AS melancarkan serangan balasan baru terhadap ISIS setelah penyergapan mematikan di Suriah

 – Beragampengetahuan
2 mins read

AS melancarkan serangan balasan baru terhadap ISIS setelah penyergapan mematikan di Suriah – Beragampengetahuan

Amerika Serikat telah melancarkan serangan balasan baru terhadap ISIS di Suriah menyusul penyergapan di Suriah bulan lalu yang menewaskan dua tentara Amerika dan seorang penerjemah sipil Amerika.

Serangan besar-besaran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan pasukan mitranya terjadi sekitar pukul 12.30. ET, menurut Komando Pusat A.S. Serangan itu mengenai beberapa sasaran ISIS di Suriah.

Serangan hari Sabtu adalah bagian dari kampanye Presiden Donald Trump yang lebih luas melawan serangan mematikan ISIS yang menewaskan Sersan. Edgar Brian Torres Tovar, Sersan. William Nathaniel Howard dan penerjemah sipil Ayad Mansour Sakat berada di Palmyra bulan lalu.

Untuk berita yang mempengaruhi Kanada dan seluruh dunia, daftarlah untuk menerima peringatan berita terkini yang dikirimkan langsung kepada Anda saat hal itu terjadi.

Contents

Dapatkan berita nasional terkini

Untuk berita yang mempengaruhi Kanada dan seluruh dunia, daftarlah untuk menerima peringatan berita terkini yang dikirimkan langsung kepada Anda saat hal itu terjadi.

“Pesan kami tetap kuat: Jika Anda menyakiti pejuang kami, kami akan menemukan Anda dan membunuh Anda di mana pun di dunia, tidak peduli seberapa keras Anda mencoba menghindari keadilan,” kata Komando Pusat AS dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

Sehari sebelumnya, para pejabat Suriah mengatakan pasukan keamanan mereka telah menangkap pemimpin militer operasi ISIS di Levant.

Cerita berlanjut di bawah iklan

Militer AS mengatakan serangan hari Sabtu itu dilakukan bersama pasukan mitranya namun tidak merinci pasukan mana yang ikut serta.

Pemerintahan Trump menjuluki responsnya terhadap serangan Palmyra sebagai Operasi Hawkeye. Torres-Tovar dan Howard keduanya anggota Garda Nasional Iowa.

Pada tanggal 19 Desember, mereka melancarkan serangan besar-besaran lainnya, mengenai 70 sasaran di Suriah tengah yang merupakan lokasi infrastruktur dan senjata ISIS.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi telah menjadi mitra utama AS dalam perang melawan ISIS di Suriah selama bertahun-tahun, namun sejak gulingnya mantan Presiden Suriah Bashar Assad pada Desember 2024, Washington semakin berkoordinasi dengan pemerintah pusat di Damaskus.

Suriah baru-baru ini bergabung dengan koalisi global melawan ISIS.


© 2026 Pers Kanada



berita dunia



berita dunia hari ini

berita dunia terkini, berita viral dunia, berita bola dunia
, berita terbaru hari ini di seluruh dunia, berita terkini dunia, berita sepakbola dunia, berita dunia terbaru, berita dunia internasional

#melancarkan #serangan #balasan #baru #terhadap #ISIS #setelah #penyergapan #mematikan #Suriah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *