Kampung Ingrris Pare Kediri Terfavorit – Beragampengetahuan.com

Kampung Inggris di Pare Kedry- Pare adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Terletak 30 kilometer sebelah timur kota Kediri di wilayah Kediri. Pare sendiri terdiri dari beberapa desa. Salah satu desa terbesar, Gedangswu, berjarak 8,38 km. Pare juga dikenal sebagai kampung Inggris Pare dari Derry.

Kawasan Pare sendiri terbagi menjadi 9 desa dalam 1 kecamatan. Umumnya sebagian besar wilayahnya adalah persawahan. Di tahun Pada tahun 2013, jumlah penduduk Pare mencapai 99.671 jiwa, terdiri dari 50.684 laki-laki dan 47.987 perempuan. Pendapatan utama masyarakat Pare adalah dari sektor pertanian, diikuti oleh pegawai pemerintah, militer dan berbagai jasa.

Contents

Fakta menarik tentang Kampung Pare dari Derry

Pare diketahui memiliki berbagai fakta menarik yang tak boleh Anda lewatkan. Bagi yang penasaran dengan fakta seputar Pare, tak perlu khawatir. Pasalnya berbagai fakta dari Kabupaten Pare akan dibahas di bawah ini.

1. Populer di desa Inggris

desa Inggris

Mungkin saat mendengar nama Kampung Pare Kedry, banyak yang akan mengaitkannya dengan Kampung Inggris. Tentu saja Pare populer di pedesaan Inggris. Kampung Inggris di Pare memang sudah populer di Indonesia.

Di English Village, pengunjung bisa menemukan sekitar 300 kursus bahasa Inggris yang tersedia di sini. Tak heran jika nantinya banyak peserta kursus yang bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Tentu saja, tidak hanya peserta kursus, pengunjung juga akan menemukan banyak pengusaha berbahasa Inggris.

2. Ibu kota BENAR Kabupaten Kediri

Baik de jure(Menurut undang-undang) ibu kota negara Kediri adalah kecamatan Negasem. Meski harus dikatakan bahwa Pare akhirnya menjadi ibu kota negara Kediri. Secara de facto(nyatanya).

Ini bukan tanpa alasan, tapi karena Paré memang ramai dan fasilitasnya lengkap. Salah satu alasan Pare lebih semarak adalah karena memiliki kampung Inggris yang dipenuhi ribuan siswa setiap tahun.

Apalagi kegiatan kursus di sini tidak mengenal kata liburan. Kecuali Idul Fitri dan akhir tahun. Inilah yang membuat Pare selalu hidup dan sibuk setiap harinya.

3. Mulai tersedia dari tahun 1970-an

Simpang Lima Gumul dari Dr

Munculnya Kabupaten Pare memiliki sejarah panjang. Semuanya berawal pada tahun 1800-an ketika wilayah Jawa Tengah dilanda Perang Diponegoro dan memaksa pembangunan. Ini memacu migrasi ke Timur.

Selain itu, migrasi ini menyebabkan penduduk berdatangan ke daerah Pare. Penghuni baru ini mulai membuka hutan dan mendirikan desa. Belakangan, Pare menjadi daerah perbatasan. Menjelang akhir abad ke-19, kantor perwira Belanda Kawedanan didirikan di kawasan ini. Sejak saat itu, perkembangan Pare berkembang dari masa ke masa hingga menjadi seperti sekarang ini.

Kampung Inggris Pare

Di Kampung Ingres ± 300 tempat kursus bahasa inggris tentang jamur, hal ini tidak lepas dari peran satu orang yaitu. Mohammad Kalend Osen (Pak Kalend). Pak Kalend, pria kelahiran 20 Februari 1945 di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur ini merupakan pendiri asli kursus Bahasa Inggris di Kampung Pare.

Muhammad Kalend Osen (Bapak Kalend)

Ia belajar di Pesantren Modern Darussalam, Gondar, Ponorogo, Jawa Timur. Namun hanya sampai kelas 5 (setara dengan kelas 2 SMA). Dia juga belajar dengan KH Ahmed Yazid di Pare. Kaya ini terkenal karena mempelajari setidaknya 10 bahasa asing. Pernah ada 2 orang mahasiswa yang datang untuk belajar dengan KH Ahmed Yazid dari IAIN Sunan Ampel Surabaya, keduanya sedang mempersiapkan ujian masuk, karena KIA keluar, mereka belajar dengan Pak Kalend, mereka memberikan referensi ± 300. Pertanyaan untuk ujian bahasa Inggris dan dibahas dalam beberapa hari.

Awalnya Pak Kalend kurang percaya diri, karena belum pernah kuliah, tapi diminta untuk mengajar mahasiswa. Berbekal keberanian dan keyakinan yang kuat, dia akhirnya setuju untuk mengajari mereka bahasa Inggris sambil mempersiapkan ujian universitas. Setelah mengikuti ujian di kampus, kabar gembira datang dari 2 orang mahasiswa, mereka lulus dengan gelar S1. Kelulusan mereka akhirnya tersebar dari mulut ke mulut, dan alhasil banyak orang yang tertarik untuk belajar bahasa Inggris dengan Pak Kalend. Ini adalah awal dari kisah sebuah desa Inggris. Ia mendirikan lembaga kursus bernama BEC.Kursus bahasa Inggris dasar).

Akhirnya, perlahan kursus Bahasa Inggris menjamur di Pare. Banyak penduduk setempat yang awalnya bekerja sebagai petani beralih ke bisnis makanan, persewaan sepeda, binatu, monitor detak jantung, butik dan aksesori, agen perjalanan, dan lainnya. Pasalnya, jumlah mahasiswa kursus di Pare sangat banyak sehingga permintaan barang dan jasa tinggi.

Lingkungan belajar

Kampung Engris sangat ramai terutama saat musim liburan karena banyak pelajar dan mahasiswa yang memanfaatkan waktunya untuk kursus. Ada yang 2 minggu, 1 bulan, hingga 4 atau 6 bulan.

Ada banyak lembaga pendidikan di pedesaan Inggris. Ada sekitar seratus lebih. Setiap lembaga kursus memiliki karakteristiknya masing-masing.

Kondisi lingkungan di Pare, Kediri

Daerah di Pare

Ada lembaga kursus yang berspesialisasi dalam berbicara, ada yang mahir dalam tata bahasa, ada yang mahir dalam pengucapan, dll. Untuk itu, Anda harus pandai memilih lembaga pendidikan yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda bisa mencari informasi di internet atau bertanya kepada teman yang pernah kesana untuk mengetahui ciri-ciri fasilitas kursus tersebut.

Ternyata Kampung Pare memiliki berbagai fakta menarik dari Diri. Di tahun Mulai tahun 1970-an, desa Inggris telah berkembang dengan memasukkan ratusan kursus. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mengunjungi Pare dalam waktu dekat dan menyaksikan Pare dari dekat? Itulah English Village Pare dari Derry Review Pecinta wisata mari berkunjung ke English Village Pare.

Informasi Seputar Pengetahuan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *