Israel melancarkan serangan terhadap sasaran militer Iran – Beragampengetahuan
Militer Israel telah mengkonfirmasi bahwa mereka melakukan “serangan presisi terhadap sasaran militer di Iran” tetapi tidak menargetkan fasilitas nuklir atau minyak negara Timur Tengah tersebut.
Media pemerintah Iran melaporkan suara ledakan di dekat ibu kota, namun belum ada informasi mengenai kerusakan atau korban jiwa.
Pasukan Pertahanan Israel mengonfirmasi pihaknya melancarkan serangan udara terhadap sasaran militer Iran pada Sabtu pagi, kata para pejabat.
Dua pejabat Israel menegaskan bahwa serangan udara IDF terhadap Iran tidak menargetkan fasilitas nuklir atau minyak.
Tidak jelas apa tujuannya.
Menanggapi serangan terus menerus rezim Iran terhadap Negara Israel selama beberapa bulan terakhir, Pasukan Pertahanan Israel saat ini melakukan serangan presisi terhadap sasaran militer di Iran.
Rezim Iran dan proksinya di kawasan ini tak henti-hentinya melakukan serangan… pic.twitter.com/OcHUy7nQvN
— Pasukan Pertahanan Israel (@IDF) 25 Oktober 2024
Media pemerintah Iran melaporkan ledakan di sekitar ibu kota, Teheran, namun tidak segera menjelaskan lebih lanjut.
Pernyataan militer Israel mengatakan Israel “memiliki hak dan kewajiban untuk merespons.”
“Sejak 7 Oktober, rezim Iran dan proksinya di kawasan tanpa henti menyerang Israel di tujuh front, termasuk serangan langsung dari wilayah Iran,” bunyi pernyataan itu.
Pihaknya belum merinci tujuannya.
Televisi pemerintah Iran kemudian mengkonfirmasi bahwa beberapa ledakan berasal dari sistem pertahanan udara, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Data pelacakan penerbangan menunjukkan bahwa penerbangan internasional mulai mengelilingi Iran bagian barat setelah berita serangan itu tersebar. Peringatan kepada pilot menyebutkan Iran telah menutup wilayah udara negaranya.

Ledakan terdengar di ibu kota Iran, Teheran, dan media pemerintah mengatakan beberapa suara berasal dari sistem pertahanan udara di sekitar kota.
Seorang warga Teheran mengatakan kepada The Associated Press bahwa setidaknya tujuh ledakan terdengar dan daerah sekitarnya terguncang. Warga tersebut berbicara tanpa menyebut nama karena takut akan pembalasan.
Di Suriah, kantor berita negara SANA mengutip seorang pejabat militer yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa pada Sabtu pagi, “misil yang ditembakkan dari arah wilayah Golan Suriah dan Lebanon menghantam sejumlah posisi militer di wilayah selatan dan tengah Place”.
Pertahanan udara Suriah dikatakan telah menembak jatuh beberapa rudal.
Belum ada informasi mengenai korban jiwa.
Serangan itu terjadi ketika Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken kembali ke AS dari perjalanan ke Timur Tengah, di mana ia dan pejabat AS lainnya memperingatkan Israel untuk merespons dengan tidak meningkatkan konflik di wilayah tersebut dan mengesampingkan kemungkinan senjata nuklir. situs Iran.
“Kami memahami bahwa Israel melakukan serangan yang ditargetkan terhadap sasaran militer Iran,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Sean Savitt dalam sebuah pernyataan, merujuk wartawan ke pemerintah Israel untuk mengetahui rincian lebih lanjut tentang tindakannya.
Dua pejabat AS mengatakan Israel memberi tahu AS sebelum serangan itu terjadi, dan kedua sumber tersebut meminta agar tidak disebutkan namanya untuk membahas operasi yang sedang berlangsung.
Mereka mengatakan Amerika Serikat tidak terlibat dalam operasi tersebut.
Setelah serangan rudal skala besar Iran pada tanggal 1 Oktober, Israel berjanji akan menyerang Iran dengan kejam.

Iran mengatakan intensifikasi serangannya adalah respons terhadap serangan mematikan Israel terhadap Hizbullah di Lebanon dan berjanji akan merespons setiap serangan balasan.
Israel dan Iran telah menjadi musuh bebuyutan sejak Revolusi Islam 1979.
Israel menganggap Iran sebagai ancaman terbesarnya, mengutip seruan para pemimpinnya untuk menghancurkan Israel, mendukung kelompok militan anti-Israel, dan program nuklir negara tersebut.
Israel dan Iran terjebak dalam perang bayangan selama bertahun-tahun. Dugaan upaya pembunuhan Israel telah membunuh ilmuwan nuklir terkemuka Iran. Fasilitas nuklir Iran telah diretas atau disabotase, dan seluruh serangan misterius ini disalahkan pada Israel.
Sementara itu, Iran disalahkan atas serangkaian serangan terhadap pelayaran Timur Tengah dalam beberapa tahun terakhir yang berubah menjadi serangan oleh pemberontak Houthi Yaman terhadap pelayaran di koridor Laut Merah.
Namun sejak Hamas melancarkan serangannya pada tanggal 7 Oktober, pertempuran tersebut semakin menjadi perhatian publik. Israel baru-baru ini mengalihkan perhatiannya kepada Hizbullah, yang telah menembakkan roket ke Israel sejak perang di Gaza dimulai.
Lebih dari 42.000 warga Palestina telah terbunuh di Gaza, menurut pejabat kesehatan setempat, yang tidak membedakan antara warga sipil dan kombatan. Sejak itu, operasi militer Israel di Tepi Barat telah menewaskan ratusan orang.
Sepanjang tahun, beberapa tokoh senior militer Iran tewas dalam serangan Israel di Suriah dan Lebanon.
Iran meluncurkan gelombang rudal dan drone ke Israel pada April lalu setelah dua jenderal Iran tewas dalam serangan udara Israel terhadap pos-pos diplomatik Iran di Suriah.
Rudal dan pesawat tak berawak tersebut menyebabkan kerusakan minimal, dan Israel membalasnya dengan serangan terbatas, di bawah tekanan dari negara-negara Barat untuk menahan diri.
Namun setelah Iran melancarkan serangan rudal pada awal Oktober, Israel menjanjikan tanggapan yang lebih keras.
Contents
berita dunia
berita dunia hari ini
berita dunia terkini, berita viral dunia, berita bola dunia
, berita terbaru hari ini di seluruh dunia, berita terkini dunia, berita sepakbola dunia, berita dunia terbaru, berita dunia internasional
#Israel #melancarkan #serangan #terhadap #sasaran #militer #Iran