Uganda menyetujui perjanjian imigrasi AS yang bersyarat – Beragampengetahuan
Patroli Perbatasan Bea Cukai dan Perbatasan (CBP) AS berdiri di Taman Lapangan Perbatasan di latar belakang Empire Beach, California.
Gambar Kevin Carter/Getty
Uganda telah setuju untuk menerima imigran yang dideportasi AS berdasarkan perjanjian dengan pemerintahan Presiden Donald Trump.
“Ini adalah pengaturan sementara bersyarat yang mencakup orang -orang dengan catatan kriminal dan anak di bawah umur yang tidak didampingi,” Vincent Bagiire Waiswa, Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri Uganda, mengatakan dalam sebuah pernyataan Kamis.
CBS News pertama kali melaporkan kesepakatan itu pada hari Selasa, yang mengatakan AS telah mencapai kesepakatan serupa dengan Honduras sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan imigrasi ke negara -negara di mana mereka kekurangan kewarganegaraan.
Uganda sudah memiliki populasi pengungsi terbesar di Afrika
Uganda mengatakan bahwa berdasarkan perjanjian tersebut, lebih baik menerima individu dengan kewarganegaraan Afrika.
“Para pihak mengembangkan cara terperinci untuk mengimplementasikan perjanjian,” kata Waiswa.
Baca | Rwanda mengatakan itu akan “menerima hingga 250 imigran”
Uganda adalah sekutu Amerika dari Afrika Timur dan telah menampung hampir 2 juta pengungsi dan pencari suaka, terutama dari negara -negara terdekat seperti Republik Demokratik Kongo, Sudan Selatan dan Sudan.
Ini bukan pertama kalinya pemerintahan Trump mendeportasi imigran ke negara ketiga.
Pada bulan Juli, Amerika Serikat mengusir lima pria dengan latar belakang kriminal ke Kerajaan Afrika Selatan dan mengirim delapan orang ke Sudan Selatan.
Pemerintah Rwanda juga mengatakan pada bulan Juli bahwa pihaknya telah setuju untuk menerima tahanan imigran dari Amerika Serikat.
Artikel ini awalnya diterbitkan di DW.com.
Contents
berita dunia
berita dunia hari ini
berita dunia terkini, berita viral dunia, berita bola dunia
, berita terbaru hari ini di seluruh dunia, berita terkini dunia, berita sepakbola dunia, berita dunia terbaru, berita dunia internasional
#Uganda #menyetujui #perjanjian #imigrasi #yang #bersyarat