambak yang digunakan terlalu besar dan jumlah aerator yang digunakan sedikit maka jumlah oksigen akan lebih sedikit, dan jika penggunaan aerator terlalu banyak. banyak. Ukuran yang besar dapat menyebabkan stress pada ikan di dalam kolam.

Isi kolam dengan air bersih dan nyalakan AC, untuk menambah kandungan oksigen di dalam air biarkan air selama 1 sampai 3 hari. Setelah kolam siap, masukkan ikan ke dalam kolam, jumlahnya bisa disesuaikan dengan jenis ikan.

Sambil menunggu kolam siap, kita bisa membuat media tanamnya. Langkah pertama ambil styrofoam yang telah disediakan, lalu buat lubang menggunakan kateter dengan diameter 5 cm. Jarak tiap lubang 10 sampai 20 cm atau sama dengan tanaman yang ditanam.

Gunakan bibit yang sudah memiliki banyak akar dan sedikit daun. Media pemasangannya bisa menggunakan rock wool, hidroton, spon, arang, kerikil atau sabut kelapa. Tempatkan benih di tengah netpot dan isi netpot dengan media tanam. Kondisi bibit tanaman berada di tengah dan berdiri tegak. Setelah siap, masukkan netpot ke dalam lubang styrofoam yang telah disiapkan.

Setelah kolam disiapkan dan tanaman disiapkan, langkah selanjutnya adalah meletakkan styrofoam yang sudah berisi bibit tanaman di dalam kolam (mengambang di atas kolam ikan). Dalam situasi seperti itu, tanaman dengan mudah menyerap nutrisi dalam air.

Perawatan Akuaponik Rakit Apung

Perawatan Agar aquaponik dapat bekerja dengan baik dan efisien, diperlukan perawatan secara berkala. Yang pertama adalah memeriksa pH air, tekankan bahwa pH air antara 6 dan 8, yang ideal untuk pertumbuhan ikan dan tanaman. Ada penyakit, segera obati agar tidak menyebar lebih jauh.

Selain itu, jika dibiarkan dalam waktu lama akan mempengaruhi tanaman. Jika tanaman terserang hama, jangan menunggu terlalu lama, karena hama dan penyakit akan menyebar dengan cepat, terutama jika berhubungan dengan air dan akar tanaman.

Berikut artikel tentang membuat aquaponik rakit apung (water culture). Semoga bisa menambah pengetahuan kita.

Informasi Seputar Pengetahuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *