Risiko pemilu AS akan segera tiba, dan ringgit mengalami penurunan bulanan terbesar sejak tahun 2015! – Beragampengetahuan
Ringgit dibuka stabil terhadap dolar AS pagi ini karena ketidakpastian menjelang pemilu AS menyebabkan investor tetap lebih berhati-hati terhadap aset berisiko.
Pada pukul 8 pagi, ringgit diperdagangkan pada 4,3755/4,3805, tidak berubah dari harga penutupan kemarin.
Kekhawatiran terhadap memanasnya pemilu AS telah membuat investor semakin waspada terhadap potensi peningkatan volatilitas harga.
Data inflasi AS yang kuat pada bulan September mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve, sehingga semakin memberikan tekanan pada ringgit.
Inflasi AS saat ini berada di angka 2,1%, level terendah sejak awal tahun 2021 dan mendekati target Federal Reserve sebesar 2%.
Sementara itu, ringgit menghadapi penurunan terbesar sejak tahun 2015, dengan penurunan lebih dari 6% pada bulan Oktober di tengah penghindaran risiko investor menjelang pemilu AS dan kemunduran lainnya setelah kenaikan 14% pada kuartal sebelumnya.
Ringgit beragam terhadap mata uang utama.
Nilai tukar terhadap pound Inggris naik dari 5,6877/5,6942 menjadi 5,6422/5,6487, namun nilai tukar terhadap yen Jepang turun kembali dari 2,8591/2,8625 menjadi 2,8786/2,8821.
Ringgit pun melemah menjadi 4,7619/4,7673 terhadap euro dari sebelumnya 4,7430/4,7485.
Di antara mata uang Asean, ringgit juga sebagian besar melemah.
Mata uang lokal terdepresiasi terhadap rupiah menjadi 278.7/279.1 dari 278.5/279.0 dan terhadap dolar Singapura menjadi 3.3150/3.3193 dari 3.3080/3.3120 kemarin.
Contents
trading forex
seputar forex
stratégie forex gagnante, forex adalah, harga emas hari ini seputar forex
, forex factory, broker forex terbaik, forex factory calendar, harga emas forex, kalender forex, robot trading forex, forex calendar, seputar forex harga emas hari ini, berita forex hari ini
#Risiko #pemilu #akan #segera #tiba #dan #ringgit #mengalami #penurunan #bulanan #terbesar #sejak #tahun