Tim sepak bola wanita Kanada kehilangan enam poin karena skandal mata-mata drone Olimpiade. Berita Dunia – Beragampengetahuan
Tim sepak bola wanita Olimpiade Kanada telah dikurangi enam poin dan tiga pelatih dilarang selama setahun karena skandal mata-mata pesawat tak berawak.
Dua asisten pelatih terlihat menerbangkan drone di atas tempat latihan rival Selandia Baru itu menjelang pertandingan pertama hari Rabu.
FIFA telah mengurangi enam poin dari Kanada dan mendenda federasi negara tersebut sebesar 200.000 franc Swiss (£176.000), sementara pelatih Inggris Bev Priestman, Joseph Lombardi dan Jasmine Mander Keduanya diskors selama satu tahun.
Ikuti pembaruan langsung: Tim GB memenangkan dua medali pertama
Hakim FIFA mengatakan Priestman, 38, yang dipekerjakan sebagai pelatih Kanada pada tahun 2020, dan dua asistennya “keduanya dinyatakan bertanggung jawab atas perilaku ofensif dan pelanggaran prinsip-prinsip fair play”.
Asosiasi Sepak Bola Kanada telah dimintai pertanggungjawaban karena gagal memastikan stafnya mematuhi aturan permainan.
Kanada yang meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020 tidak otomatis tersingkir karena pengurangan poin, namun tim tersebut harus memenangkan ketiga pertandingan grupnya.
Asisten Andy Spence akan melatih tim untuk sisa Olimpiade.
Baca selengkapnya:
Penyelenggara mempertahankan upacara pembukaan
Kuda tim GB diperlakukan seperti ‘raja dan ratu’
Pelatih dan federasi dapat menantang sanksi tersebut di Pengadilan Arbitrase Olimpiade Khusus di Paris, dan Komite Olimpiade Kanada (COC) mengatakan pihaknya sedang menjajaki hak banding.
Skandal itu pecah pada 22 Juli setelah Tim Selandia Baru mengeluhkan drone yang terbang di atas tempat latihan.
Priestman membantah mengetahui kejadian tersebut namun dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, dia bertanggung jawab atas tindakan rekan-rekannya.
Namun kepala eksekutif COC David Shoemaker mengatakan pada hari Kamis bahwa informasi baru tentang penggunaan drone sebelumnya terhadap musuh telah menjadi perhatian komite dan “sangat mungkin” bahwa Priestman mengetahui kejadian tersebut.
Ia mengaku puas dengan tim putri Kanada yang tetap berada di Paris untuk mempertahankan medali emas yang mereka raih di Tokyo, setelah menyerukan agar tim tersebut didiskualifikasi seluruhnya.
“Jika fakta dan keadaan lebih lanjut muncul, kami dapat terus mempertimbangkan tindakan lebih lanjut jika diperlukan,” tambahnya.
berita dunia
berita dunia hari ini
berita dunia terkini, berita viral dunia, berita bola dunia
, berita terbaru hari ini di seluruh dunia, berita terkini dunia, berita sepakbola dunia, berita dunia terbaru, berita dunia internasional
#Tim #sepak #bola #wanita #Kanada #kehilangan #enam #poin #karena #skandal #matamata #drone #Olimpiade #Berita #Dunia
