Trump mengatakan 10 hari ke depan bisa menentukan nasib perundingan Iran

 – Beragampengetahuan
3 mins read

Trump mengatakan 10 hari ke depan bisa menentukan nasib perundingan Iran – Beragampengetahuan

Ryan Morgan

WASHINGTON – Presiden Donald Trump mengatakan pada 19 Februari bahwa perunding AS dan Iran mungkin memiliki waktu kurang dari dua minggu untuk mencapai kesepakatan baru guna menyelesaikan masalah keamanan di Timur Tengah.

Berbicara pada pertemuan pertama Dewan Perdamaian di Washington, Trump menunjukkan bahwa Amerika Serikat melakukan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025.

“Sekarang kita mungkin harus melangkah lebih jauh, atau mungkin tidak. Mungkin kita akan mencapai kesepakatan,” katanya.

“Kamu akan mengetahuinya sekitar 10 hari ke depan.”

Pada kesempatan lain, Trump mengatakan dia perlu melihat adanya “kesepakatan yang berarti”.

Kalau tidak, hal-hal buruk akan terjadi, katanya.

Trump telah berulang kali mengatakan dalam beberapa pekan terakhir bahwa ia akan mempertimbangkan tindakan militer baru AS jika Teheran tidak menyetujui kesepakatan tersebut.

Perundingan terutama terfokus pada pengembangan nuklir Iran, namun para pemimpin AS dan Israel juga menyatakan keprihatinan mengenai program rudal Iran dan dukungannya terhadap kelompok-kelompok teroris di Timur Tengah.

Sejak bulan Januari, Trump telah mengirimkan dua kelompok tempur kapal induk ke Timur Tengah, sehingga memperkuat sikap AS untuk melakukan potensi aksi militer terhadap Iran.

Perwakilan AS dan Iran mengadakan pembicaraan di Jenewa minggu ini.

Wakil Presiden AS J.D. Vance mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada tanggal 17 Februari, “Jelas bahwa presiden telah menetapkan beberapa garis merah, dan Iran tidak bersedia untuk benar-benar mengakui dan mengatasi garis merah ini.”

Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa Iran tidak mengejar senjata nuklir tetapi harus mempertahankan kemampuan untuk mengembangkan energi nuklir.

Khamenei juga mengatakan rudal Iran adalah pencegah serangan.

“Mereka berkata, ‘Batasi rudal pada jarak ini.’ Apa hubungannya itu denganmu?! Tanpa senjata pencegah, suatu negara akan kewalahan menghadapi musuh-musuhnya,” kata Khamenei dalam pernyataannya pada 17 Februari.

Setelah Israel melancarkan serangan mendadak terhadap Iran pada bulan Juni, tentara Iran membalasnya dengan rentetan rudal, yang memberikan pukulan telak terhadap sistem pertahanan udara Israel.

Khamenei dan pejabat Iran lainnya mengancam konflik regional jika mereka diserang lagi.

Khamenei mengatakan Iran tidak mencari konflik namun “akan memberikan pukulan keras kepada siapa pun yang melancarkan serangan.”

Komentar Trump pada tanggal 19 Februari menunjukkan bahwa jadwal negosiasi dipersingkat. Pekan lalu, presiden AS mengatakan negosiasi bisa memakan waktu sekitar satu bulan.

Moskow, yang memelihara hubungan persahabatan dengan Teheran, menyerukan pengendalian diri pada 19 Februari.

“Kami sekarang melihat peningkatan ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di kawasan ini,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam sebuah pernyataan yang dibagikan oleh kantor berita TASS milik pemerintah Rusia.

“Tetapi kami terus berharap bahwa cara-cara politik dan diplomatik serta negosiasi akan berhasil dalam menemukan solusi.”

berita dunia



berita dunia hari ini

berita dunia terkini, berita viral dunia, berita bola dunia
, berita terbaru hari ini di seluruh dunia, berita terkini dunia, berita sepakbola dunia, berita dunia terbaru, berita dunia internasional

#Trump #mengatakan #hari #depan #bisa #menentukan #nasib #perundingan #Iran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *