Di dalam perubahan dunia kopi Indonesia dari kafe menjadi produsen – Beragampengetahuan
“Preferensi pelanggan telah berubah.”
Marasi Situngkir menceritakan hal ini kepadaku pada suatu malam, saat aku dan dia duduk bersama di kafenya. Dia sedang menunggu turis mampir, dan saya memperhatikan mobil-mobil yang lewat di pinggir jalan raya Kota Medan.
Marasi adalah seorang pria paruh baya dan kafenya bernama Gerobak Kopi City+. Ia buka dari pagi hingga larut malam sesuai kebiasaan pelanggan. Tujuh tahun lalu, sekitar tahun 2017, kafe ini menjadi salah satu tempat paling menarik bagi pecinta kopi di Medan, ibu kota dan kota terbesar di Sumatera Utara — terdapat 2,5 juta orang yang terletak tepat di antara Houston dan Chicago dalam hal jumlah penduduk. Di Kota Kopi, Situngkir hanya memproduksi kopi Sumatera dari beberapa daerah, seperti kopi Lintong dan Mandailing dari Sumatera Utara serta kopi Gayo dari Takengon, Aceh Tengah. Sebagian besar kopi diproses menggunakan penggilingan basah, dan ada pula yang diproses dengan cara yang oleh penduduk setempat disebut “kopi anggur” – suatu gaya fermentasi yang menghasilkan rasa yang kaya dan bersahaja. dalam cangkir.

Pada tahun 2017 lalu, kopi gelombang ketiga menjadi tren di Medan. Teknologi pembuatan kopi V60 sedang tren dan kafe seperti Gerobak Kopi City menjadi semakin populer. Namun kini trennya berubah.
“Penikmat kopi V60 tidak lagi datang sebanyak dulu,” kata pemilik kafe kepada saya. “Peminum kopi, terutama generasi muda, suka meminum kopi tubruk seperti es kopi susu, kopi susu panas, atau kopi dengan campuran gula jawa dan coklat.”
Pemilik kedai kopi di seluruh dunia hanya mengangguk sebagai tanda terima kasih. Seperti di Sumatera Utara, dunia juga demikian.
Kutipan di atas mengutip cerita terbaru jurnalis Indonesia Tonggo Simangunsong tentang beragampengetahuan Special Projects, sebuah pusat jurnalisme orisinal jangka panjang dan fitur arsip pilihan di beragampengetahuan. Sejak 2009, beragampengetahuan telah menjadi rumah terkemuka di dunia untuk jurnalisme kopi yang menggugah pikiran, esai foto yang menggugah, desain mendalam, dan pelaporan budaya. Departemen Proyek Khusus melanjutkan tradisi ini pada tahun 2024 dan seterusnya, menciptakan platform untuk karya luar biasa dari bidang jurnalisme kopi.
Departemen Proyek Khusus didukung oleh La Marzocco, yang telah membuat mesin espresso manual di Florence, Italia sejak tahun 1927. Misi mereka adalah untuk mendukung pertumbuhan kopi spesial; Mereka percaya bahwa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman adalah cara terbaik untuk mengembangkan masa depan yang sejahtera bagi industri kopi.
beragampengetahuan secara aktif mencari artikel panjang tentang kopi – baik dari jurnalis mapan maupun pendatang baru – tanpa persyaratan bahasa atau pengalaman. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami.
Jelajahi arsip Proyek Khusus beragampengetahuan selengkapnya di sini.
Filosofi Kopi
kopi dekat sini, kopi kenangan, kedai kopi, filosofi kopi, kopi dangdut lirik, warung kopi, kopi terdekat, kopi hitam, kopi janji jiwa, kopi
#dalam #perubahan #dunia #kopi #Indonesia #dari #kafe #menjadi #produsen