Ombudsman properti mendukung rencana pemerintah untuk meningkatkan transparansi bagi agen properti

 – Beragampengetahuan
3 mins read

Ombudsman properti mendukung rencana pemerintah untuk meningkatkan transparansi bagi agen properti – Beragampengetahuan

Leslie Horton

Ombudsman properti menyambut baik usulan baru pemerintah Inggris yang bertujuan membuat proses pembelian rumah lebih transparan. Reformasi ini bertujuan untuk memperjelas informasi yang harus diungkapkan oleh agen real estat selama proses penjualan properti, mengatasi masalah lama yang menyebabkan kegagalan transaksi dan ketidakpuasan konsumen.

Pada tahun 2024, Ombudsman Properti menyelidiki 617 kasus di mana konsumen merasa agen properti tidak mengungkapkan informasi material secara memadai (detail yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian mereka). Hal ini menyoroti perlunya panduan dan praktik yang lebih jelas dalam industri ini.

Departemen Perumahan, Masyarakat dan Pemerintah Daerah meluncurkan konsultasi minggu ini untuk mencari masukan mengenai perubahan yang diusulkan. Hal ini termasuk mengharuskan informasi properti penting seperti laporan kondisi, pembayaran sewa, dan data perencanaan disediakan terlebih dahulu untuk mengurangi risiko gagalnya kesepakatan dan biaya terkait. Saat ini, sekitar sepertiga transaksi properti gagal dan menelan biaya sekitar £400 juta per tahun.

Konsultasi tersebut juga menjajaki kemungkinan untuk memperkenalkan perjanjian pra-kontrak yang mengikat dan mewajibkan agen properti untuk mengungkapkan rekam jejak dan kualifikasi mereka. Langkah-langkah ini dirancang untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan menyederhanakan proses pembelian rumah.

Ombudsman Properti terus mengadvokasi reformasi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam industri properti, memastikan konsumen mendapat informasi lengkap dan terlindungi selama proses pembelian rumah.

Ombudsman Properti Lesley Horton mengatakan: “Kami menyambut baik setiap langkah untuk memberikan konsumen kejelasan yang lebih besar tentang transaksi penting dan kompleks ini. Saat berbicara dengan dunia usaha, industri juga telah mendukung panduan yang jelas tentang apa yang harus diungkapkan oleh agen informasi dan penjual.

“Kasus kami menunjukkan bahwa setiap tahun ratusan pembeli dan penjual berkonflik karena praktik yang tidak konsisten, yang mengakibatkan peningkatan biaya dan hilangnya penjualan.”

Permasalahan yang tidak diungkapkan selama proses pembelian meliputi kondisi/ukuran bangunan atau tanah, risiko banjir, perjanjian pembatasan, pasokan utilitas, kepemilikan, biaya layanan, dan izin perencanaan. Contohnya termasuk memberikan gambaran yang salah tentang properti investasi dan menjual properti yang rusak akibat kebakaran tanpa peringatan. Konsultasi pemerintah berlangsung hingga 29 Desember 2025.

Jumlah kasus terkait informasi yang melanggar Kode Praktik Agen Perumahan pada tahun 2024 (referensi paragraf kode):

• Informasi penting: Gambar 31, Lisan 74, Tertulis 242 (paragraf 7i)

• Detail yang disepakati dengan penjual: 180 (paragraf 7j)

• Hak Sewa: Sisa Tahun 4, Pembatasan atau Perjanjian 23, Kepemilikan 13, Keadaan/Kegiatan 3, Biaya Kegiatan 1, Sewa Tanah 5, Biaya/Biaya Lainnya 3, Biaya Layanan 17 (paragraf 7k)

• Tanggung jawab atas informasi yang salah14 (paragraf 7m)

• Pemasaran – Sah, sopan, jujur, dan jujur7 (paragraf 7n)

Daftar real estat mengalami perubahan besar seiring dengan perluasan aturan informasi utama oleh pemerintah



Contents

properti rumah



Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

properti rumah minimalis

brosur properti rumah, iklan properti rumah
, beragampengetahuan properti terbaru 2023, cara jual rumah ke agen properti, agen jual beli rumah jasa properti, properti rumah mewah

#Ombudsman #properti #mendukung #rencana #pemerintah #untuk #meningkatkan #transparansi #bagi #agen #properti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *